Giliran Taksi Online Demo Protes Razia Dishub Jakarta

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 03 Agustus 2016 | 10:09 WIB
Giliran Taksi Online Demo Protes Razia Dishub Jakarta
Logo layanan taksi online, Uber (Shutterstock).

Suara.com - Seribuan taksi berdemo di kawasan Kemayoran Jakarta Pusat. Mereka protes dengan sistem angkutan di DKI Jakarta yang diskriminatif.

Koordinator aksi CCO (Comunity Car Online) Sulaiman Ibrahim mengatakan aksi unjuk rasa tersebut untuk menolak razia yang dilakukan Dinas Perhubungan karena mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan No 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor umum tidak dalam trayek.

Taksi berbasis online dirazia di Mal Kelapa Gading, Mal Of Indonesia, Matraman dan Arion (Jakarta Timur) dan ITC Cempaka Mas (Jakarta Pusat), Sabtu (30/7/2016) pekan lalu.

"Hari ini kita akan aksi damai pukul 10.00 WIB," ujar Sulaiman saat dihubungi suara.com, Rabu (3/8/2016).

Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, kendaraan yang dioperasionalkan harus mengurus izin sebagai angkutan sewa. Izin tersebut, meliputi KIR di Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) dan kartu pengawasan di Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP).

Menurutnya, Permen Nomor 32 Tahun 2016 tentang 'Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek' terlalu dipaksakan.

"Peraturan itu terkesan terlalu dipaksakan," imbuhnya.

Adapun jumlah para pengemudi taksi online yang akan melakukan aksi unjuk rasa sekitar 1000 orang.

"Sekitar 1000 orang yang akan aksi dari wilayah Jabodetabek," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Belum Beri Kelonggaran  Pada Industri Taksi Online

Pemerintah Belum Beri Kelonggaran Pada Industri Taksi Online

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2016 | 07:00 WIB

Taksi Online Jadi Sorotan Lagi, Menhub Evaluasi Mereka Besok

Taksi Online Jadi Sorotan Lagi, Menhub Evaluasi Mereka Besok

News | Minggu, 31 Juli 2016 | 18:16 WIB

Pesan Taksi Online Dapat Makan Siang Gratis

Pesan Taksi Online Dapat Makan Siang Gratis

Tekno | Selasa, 21 Juni 2016 | 16:45 WIB

Menhub Larang Taksi Online Beroperasi Akhir Mei Jika Tak Berizin

Menhub Larang Taksi Online Beroperasi Akhir Mei Jika Tak Berizin

News | Jum'at, 20 Mei 2016 | 15:58 WIB

Temui Dishub, Go-Jek Minta Izin Luncurkan Go-Car

Temui Dishub, Go-Jek Minta Izin Luncurkan Go-Car

News | Jum'at, 22 April 2016 | 14:35 WIB

Kini Tarif Tranportasi Online Harus Disepakati Pemerintah

Kini Tarif Tranportasi Online Harus Disepakati Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 22 April 2016 | 12:58 WIB

Kemenhub Luncurkan Aturan Baru Terkait Transportasi Online

Kemenhub Luncurkan Aturan Baru Terkait Transportasi Online

Bisnis | Kamis, 21 April 2016 | 09:21 WIB

Koperasi Jasa Trans Usaha Bersama Akui Uber Amat Dibutuhkan

Koperasi Jasa Trans Usaha Bersama Akui Uber Amat Dibutuhkan

Bisnis | Sabtu, 26 Maret 2016 | 14:10 WIB

Industri Transportasi Online Menekan Angka Pengangguran

Industri Transportasi Online Menekan Angka Pengangguran

Bisnis | Sabtu, 26 Maret 2016 | 13:15 WIB

Transportasi Online Sebagai Industri Kreatif Harus Cepat Direspon

Transportasi Online Sebagai Industri Kreatif Harus Cepat Direspon

Bisnis | Sabtu, 26 Maret 2016 | 12:17 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×