Mengerikan, Bus yang Bawa Wartawan Olimpiade Rio Ditembaki

Rizki Nurmansyah

Rabu, 10 Agustus 2016 | 12:43 WIB
Mengerikan, Bus yang Bawa Wartawan Olimpiade Rio Ditembaki
Tampak seorang pewarta Olimpiade 2016 Rio de Janeiro tengah duduk di dalam bus yang mengalami pecah jendela usai diklaim ditembaki orang tak dikenal, (9/8) [Reuters/Shannon Stapleton]

Suara.com - Sebuah bus yang membawa para wartawan yang meliput Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil, mendapat serangan dari orang tak dikenal. Peristiwa ini terjadi, Selasa (9/8/2016) malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB, saat bus tersebut sedang melintas di jalan raya.

Seorang saksi mata mengatakan bus itu sedang jalan dari arena bola basket menuju taman utama Olimpiade. Tiba-tiba terdengar dua tembakan yang menghancurkan jendela dan membuat dua orang yang ada di dalamnya terluka ringan.

"Kami ditembaki. Maksud saya, kami dapat mendengar suara pistol," kata Sherryl "Lee" Michaelson, pensiunan kapten Angkatan Udara AS yang bekerja untuk publikasi bola basket di Olimpiade 2016.

Seorang juru bicara panitia penyelenggara, Mario Andrada, mengatakan penyelidik forensik tengah meneliti apakah hantaman kepada jendela bus itu akibat proyektil peluru atau batu.

"Kami belum bisa memastikan jenis proyektil yang menghantam bus. Kami tidak ingin berspekulasi," kata Andrada, yang menambahkan jika insiden itu terjadi di lingkungan Curicaca, beberapa kilometer utara dari Olympic Park.

Tindakan kriminal disertai kekerasan di jalan-jalan Rio telah menodai Olimpiade yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Amerika Selatan ini.

Pada Sabtu lalu, satu butir peluru menghantam pusat equestrian, yang luput hanya beberapa milimeter dari para pewarta. Peluru itu diduga ditembakkan oleh anggota geng yang berusaha untuk menembak balon udara polisi atau drone, kata para ofisial. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×