Perdana Menteri Tunisia Digulingkan Oleh Parlemen

Adhitya Himawan

Senin, 01 Agustus 2016 | 02:16 WIB
Perdana Menteri Tunisia Digulingkan Oleh Parlemen
Bendera negara Tunisia. [Shutterstock]

Parlemen Tunisia pada Sabtu (30/7/2016) melengserkan Perdana Menteri Habib Essid dari posisinya dengan mengeluarkan mosi tidak percaya.

Dengan demikian, Tunisia harus membentuk pemerintahan baru yang akan mempunyai tantangan untuk menerapkan reformasi ekonomi yang sangat dibutuhkan.

Essid, seorang teknokrat yang baru menjadi perdana menteri kurang dari dua tahun, dikritik karena tidak mampu menjalankan paket kebijakan reformasi finansial untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu Presiden Beji Caid Essebi mendesak terbentuknya pemerintahan gabungan untuk mempercepat proses reformasi.

Dalam pemilihan mosi tidak percaya, 118 anggota parlemen dari total 191 memilih untuk memberhentikan Essid. Hanya tiga orang yang mendukungnya sementara yang lain abstain.

Perdana menteri baru akan dipilih setelah negosiasi antara partai penguasa perlemen dengan empat partai lainnya. Formasi kabinet juga diperkirakan akan berubah.

Pada awal tahun ini, Essid sempat berseberangan dengan presiden Essebi--yang mendesak terbentuknya pemerintahan gabungan demi mengatasi perpecahan politik di dalam partai penguasa.

Sejak revolusi tahun 2011 yang menggulingkan Zine El Abidine Ben Ali, Tunisia muncul sebagai negara demokrasi yang dapat menjadi model bagi negara-negara kawasan.

Namun serangan-serangan dari kelompok militan mengguncang pemerintahan sementara perpecahan politik memperlambat kemajuan ekonomi.

Essebi mengatakan bahwa negaranya membutuhkan pemerintahan yang lebih dinamis dan siap mengambil keputusan berani terkait liberalisasi ekonomi dan pemotongan anggaran.

Dari sisi keamanan, tiga serangan kelompok radikal yang terjadi sepanjang tahun lalu--salah satu di antaranya adalah penembakan terhadap wisatawan asing di sebuah musium dan pantai--telah merusak industri pariwisata yang menyumbang delapan persen perekonomian dan salah satu sumber utama lapangan kerja. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebanyak 115 Tentara Tewas Dalam Pertempuran di Sudan

Sebanyak 115 Tentara Tewas Dalam Pertempuran di Sudan

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 12:09 WIB

8 Gerilyawan Aljazair Tewas dalam Baku Tembak dengan Tentara

8 Gerilyawan Aljazair Tewas dalam Baku Tembak dengan Tentara

News | Senin, 20 Juni 2016 | 09:08 WIB

Indonesia Undang Investor Tunisia Berinvestasi di Indonesia

Indonesia Undang Investor Tunisia Berinvestasi di Indonesia

Bisnis | Senin, 07 Maret 2016 | 14:08 WIB

Boko Haram Bantai 86 Orang di Timur Laut Nigeria

Boko Haram Bantai 86 Orang di Timur Laut Nigeria

News | Senin, 01 Februari 2016 | 05:34 WIB

PBB Tunjuk Pemimpin Perdamaian yang Baru di Mali

PBB Tunjuk Pemimpin Perdamaian yang Baru di Mali

News | Jum'at, 25 Desember 2015 | 07:22 WIB

Tunisia Kembali Perpanjang Keadaan Darurat

Tunisia Kembali Perpanjang Keadaan Darurat

News | Rabu, 23 Desember 2015 | 06:30 WIB

Boko Haram Bantai 18 Orang di Niger

Boko Haram Bantai 18 Orang di Niger

News | Jum'at, 27 November 2015 | 06:50 WIB

Zambia Tetap Butuh Bantuan IMF Untuk Atasi Krisis Ekonomi

Zambia Tetap Butuh Bantuan IMF Untuk Atasi Krisis Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 27 November 2015 | 06:44 WIB

Diserang ISIS, Tunisia Tutup Perbatasan Libya Selama 15 Hari

Diserang ISIS, Tunisia Tutup Perbatasan Libya Selama 15 Hari

News | Kamis, 26 November 2015 | 11:08 WIB

5 Menteri Korupsi Dipecat oleh Presiden Kenya

5 Menteri Korupsi Dipecat oleh Presiden Kenya

News | Kamis, 26 November 2015 | 06:19 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×