Mesin Ekspor RI Kehilangan Tenaga! Sawit dan Baja Melemah Jadi Alarm Bahaya

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Minggu, 19 Juli 2026 | 15:30 WIB
Mesin Ekspor RI Kehilangan Tenaga! Sawit dan Baja Melemah Jadi Alarm Bahaya
Ilustrasi-Sejumlah pekerja memasukkan kelapa sawit ke dalam truk pengangkut di Kabupaten Siak. [Ist]
baca 10 detik
  • Indonesia mencatat defisit neraca perdagangan sebesar US$1,6 miliar pada Mei 2026 yang mengakhiri tren surplus selama 72 bulan.
  • Penurunan nilai ekspor nasional sebesar 8,30 persen dipicu oleh melemahnya kinerja komoditas utama seperti minyak sawit dan besi baja.
  • Pemerintah perlu melakukan diversifikasi produk serta hilirisasi industri untuk mengurangi ketergantungan pada sepuluh komoditas utama yang mendominasi ekspor.

Suara.com - Pelemahan ekspor minyak sawit dan besi baja dinilai menjadi peringatan serius bagi perekonomian nasional. Setelah Indonesia mencatat defisit neraca perdagangan sebesar US$1,6 miliar pada Mei 2026, dua komoditas andalan itu disebut mulai kehilangan daya dorong terhadap kinerja ekspor nasional.

Kepala Riset NEXT Indonesia Center Ade Holis mengatakan defisit tersebut tidak seharusnya dipandang sebagai anomali bulanan semata. Menurutnya, persoalan yang lebih mengkhawatirkan adalah melemahnya sejumlah komoditas ekspor utama secara bersamaan.

"Ketika komoditas utama seperti sawit, besi baja, hingga beberapa produk manufaktur mulai melemah secara bersamaan, itu menunjukkan mesin ekspor Indonesia sedang kehilangan tenaga. Jika tidak segera diperkuat, ya ruang surplus perdagangan kita jelas akan semakin menyempit," kata Ade Holis di Jakarta, Minggu (19/7/2026).

Berdasarkan kajian NEXT Indonesia Center yang mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia mengalami defisit neraca perdagangan pada Mei 2026 setelah nilai impor mencapai US$24,8 miliar, melampaui ekspor yang sebesar US$23,2 miliar.

Defisit tersebut sekaligus mengakhiri tren surplus perdagangan yang bertahan selama 72 bulan.

Secara kumulatif, Indonesia masih membukukan surplus perdagangan sebesar US$4 miliar sepanjang Januari-Mei 2026. Nilai ekspor mencapai US$115,4 miliar atau tumbuh 3,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, kenaikan impor yang mencapai 15,24 persen menjadi US$111,3 miliar membuat surplus perdagangan terus menipis.

Ade menjelaskan tekanan terhadap ekspor mulai terlihat pada Mei 2026 ketika nilai ekspor nasional turun 8,30 persen dibandingkan April 2026.

Penurunan itu terutama dipicu melemahnya ekspor minyak sawit dan turunannya, besi dan baja, mesin elektrik, mesin mekanis, tembaga, produk kimia, hingga berbagai produk manufaktur lainnya.

Ia juga menyoroti struktur ekspor Indonesia yang masih bergantung pada sedikit komoditas unggulan.

baca juga

Selama periode 2021-2025, sekitar 65,98 persen ekspor nasional hanya ditopang oleh 10 kelompok komoditas utama, mulai dari bahan bakar mineral, minyak sawit, besi dan baja, mesin elektrik hingga kendaraan bermotor.

“Struktur ekspor Indonesia ini masih sangat terkonsentrasi, bahkan selama periode 2021-2025, sekitar 65,98% ekspor nasional hanya ditopang oleh 10 kelompok komoditas, seperti bahan bakar mineral yang menjadi kontributor terbesar, kemudian minyak sawit dan turunannya, besi dan baja, mesin elektrik, serta kendaraan bermotor,” ungkapnya.

Karena itu, Ade menilai pemerintah perlu segera memperkuat fondasi ekspor dengan mempercepat diversifikasi produk bernilai tambah agar tidak terus bergantung pada komoditas tertentu.

NEXT Indonesia Center juga mendorong pemerintah mempercepat hilirisasi industri sawit, memperluas pasar ekspor, serta meningkatkan daya saing industri besi dan baja, elektronik, otomotif, produk kimia, dan sektor manufaktur lainnya agar mampu menjadi sumber pertumbuhan ekspor baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diborgol di Myawaddy Myanmar, 2 WNI Disiksa Sindikat Scam dan Diperas Rp220 Juta

Diborgol di Myawaddy Myanmar, 2 WNI Disiksa Sindikat Scam dan Diperas Rp220 Juta

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 13:07 WIB

Kurikulum Pendidikan Baru Bakal Ajarkan Bahaya LGBTQ Sejak SD hingga SMA

Kurikulum Pendidikan Baru Bakal Ajarkan Bahaya LGBTQ Sejak SD hingga SMA

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02 WIB

Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI

Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:18 WIB

Terkini

Hidup Sejak Piala Dunia Pertama, Nenek Pendukung Argentina Ini Dapat Jersey Lionel Messi

Hidup Sejak Piala Dunia Pertama, Nenek Pendukung Argentina Ini Dapat Jersey Lionel Messi

Video | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:30 WIB

Mesin Ekspor RI Kehilangan Tenaga! Sawit dan Baja Melemah Jadi Alarm Bahaya

Mesin Ekspor RI Kehilangan Tenaga! Sawit dan Baja Melemah Jadi Alarm Bahaya

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:30 WIB

Kylian Mbappe Jauhi Lionel Messi dalam Perburuan Top Skor Piala Dunia 2026

Kylian Mbappe Jauhi Lionel Messi dalam Perburuan Top Skor Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:28 WIB

Prancis vs Inggris: Demi Sepatu Emas Mbappe, Les Bleus Bakal Tampil Ganas?

Prancis vs Inggris: Demi Sepatu Emas Mbappe, Les Bleus Bakal Tampil Ganas?

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:25 WIB

Stjepan Loncar Ungkap Ambisi Besar Usai Gabung Persija Jakarta

Stjepan Loncar Ungkap Ambisi Besar Usai Gabung Persija Jakarta

Bola | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:23 WIB

Harga Mepet, Apakah Mitsubishi Xforce HEV Ancaman Buat Honda HR-V e:HEV?

Harga Mepet, Apakah Mitsubishi Xforce HEV Ancaman Buat Honda HR-V e:HEV?

Otomotif | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:21 WIB

Tak Hanya Kejar Bisnis, J Trust Bank Mau Lebih Dekat dengan Nasabah

Tak Hanya Kejar Bisnis, J Trust Bank Mau Lebih Dekat dengan Nasabah

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:21 WIB

Persija Jakarta Resmi Rekrut Pemain Bosnia, Stepan Loncar

Persija Jakarta Resmi Rekrut Pemain Bosnia, Stepan Loncar

Bola | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:17 WIB

Tak Lagi Bisnis Gedung, Waskita Fokus di Jalan Tol

Tak Lagi Bisnis Gedung, Waskita Fokus di Jalan Tol

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:15 WIB

3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air

3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air

Tekno | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:15 WIB

×