Guru di Sulsel Mencabuli 8 Siswinya Selama 2 Tahun

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 12 Agustus 2016 | 04:15 WIB
Guru di Sulsel Mencabuli 8 Siswinya Selama 2 Tahun
Ilustrasi lawan perkosaan. (shutterstock)

Suara.com - Seorang oknum guru Sekolah Dasar (SD) Inpres Panjang, Desa Labbo Kecamatan Tompobulu, di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, dilaporkan ke Polres Bantaeng. Dia melakukan pencabulan setelah para korbannya mengeluh kesakitan ke guru lainnya.

"Memang betul ada pelaporan ke Polres Bantaeng dan pelakunya itu oknum guru dengan mencabuli delapan orang siswinya selama dua tahun," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Frans Barung Mangera di Makassar, Kamis (11/8/2016).

Terduga pelaku pencabulan berinisial Sul (52), warga Desa Labbo Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng.

Kedelapan siswi yang menjadi korban pencabulan itu antara lain Is (10 tahun), Del (10), EF (10), Fi (10), Mu (10), Fi (11), dan Der (10) yang semuanya beralamat di Jalan Kampung Panjang, Desa Labbo, Kecamatan Tompobulu.

Frans menjelaskan kasus pencabulan yang dilakukan terhadap delapan siswi itu mulai terjadi sejak tahun 2104 hingga terungkap di tahun 2016. Sebab beberapa korban mengeluhkan sakit pada pangkal paha dan kelaminnya.

Dari keterangan saksi pelapor, awalnya delapan orang korban ini takut mengungkap tindak pelaku pencabulan ini karena diancam oleh pelaku Sul. Namun, setelah dua tahun berlalu, salah seorang siswi Del mengeluh sakit pada kelaminnya itu.

Del yang masih duduk di bangku kelas empat itu kemudian melaporkan kondisinya ke gurunya yakni Rosmi dan husna yang kemudian meneruskannya hingga ke para orangtua sebelum melaporkan ke polisi.

"Jadi delapan anak-anak ini takut mengungkapkan apa yang dialaminya selama dua tahun karena diancam. Tapi karena salah satu siswa itu, Del mengeluhkan sakit pada guru perempuannya kemudian terungkap kalau semua siswa ini ternyata jadi korban pencabulan," katanya.

Atas pengakuan dari delapan orang bocah perempuan itu kemudian melaporkannya ke kantor polisi dan selanjutnya polisi mengamankan pelaku untuk dimintai keterangan lebih lanjut serta mengantisipasi kemarahan para keluarga korban dan warga lainnya.

Dari keterangan para korbannya juga itu, sebagian anak mengaku sering diraba-raba pada kelaminnya yang kemudian memasukkan kelamin gurunya ke korbannya. Sedangkan anak-anak lainnya, itu hanya diraba-raba dan memasukkan tangannya ke kelaminnya.

"Untuk delapan orang korban ini juga sudah dibawa ke rumah sakit untuk dimintai visum et repertum yang nantinya akan dijadikan salah satu alat bukti untuk menjerat pelaku," jelas Kombes Pol Frans Barung Mangera. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 09:59 WIB

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

×