Menlu Laporkan Usaha Pembebasan 10 WNI ke Jokowi

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Rabu, 03 Agustus 2016 | 14:01 WIB
Menlu Laporkan Usaha Pembebasan 10 WNI ke Jokowi
Menlu Retno Marsudi memberikan pernyataan di depan pers mengenai kabar penyanderaan tujuh WNI awak Kapal Charles 001, di Kementrian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (24/6).[Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyatakan Pemerintah Indonesia terus melakukan segala upaya untuk membebaskan sepuluh anak buah kapal (ABK) WNI yang disandera oleh jaringan kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina Selatan. Pemerintah juga telah menemui keluarga WNI yang menjadi korban penyanderaan.

"Tadi saya barus saja laporkan pada presiden mengenai situasi di lapangan dan sebagainya terkait upaya pembebasan sandera. Kami terus jalin komunikasi, dan kemarin kami juga sudah bicara dengan keluarga. Kami yakinkan kepada keluarga, komitmen pemerintah untuk sesegera mungkin dapat membebaskan," kata Retno kepada wartawan di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (3/8/2106).

Retno mengakui banyak kendala yang terjadi di lapangan dalam proses pembebasan 10 WNI yang ditawan. Namun hal itu tidak disampaikan kepada pihak keluarga. Yang pasti, kata dia Pemerintah berkomitmen terus melakukan segala upaya untuk membebaskan sandera.

"Tapi tentunya stuasi lapangan dari waktu ke waktu tidak sama, kesulitan di lapangan juga tidak sama. Bagi pihak keluarga yang perlu kami tekankan adalah komitmen pemerintah untuk berusaha sekuat tenaga membebaskan para sandera tersebut dan kami tekankan pada keluarga bahwa prioritas adalah keselamatan para sandera," ujar dia.

Menurut informasi yang ia peroleh, hingga kemarin malam proses pembebasan sandera sangat dinamis dan perlu pendekatan yang ekstra hati-hati. Sementara itu kondisi kesehatan para sandera, kata Retno dalam kondisi baik.

"Sekali lagi kami menekankan keselamatan warga negara kita merupakan prioritas utama. Sejauh ini kondisinya sehat," tutur dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Abu Sayyaf Beri Deadline Pembayaran Tebusan WNI yang Disandera

Abu Sayyaf Beri Deadline Pembayaran Tebusan WNI yang Disandera

News | Selasa, 02 Agustus 2016 | 21:52 WIB

Lama Tak Terdengar, Apa Kabar Usaha Indonesia Bebaskan Sandera?

Lama Tak Terdengar, Apa Kabar Usaha Indonesia Bebaskan Sandera?

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 19:40 WIB

DPR Optimistis WNI yang Disandera Abu Sayyaf Bisa Dipulangkan

DPR Optimistis WNI yang Disandera Abu Sayyaf Bisa Dipulangkan

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 17:37 WIB

Desak Pemerintah Filipina Bebaskan Sandera WNI

Desak Pemerintah Filipina Bebaskan Sandera WNI

Foto | Senin, 01 Agustus 2016 | 12:18 WIB

Abu Sayyaf Kembali Hubungi Istri Ismail, Minta Rp69 M

Abu Sayyaf Kembali Hubungi Istri Ismail, Minta Rp69 M

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 22:55 WIB

Ketua DPR: Bunuh Itu Abu Sayyaf

Ketua DPR: Bunuh Itu Abu Sayyaf

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 14:07 WIB

Indonesia-Filipina Bahas Pembebasan ABK Disandera Abu Sayyaf

Indonesia-Filipina Bahas Pembebasan ABK Disandera Abu Sayyaf

News | Senin, 25 Juli 2016 | 06:06 WIB

Bebaskan Sandera, Indonesia Berkomunikasi dengan MNLF

Bebaskan Sandera, Indonesia Berkomunikasi dengan MNLF

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 13:20 WIB

BIN: Aparat Filipina Gempur Penyandera WNI

BIN: Aparat Filipina Gempur Penyandera WNI

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 11:49 WIB

Bebaskan Sandera WNI di Filipina, Ini Saran DPR

Bebaskan Sandera WNI di Filipina, Ini Saran DPR

News | Minggu, 17 Juli 2016 | 17:20 WIB

Terkini

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau

Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:56 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:53 WIB

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:50 WIB

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 07:44 WIB

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

×