WNI Ditangkap Tentara Israel di Mediterania, KSP Dudung Minta Kemlu Tempuh Jalur Diplomasi

Muhammad Yasir, Novian Ardiansyah

Selasa, 19 Mei 2026 | 10:25 WIB
WNI Ditangkap Tentara Israel di Mediterania, KSP Dudung Minta Kemlu Tempuh Jalur Diplomasi
Kepala Kantor Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menjawab pertanyaan wartawan sebelum pelantikan pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/tom]
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomasi untuk membebaskan sembilan WNI yang ditahan militer Israel di perairan internasional, Selasa (19/5/2026).
  • Militer Israel mencegat kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan medis serta relawan dan jurnalis asal Indonesia.
  • Kemlu RI mendesak Israel mematuhi hukum humaniter internasional demi menjamin keselamatan serta segera memulangkan seluruh warga negara Indonesia tersebut.

Suara.com - Pemerintah akan melakukan pendekatan diplomasi dalam upaya pembebasan jurnalis dan relawan warga negara Indonesia (WNI) yang dicegat militer Israel saat tengah berlayar dalam misi kemanusiaan di perairan internasional.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menegaskan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI untuk mengambil langkah penyelamatan secepat mungkin.

"Saya sudah komunikasi dengan Kemlu untuk segera melakukan pendekatan melalui jalur diplomasi," ujar Dudung kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).

Dudung membeberkan informasi terkini mengenai kondisi sembilan warga negara Indonesia yang berada di dalam rombongan tersebut. Menurutnya, situasi di lapangan masih sangat simpang siur.

"Sampai sekarang belum bisa dipastikan posisi terkini dari 9 orang, 5 orang tertangkap dan 4 orang masih keliaran di beberapa tempat nanti berita terbaru saya kabari," ungkap Dudung.

Kapal Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan obat-obatan dan logistik untuk rakyat Palestina di Gaza ditahan Israel. Di antaranya, terdapat 2 jurnalis Republika dan 9 Aktivis asal Indonesia.
Kapal Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan obat-obatan dan logistik untuk rakyat Palestina di Gaza ditahan Israel. Di antaranya, terdapat 2 jurnalis Republika dan 9 Aktivis asal Indonesia.

Kecaman Keras Kemlu RI

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri secara resmi melayangkan kecaman keras atas arogansi militer Israel di perairan Siprus, Mediterania Timur.

Militer Israel diketahui mencegat iring-iringan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang membawa bantuan logistik bagi rakyat Palestina.

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, mengungkapkan sedikitnya sepuluh kapal telah dikonfirmasi ditangkap oleh otoritas Israel, termasuk kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys.

baca juga

"Di kapal Josef diinformasikan terdapat seorang Warga Negara Indonesia (WNI) atas nama Andi Angga Prasadewa yang merupakan delegasi dari GPCI - Rumah Zakat," terang Yvonne dalam keterangannya.

Selain relawan, nasib jurnalis nasional yang ikut dalam misi tersebut juga menjadi perhatian serius. Yvonne menyebutkan komunikasi dengan kapal yang membawa jurnalis Bambang Noroyono masih terputus total.

"Termasuk Bambang Noroyono yang berada di kapal tersebut (masih belum dapat dihubungi)," tambahnya.

Yvonne menekankan bahwa Indonesia mendesak Israel untuk segera menghormati hukum humaniter internasional dan melepaskan seluruh aktivis kemanusiaan.

Saat ini, Direktorat Pelindungan WNI Kemlu juga telah berkoordinasi dengan KBRI di Ankara, Kairo, dan Amman sebagai langkah kontingensi untuk memastikan keselamatan dan mempercepat proses pemulangan.

"Pelindungan WNI akan terus menjadi prioritas utama pemerintah Indonesia di tengah situasi yang berkembang sangat cepat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania

Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:46 WIB

WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!

WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:57 WIB

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:35 WIB

Terkini

PSSI Naikkan Harga Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026, Paling Murah Rp250 Ribu

PSSI Naikkan Harga Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026, Paling Murah Rp250 Ribu

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Tak Lagi ke Menko Airlangga, Menperin Sarmuji Bakal Lapor Soal Industri ke Bahlil

Tak Lagi ke Menko Airlangga, Menperin Sarmuji Bakal Lapor Soal Industri ke Bahlil

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Over-Explaining di Chat: Takut Salah Paham atau Beban Mental Digital?

Over-Explaining di Chat: Takut Salah Paham atau Beban Mental Digital?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Intoleransi Laktosa? Coba 5 Alternatif Susu Nabati Ini, Lebih Aman di Perut

Intoleransi Laktosa? Coba 5 Alternatif Susu Nabati Ini, Lebih Aman di Perut

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kemenko PM Ingatkan Santri Jangan Terjebak Pinjol dan Judol: Harta Bukan Tujuan Hidup

Kemenko PM Ingatkan Santri Jangan Terjebak Pinjol dan Judol: Harta Bukan Tujuan Hidup

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Beras Fortifikasi Palsu Beredar, Apa Dampaknya bagi Tubuh dan Seberapa Bahaya?

Beras Fortifikasi Palsu Beredar, Apa Dampaknya bagi Tubuh dan Seberapa Bahaya?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:28 WIB

Kursi DPRD Jakarta Berpeluang Nambah, Baleg DPR Beri Lampu Hijau Revisi UU DKJ

Kursi DPRD Jakarta Berpeluang Nambah, Baleg DPR Beri Lampu Hijau Revisi UU DKJ

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Masa Depan CR7 Dipertanyakan usai Ngambek Tinggalkan Kamp Latihan, Sinyal Segera Pensiun?

Masa Depan CR7 Dipertanyakan usai Ngambek Tinggalkan Kamp Latihan, Sinyal Segera Pensiun?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Cara Mengetahui Elemen Shio dari Tahun Lahir, Cek Angka Terakhirnya

Cara Mengetahui Elemen Shio dari Tahun Lahir, Cek Angka Terakhirnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Pagar Pamedan Pura Mangkunegaran Ambruk hingga Harus Disangga Bambu, Gegara Ditabrak Mobil

Pagar Pamedan Pura Mangkunegaran Ambruk hingga Harus Disangga Bambu, Gegara Ditabrak Mobil

Surakarta | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:18 WIB

×