Suara.com - Kehadiran Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro tak hanya untuk memberi dukungan kepada atlet Indonesia yang sedang berlaga di event tersebut.
Menpora juga mengunjungi perkampungan atlet Olimpiade 2016 di Rio Centro, Barra da Tujca, Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (7/8/2016) waktu setempat atau Senin WIB, untuk menemui atlet-atlet Indonesia serta tinjauan persiapan tuan rumah Asian Games 2018.
"Para pejuang olahraga kita di sini harus banyak bercerita apa yang mereka rasakan dan lihat selama mengikuti perhelatan besar di luar negeri. Pengalaman atlet kita akan menjadi masukan karena Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018," kata Menpora.
Menpora bertemu atlet-atlet Merah Putih dari cabang olahraga renang, atletik, dan angkat besi. Menpora juga menyambut tim bulutangkis Indonesia yang tiba perkampungan atlet setelah menjalani program karantina di Sao Paulo.
Tim Indonesia, menurut Menpora, dapat memanfaatkan momentum Olimpiade Rio 2016 untuk memahami karakter peserta dan memberikan kesan baik sebagai tuan rumah Asian Games 2018.
"Indonesia juga harus berusaha menjadi tuan rumah Olimpiade. Tuan rumah sebuah perhelatan akbar itu harus detail," kata Menpora.
Sementara itu, khusus cabang bulutangkis, Menpora berharap para pebulutangkis tanah air dapat tampil rileks meskipun berjuang untuk memberikan prestasi terbaik bagi bangsa.
"Bulutangkis merupakan salah satu cabang tumpuan Indonesia untuk meraih medali emas pada Olimpiade ini. Tapi, atlet tidak perlu terbebani, tampil rileks dan nikmati permainan," kata Menpora. (Antara)