Keamanan Olimpiade 'Mencekam', Otoritas Brasil Tingkatkan Patroli

Rizki Nurmansyah

Kamis, 11 Agustus 2016 | 20:18 WIB
Keamanan Olimpiade 'Mencekam', Otoritas Brasil Tingkatkan Patroli
Seorang petugas keamanan Brasil tampak sedang siaga dalam menjaga keamanan penyelenggaraan Olimpiade 2016 Rio de Janeiro [Reuters/Paul Hanna]

Suara.com - Penyelenggara Olimpiade 2016 Rio de Janeiro tingkatkan patroli polisi pada, Rabu (10/8/2016) waktu setempat, menyusul muncul kekhawatiran kerawanan yang meningkat atas adanya ancaman kekerasan jalanan.

Dalam insiden terbaru, pelaku bersenjata menembaki sebuah mobil polisi militer yang berada di jalan masuk sebuah pemukiman kumuh dekat bandara, dekat jalan tol yang digunakan oleh para pengunjung yang bepergian dari tempat itu dan Taman Olimpiade.

Tiga aparat dalam patroli itu mengalami luka, termasuk seorang di antaranya yang sedang dalam kondisi kritis dan mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Menteri Keadilan Brasil, Alexandre De Moraes, menyebut serangan itu "disayangkan dan pengecut". Dia mengatakan kedua tersangka telah dikenali dan pihak kepolisian akan bergerak cepat menangkapnya.

Dalam seminggu terakhir, tiga orang turis asal Swedia sempat diculik saat mereka mengunjungi sebuah pemukiman kumuh, menteri pendidikan Portugal menjadi korban perampokan, terjadi tembakan di pusat penunggang kuda dan sebuah bus dilempari bebatuan.

Pada Selasa malam, bus yang membawa para jurnalis dari sebuah lapangan basket dan mengarah ke pusat media Olimpiade, pecah kaca jendelanya.

Sejumlah penumpang mengatakan mereka mendengar suara tembakan, namun hasil penyelidikan polisi mengatakan itu hanyalah bebatuan. Dua orang mengalami luka ringan dari insiden itu.

Pengrusakan atas kasus serangan bus itu, Luiz Fernando Correa, kepala keamanan pertandingan, mengatakan batu itu mengenai bingkai logam jendela bus, yang menimbulkan suara keras sebelum memecahkan kacanya.

"Kami belum dapat mencari tahun siapa yang melakukannya namun ini tampak sebagai sebuah tindakan pengrusakan, bukan sebuah tindakan kriminal yang menyasar pihak tertentu," Correa.

Correa menambahkan pihak kepolisian akan meningkatkan kegiatan patroli di sepanjang jalan yang menghubungkan Taman Olimpiade dengan stadion Deodoro dimana pertandingan cabang olahraga bola basket diadakan. Jalur itu melewati sejumlah lingkungan miskin.

Seorang sumber kepolisian mengatakan kepada Reuters bahwa itu merupakan kejadian ketiga sebuah bus Olimpiade menjadi sasaran pelemparan batu.

"Ini merupakan sebuah insiden yang memprihatinkan dan tidak dapat ditoleransi," juru bicara Rio 2016, Mario Andrada.

Dalam hubungan dengan serangan bus, seorang penumpang mengatakan bahwa dirinya tidak puas dengan penjelasan pihak berwenang.

Sherryl "Lee" Michaelson, yang bepergian dengan bus itu saat dilempari, mengatakan dia mendengar suara tembakan sesaat sebelum kaca jendela pecah.

"Saya tidak akan percaya itu adalah pelemparan batu, kecuali saya melihat sebuah laporan forensik dan balistik yang tidak melihat bingkai logam, namun terhadap kaca yang menjadi titik sasaran," ujar Michaelson. (Reuters/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×