Petani Kendeng Syukuran Ultah Jokowi di Depan Istana Merdeka

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 21 Juni 2016 | 18:31 WIB
Petani Kendeng Syukuran Ultah Jokowi di Depan Istana Merdeka
Puluhan petani Kendeng, Jawa Tengah, merayakan HUT Jokowi ke 55 di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat. [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Hari ini, Selasa (21/6/2016), Presiden Joko Widodo ulang tahun yang hari ke 55. Puluhan petani Kendeng, Jawa Tengah, merayakannya di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Acara syukuran juga dihadiri salah satu dari sembilan Kartini Kendeng bernama Sukinah.

"Kami hanya sebagian kecil dari bangsa Indonesia yang dengan tulus mencintai negeri ini dan mencintai pemimpin kami," kata Sukinah.

Sukinah berharap agar kepemimpinan Jokowi lebih peka terhadap masalah pencemaran lingkungan di Pegunungan Kendeng. Sukinah menilai pencemaran berasal dari proyek pembangunan pabrik semen.

Selain itu, Sukinah juga berharap Jokowi mengedepankan swasembada pangan, mengingat Indonesia merupakan negara berbasis agraris dan maritim, dengan kesuburan tanah dan kekayaan sumber daya alam yang melimpah.

"Sudah selayaknya kita harus mengedepankan upaya-upaya untuk tercapainya swasembada pangan," kata dia.

"Kami berharap kebijakan pembangunan, baik pusat maupun daerah tidak meninggalkan dan berbenturan dengan cita-cita mulai pak Jokowi untuk membuat Indonesia berdaulat dalam pangan. Ketika kebijakan pemerintah sudah tidak sesuai dengan cita-cita bersama, maka tugas rakyat adalah mengingatkan," Sukinah menambahkan.

Koordinator Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng Gunretno menyoroti kerawanan bencana alam di Jawa Tengah, terutama Pegunungan Kendeng.

Menurutnya tingkat kerawanan semakin meningkat karena adanya pencemaran lingkungan dari pembangunan pabrik semen di Pegunungan Kendeng.

"Sebagai rakyat kami sudah sering mengingatkan Pak Jokowi baik dalam setiap pertemuan maupun aksi damai bahwa Jateng merupakan daerah rentan bencana. Ketika musim kemarau mengalami kekeringan, ketika musim hujan dilanda banjir dan longsor," kata dia.

Gunretno menambahkan berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana setidaknya 47 warga di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, tewas dan 15 belum ditemukan akibat banjir dan longsor dalam beberapa hari terakhir.

"Tentu saja bencana hadir bukan karena kebetulan namun karena alam marah ketika keseimbangan ekosistemnya di rusak manusia. Pertambangan menjadi salah satu faktor yang merusak ekosistem tersebut," kata dia.

Dia berharap Jokowi berkaca dari bencana alam yang baru-baru ini melanda Jawa Tengah.

"Doa dan selamatan ini adalah upaya kami untuk mengingatkan Pak Jokowi agar memperhatikan bencana dari tambang. Bencana alam adalah peringatan keras kepada manusia untuk segera berbenah dalam memperlakukan alam dengan baik," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Walhi: Ganjar Pranowo Lebih Mengakomodir Kepentingan Investasi daripada Warga

Walhi: Ganjar Pranowo Lebih Mengakomodir Kepentingan Investasi daripada Warga

Kotak Suara | Senin, 24 April 2023 | 16:51 WIB

Terasing di Negeri Sendiri, Petaka Tambang Semen Bagi Sedulur Kendeng

Terasing di Negeri Sendiri, Petaka Tambang Semen Bagi Sedulur Kendeng

Liks | Kamis, 30 Desember 2021 | 07:10 WIB

Terkini

Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan

Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:22 WIB

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:17 WIB

Dipercaya BI Jadi Pengelola Utama SKM, Ini Strategi BRI Jangkau Pelosok Karo

Dipercaya BI Jadi Pengelola Utama SKM, Ini Strategi BRI Jangkau Pelosok Karo

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:16 WIB

Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah

Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:16 WIB

Misteri Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Turunkan Tim Gabungan

Misteri Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Turunkan Tim Gabungan

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:15 WIB

5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor

5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:15 WIB

Ngeri! Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Jalan di Atas Api Viral di Medsos

Ngeri! Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Jalan di Atas Api Viral di Medsos

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:13 WIB

Kasus Bocah Tersiram Air Panas, Puskesmas Waluran Perketat Pengawasan Pasien ODGJ

Kasus Bocah Tersiram Air Panas, Puskesmas Waluran Perketat Pengawasan Pasien ODGJ

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB

Kenapa Muka Jadi Abu-Abu setelah Pakai Cushion? Begini Cara Mengatasinya

Kenapa Muka Jadi Abu-Abu setelah Pakai Cushion? Begini Cara Mengatasinya

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:05 WIB

×