"Full Day School" Akan Kurangi Kreativitas Anak

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 14 Agustus 2016 | 19:15 WIB
"Full Day School" Akan Kurangi Kreativitas Anak
Mendikbud Muhadjir Effendy menggelar konferensi pers di Batik Kuring, SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (9/8/2016). [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Walikota Cirebon, Jawa Barat, Nasrudin Azis menilai pemikiran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi tentang "full day school" atau sekolah sehari penuh dapat mengurangi hak anak untuk bermain.

"Kalau saya berpendapat pribadi mengenai rencana itu kurang setuju, karena bisa mengurangi hak anak,padahal anak-anak itu perlu bermain dan bersosialisasi di lingkungannya," kata Azis di Cirebon, Minggu (14/8/2016).

Ia juga tidak setuju kalau rencana tersebut diwajibkan oleh Mendikbud. Karena selain mengurangi hak anak "full day school" juga bisa berdampak mengurangi kreativitas anak.

Dan itu juga bisa mengurangi anak untuk bergaul dengan lingkungan, karena anak-anak perlu bergaul dan bersosialisasi.

"Saya tidak setuju kalau itu diwajibkan, lebih baik kalau itu masih mau diterapkan ya sebagai pilihan saja bukan kewajiban," tuturnya.

Azis mengatakan meskipun didalam sekolah mereka bisa bermain dan bersosialisasi. Namun itu sangat terbatas dan akan sangat mengganggu kreativitas anak.

Padahal interaksi itu sangat diperlukan untuk menjadikan kepribadian anak dan jika rencana itu untuk mencegah terjadinya tawuran, sama saja memenjarakan anak.

Ia menambahkan untuk mencegah terjadi kenakalan anak itu tidak bisa hanya dengan "full day school", namun peranan orang tua dan lingkungan lah yang sangat mendominasi.

"Intinya saya kurang setuju adanya full day school," tambahnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daripada Full Day School, Mendikbud Mending Larang Bawa Kendaraan

Daripada Full Day School, Mendikbud Mending Larang Bawa Kendaraan

DPR | Minggu, 14 Agustus 2016 | 16:00 WIB

PBNU Minta Mendikbud Baru Tak Buru-buru Keluarkan Kebijakan

PBNU Minta Mendikbud Baru Tak Buru-buru Keluarkan Kebijakan

News | Sabtu, 13 Agustus 2016 | 16:45 WIB

Jangan Paksa Anak Belajar di Sekolah Seharian

Jangan Paksa Anak Belajar di Sekolah Seharian

Lifestyle | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 09:24 WIB

Pemprov NTT Tolak Pemberlakuan "Full Day School"

Pemprov NTT Tolak Pemberlakuan "Full Day School"

News | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 08:54 WIB

Kota Singkawang Tolak "Full Day School" Mendikbud Muhadjir

Kota Singkawang Tolak "Full Day School" Mendikbud Muhadjir

News | Kamis, 11 Agustus 2016 | 23:01 WIB

Fadli Zon: Full Day School Jangan-jangan Ide Jokowi

Fadli Zon: Full Day School Jangan-jangan Ide Jokowi

News | Kamis, 11 Agustus 2016 | 12:37 WIB

Ide Full Day School, Pimpinan DPR: Siswa Bukan Kelinci Percobaan

Ide Full Day School, Pimpinan DPR: Siswa Bukan Kelinci Percobaan

News | Kamis, 11 Agustus 2016 | 12:05 WIB

Pimpinan DPR: Sudahkah Persiapan Full Day School Matang?

Pimpinan DPR: Sudahkah Persiapan Full Day School Matang?

DPR | Kamis, 11 Agustus 2016 | 11:25 WIB

Mendikbud Tegaskan "Full Day School" Akan Tetap Berjalan

Mendikbud Tegaskan "Full Day School" Akan Tetap Berjalan

News | Kamis, 11 Agustus 2016 | 01:03 WIB

Ini Dampak Negatif "Full Day School" bagi Anak

Ini Dampak Negatif "Full Day School" bagi Anak

Lifestyle | Rabu, 10 Agustus 2016 | 20:56 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×