Djarot Akui Pemerintah Salah Atasi Kemiskinan, Pakai Cara Instant

Siswanto | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 11 Agustus 2016 | 12:50 WIB
Djarot Akui Pemerintah Salah Atasi Kemiskinan, Pakai Cara Instant
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (22/7). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengajak untuk bersama-sama menangani masalah kemiskinan. Sebab, dengan membiarkan kemiskinan berarti menyimpang dari cita-cita kemerdekaan Bangsa Indonesia.

"Proses pemiskinan harus segera kita hentikan supaya sama dari persepsi kita. Ini menyeleweng dari ideologi dan cita-cita kemerdekaan kita sudah merdeka hampir 71 tahun," ujar Djarot dalam sambutan acara pengarahan kegiatan Rakerda Penanggulangan Kemiskinan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (11/8/2016).

Djarot mengakui banyak kebijakan pemerintah yang salah kaprah dalam menangani masalah kemiskinan.

"Saudara-saudara kita sering salah di dalam mengambil kebijakan penanggulangan kemiskinan dengan cara-cara yang instant, semuanya kan itu cara-cara instant itu tidak membikin mereka terangkat harkat dan martabatnya sebagai orang miskin. Kenapa karena orang miskin selalu diposisikan tidak bermartabat," katanya.

Mantan Wali Kota Blitar menambahkan tidak semua orang miskin dalam keadaan yang tidak mampu, kecuali disabilitas. Itu sebabnya, harus dibedakan antara kelompok yang produktif dan yang tidak produktif.

"Oleh sebab itu kita harus bedakan betul, mana kelompok-kelompok yang masih produktif dan mana tidak produktif. Ingat saudara-saudara, bangsa kita itu tidak dilahirkan sebagai bangsa pengemis bangsa peminta-minta," kata Djarot.

Menurut dia pengentasan kemiskinan dapat dilakukan secara komprehensif dan tidak sepotong-sepotong.

"Oleh karena itu kebijakan pengentasan kemiskinan dilakukan harus secara komprehensif, tidak boleh parsial sepotong-potong saling tumpang tindih. Oleh sebab itu, kita harus bisa memberikan stimulus memberikan rangsangan kepada orang miskin supaya mereka tetap atau produktif," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Iran Siapkan Senjata Rahasia Serang AS-Israel, Perang Nuklir di Depan Mata?

Iran Siapkan Senjata Rahasia Serang AS-Israel, Perang Nuklir di Depan Mata?

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:13 WIB

Daftar Pengusaha Rokok Dibidik KPK di Kasus Bea Cukai, dari Haji Her hingga Rokhmawan

Daftar Pengusaha Rokok Dibidik KPK di Kasus Bea Cukai, dari Haji Her hingga Rokhmawan

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:00 WIB

Menteri PPPA Kecam Dugaan Pelecehan di FH UI, Minta Pelaku Dihukum Tegas Sesuai UU TPKS

Menteri PPPA Kecam Dugaan Pelecehan di FH UI, Minta Pelaku Dihukum Tegas Sesuai UU TPKS

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:56 WIB

Deforestasi Bergeser ke Timur, Bisakah Indonesia Lindungi Benteng Terakhir Hutannya?

Deforestasi Bergeser ke Timur, Bisakah Indonesia Lindungi Benteng Terakhir Hutannya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:55 WIB

Menhaj Pastikan Wacana War Tiket Haji Tak Hapus Antrean Jemaah Lama

Menhaj Pastikan Wacana War Tiket Haji Tak Hapus Antrean Jemaah Lama

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:47 WIB

DPR Minta Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI Diproses Tegas Sesuai Aturan

DPR Minta Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI Diproses Tegas Sesuai Aturan

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:35 WIB

Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip

Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:31 WIB

Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia

Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:28 WIB

Usai Diperiksa KPK, Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya

Usai Diperiksa KPK, Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:28 WIB

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:21 WIB