Jaish Al-Fateh Umumkan Rencana Rebut Seluruh Aleppo

Tomi Tresnady | Suara.com

Selasa, 09 Agustus 2016 | 07:14 WIB
Jaish Al-Fateh Umumkan Rencana Rebut Seluruh Aleppo
Presiden Suriah Bashar al-Assad. (Reuters)

Suara.com - Gerilyawan Jaish Al-Fateh telah mengumumkan sasaran berikut mereka ialah merebut seluruh Kota Aleppo, sehari setelah mereka meraih kemenangan melawan pasukan Pemerintah Presiden Bashar al-Assad.

Di dalam satu pernyataan yang dikeluarkan hari Minggu (7/8/2016), Jaish Al-Fateh atau Tentara Penakluk menggembar-gemborkan apa yang mereka sebut "kemenangan mereka melawan pasukan pemerintah", ketika mereka menyerbu beberapa instalasi militer pada Sabtu (6/8) di pinggir selatan kota Aleppo.

Kelompok itu juga menyatakan mereka "telah menerobos pengepungan tiga pekan" oleh pasukan pemerintah terhadap daerah yang dikuasai gerilyawan di bagian timur kota Aleppo.

"Sejak militer (Bashar) al-Assad mengepung ratusan ribu warga sipil di Aleppo, rakyat di sana berteriak minta tolong dari mujahidin, dan saudara kalian di Jaish Al-Fateh menjawab permintaan mereka," kata pernyataan yang dikeluarkan oleh kelompok tersebut.

Kelompok itu, katanya, telah menghimpun semua dukungan dan petempur dan melancarkan serangan untuk menghilangkan pengepungan atas Aleppo.

"Rejim (Bashar) al-Assad tidak menduga bahwa pengepungan terhadap Aleppo akan bisa ditembus hanya dalam enam hari ... dan kami di Jaish Al-Fateh mengatakan ... kami telah menerobos pengepungan terhadap Aleppo," kata pernyataan tersebut, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi.

Ditambahkannya, "Kami mengumumkan awal tahap baru untuk membebaskan Aleppo, dan kami akan meningkatkan jumlah petempur kami sampai tiga kali lipat agar siap menghadapi pertempuran mendatang."

Kelompok itu berusaha menenangkan rakyat di daerah yang dikuasai pemerintah, dengan mengatakan mereka takkan melukai siapa pun yang tidak mendukung Pemerintah Presiden Bashar al-Assad.

Jaish Al-Fateh juga mendesak tentara Suriah agar membelot dari militer Suriah, dan mengatakan, "Pintu tobat terbuka, tapi tidak akan lama." Jaish Al-Fateh, aliansi beberapa faksi gerilyawan, dibentuk pada Maret 2015 di bawah pengawasan dan koordinasi tokoh agama Arab Saudi Abdullah Al-Muhaysini.

Beberapa faksinya aktif di Provinsi Hama dan Latakia. Kelompok itu merebut sebagian besar Provinsi Idlib di bagian barat-laut Suriah tahun lalu dan secara aktif didukung oleh Arab Saudi dan Turki.

Pada Ahad pagi, pesawat tempur militer Suriah melancarkan beberapa serangan udara terhadap posisi gerilyawan di Aleppo.

Serangan itu ditujukan ke pangkalan senjata dan artileri geriyawan di bagian barat daya Aleppo, kata satu sumber militer kepada Xinhua.

Dalam satu wawancara dengan Xinhua, seorang ahli politik Suriah mengatakan kemajuan besar yang dicapai militer Suriah melawan gerilyawan di Provinsi Aleppo "strategis dan penting dan akan mengubah seluruh peta konflik."

Militer Suriah bisa melakukan pengepungan penuh atas daerah yang dikuasai gerilyawah di bagian timur kota Aleppo, setelah secara efektif memutus jalur terakhir pasokan ke dalam kota tersebut, prestasi yang akan memiliki dengung positis pada jalur politik untuk menyelesaikan krisis Suriah.

"Kemenangan ini akan memungkinkan Pemerintah Suriah merebut kembali kendali atas salah satu wilayah paling penting, yang memiliki kepentingan politik, demografik dan ekonomi," kata Danura, yang memegang gelar PhD di bidang ilmu politik dan anggota delegasi pemerintah ke pembicaraan Jenewa mengenai masalah Suriah.

Danura mengatakan kemajuan yang dicapai di Aleppo adalah hasil dari koordinasi strategis lama antara militer Suriah dan Rusia, dan menambahkan itu juga dicapai setelah pihak Turki, yang aktif dalam mendukung aksi perlawanan di Aleppo, tersisih setelah kudeta gagal di Turki pada Juli.

Kudeta gagal di Turki telah membuat Ankara sibuk menata kembali rumah tangganya yang mengakibatkan dicabutnya pelindung buat gerilyawan, yang kebanyakan didukung oleh Turki.

"Kekalahan gerilyawan di Aleppo akan mengakibatkan kekalahan lebih lanjut, yang dapat membuat lunak sikap enggan oposisi di pengasingan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemberontak Suriah Klaim Tembus Kawasan Oposisi

Pemberontak Suriah Klaim Tembus Kawasan Oposisi

News | Minggu, 07 Agustus 2016 | 07:24 WIB

RS Bersalin "Save the Children" di Suriah Dihantam Bom

RS Bersalin "Save the Children" di Suriah Dihantam Bom

News | Sabtu, 30 Juli 2016 | 03:39 WIB

Ribuan Terancam Kelaparan, PBB Serukan Jeda Perang di Aleppo

Ribuan Terancam Kelaparan, PBB Serukan Jeda Perang di Aleppo

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 08:58 WIB

ISIS Gunakan Truk Bom di Suriah, 48 Orang Tewas

ISIS Gunakan Truk Bom di Suriah, 48 Orang Tewas

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 19:30 WIB

"Pokemon-pokemon" Ini Minta Diselamatkan dari Ganasnya Perang

"Pokemon-pokemon" Ini Minta Diselamatkan dari Ganasnya Perang

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 10:10 WIB

Dituduh Mata-mata, Bocah 11 Tahun Disembelih Pemberontak Suriah

Dituduh Mata-mata, Bocah 11 Tahun Disembelih Pemberontak Suriah

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 15:17 WIB

Sembilan TKI dari Aleppo Diselamatkan ke Damaskus

Sembilan TKI dari Aleppo Diselamatkan ke Damaskus

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 07:12 WIB

Senjata CIA Buat Pemberontak Suriah Dijual ke Pasar Gelap

Senjata CIA Buat Pemberontak Suriah Dijual ke Pasar Gelap

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 15:49 WIB

Turki Bantah Bunuh 11 Pengungsi Asal Suriah

Turki Bantah Bunuh 11 Pengungsi Asal Suriah

News | Minggu, 19 Juni 2016 | 20:43 WIB

ISIS Klaim Dalangi Serangan Bom dekat Kuil Syiah Damaskus

ISIS Klaim Dalangi Serangan Bom dekat Kuil Syiah Damaskus

News | Minggu, 12 Juni 2016 | 14:25 WIB

Terkini

Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok

Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:06 WIB

Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?

Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:02 WIB

Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini

Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:00 WIB

Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal

Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:54 WIB

Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal

Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:50 WIB

Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka

Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:39 WIB

Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi

Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:32 WIB

Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!

Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:31 WIB

Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade

Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:14 WIB

Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional

Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:13 WIB