Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:10 WIB
Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG
musim kemarau tapi hujan (dibuat menggunakan AI)
baca 10 detik
  • BMKG menyatakan Indonesia memasuki fase pancaroba akibat menguatnya monsun Australia yang mendorong peralihan musim hujan menuju kemarau.
  • Proses transisi ini menyebabkan cuaca tidak stabil dan ekstrem, seperti panas terik di pagi serta hujan lokal di sore hari.
  • Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem mendadak karena kondisi atmosfer yang belum sepenuhnya stabil selama masa peralihan.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap monsun Australia mulai menguat dan mendorong Indonesia masuk fase peralihan menuju kemarau. Tapi di saat yang sama, hujan masih terus terjadi di sejumlah wilayah.

Kondisi ini bikin banyak orang bertanya-tanya, karena cuaca terasa tidak konsisten dari hari ke hari. Pagi bisa panas terik, lalu sore tiba-tiba diguyur hujan deras.

Fenomena ini sebenarnya bukan hal aneh. BMKG menjelaskan, Indonesia saat ini sedang berada di masa pancaroba, yaitu fase peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Di fase ini, perubahan cuaca memang cenderung ekstrem dan sulit diprediksi. Itulah kenapa kamu bisa merasakan dua “musim” dalam satu hari.

Kenapa Sudah Kemarau Tapi Masih Hujan?

BMKG menyebut penguatan monsun Australia menjadi salah satu tanda masuknya musim kemarau. Angin dari Australia membawa massa udara yang lebih kering sehingga secara bertahap mengurangi curah hujan.

Namun, proses peralihan ini tidak terjadi secara instan. Atmosfer masih menyimpan kelembapan dari musim hujan sebelumnya, sehingga potensi hujan tetap muncul.

Akibatnya, hujan yang turun di masa ini cenderung bersifat lokal dan tidak merata. Biasanya muncul pada siang hingga sore hari setelah pemanasan permukaan yang cukup tinggi.

Inilah yang membuat cuaca terasa “membingungkan”, padahal sebenarnya sedang berada di fase transisi alami.

Ciri-Ciri Cuaca Pancaroba yang Perlu Kamu Sadari

Ada beberapa tanda yang bisa kamu rasakan langsung tanpa harus melihat prakiraan cuaca. Suhu udara di siang hari terasa lebih panas dibanding sebelumnya.

baca juga

Di sisi lain, hujan masih sering turun secara tiba-tiba dengan durasi singkat. Bahkan, dalam satu wilayah bisa hujan deras, sementara wilayah lain tetap cerah.

Perubahan arah angin juga mulai terasa, meski tidak selalu disadari secara langsung. Ini menjadi indikator bahwa sistem musim sedang bergeser.

Meski terlihat “biasa”, masa pancaroba justru termasuk periode yang perlu diwaspadai. Hujan yang turun bisa berintensitas sedang hingga lebat dalam waktu singkat.

BMKG juga mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi di tengah peralihan musim ini. Kondisi atmosfer yang belum stabil membuat pembentukan awan hujan lebih mudah terjadi.

Artinya, kamu tetap perlu waspada terhadap perubahan cuaca mendadak. Terutama jika banyak beraktivitas di luar ruangan atau bepergian jarak jauh.

Kalau belakangan kamu merasa cuaca jadi “tidak jelas”, sebenarnya itu hal yang wajar. Indonesia memang sedang dalam proses berpindah dari musim hujan ke musim kemarau.

Kemarau tahun ini tidak datang secara langsung, tapi lewat fase transisi yang membuat hujan masih sering muncul. Ini adalah bagian dari dinamika alam yang normal.

Selama monsun Australia terus menguat, perlahan pola cuaca akan semakin stabil. Tapi untuk sekarang, kamu memang harus siap menghadapi cuaca yang berubah-ubah setiap hari.

Jadi, jangan heran kalau kamu masih butuh payung sekaligus sunscreen dalam satu waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla

Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:25 WIB

BMKG Pastikan Tsunami Jepang Tidak Sampai Indonesia

BMKG Pastikan Tsunami Jepang Tidak Sampai Indonesia

News | Senin, 20 April 2026 | 17:02 WIB

Apa Itu Awan Cumulonimbus? BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem pada 15-21 April 2026

Apa Itu Awan Cumulonimbus? BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem pada 15-21 April 2026

Tekno | Selasa, 14 April 2026 | 14:08 WIB

Terkini

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:41 WIB

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:31 WIB

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:18 WIB

Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan

Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:09 WIB

Sindir Kejahatan di Tubuh Jaksa, Mahasiswa Desak DPR Kawal Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah

Sindir Kejahatan di Tubuh Jaksa, Mahasiswa Desak DPR Kawal Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:05 WIB

Dulu Diandalkan, Sekarang Jadi Ancaman, Mengapa Jokowi Disebut Cemas dengan Jampidsus Febrie?

Dulu Diandalkan, Sekarang Jadi Ancaman, Mengapa Jokowi Disebut Cemas dengan Jampidsus Febrie?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:03 WIB

KPK Curiga Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Pakai Nama Orang Lain Tanpa Hubungan Keluarga

KPK Curiga Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Pakai Nama Orang Lain Tanpa Hubungan Keluarga

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:00 WIB

Brimob Bersenjata Lengkap Kawal Pengungkapan Dugaan Korupsi Jampidsus di Polda Metro Jaya

Brimob Bersenjata Lengkap Kawal Pengungkapan Dugaan Korupsi Jampidsus di Polda Metro Jaya

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:51 WIB

Rachmat Gobel Wafat Tanpa Riwayat Penyakit, Putra: Kembali dalam Kondisi Paling Ideal

Rachmat Gobel Wafat Tanpa Riwayat Penyakit, Putra: Kembali dalam Kondisi Paling Ideal

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:39 WIB

Prabowo: Jangan Lawan Kehendak Rakyat dengan Membiarkan Korupsi

Prabowo: Jangan Lawan Kehendak Rakyat dengan Membiarkan Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:27 WIB

×