Berjaringan Internasional Solusi Lacak Sindikat Narkoba Kakap

Minggu, 14 Agustus 2016 | 19:51 WIB
Berjaringan Internasional Solusi Lacak Sindikat Narkoba Kakap
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Bea dan Cukai ungkap dua jaringan narkotika internasional sindikat Nigeria dan Malaysia saat gelar barang bukti di Dir IV Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (27/7). [suara.com/Kurniawan Mas'u

Suara.com - Direktur Eksekutif Perkumpulan Prakarsa, Ah Maftuchan mengatakan pemerintah harus kerjasama dengan dunia internasioal jika ingin serius memerangi peredaran narkoba di tanah air. Menurutnya, adanya dugaan sindikat jaringan narkoba lintas negara, terungkap dari testimoni gembong narkoba Freddy Budiman yang ditulis Koordinator KontraS Haris Azhar.

Kata dia, bentuk kerjasama yang bisa dilakukan Indonesia dengan negara lain yakni pertukaran informasi untuk bisa melacak jalur peredaran narkoba internasional.

"Tehnis exchange of informasion jadi antara kita dengan negara lain yang kita trek sebagai jalur peredaran narkoba atau produsen narkoba sharing informasi. Dari sharing informasi itu bisa untuk sharing penanganan," kata Muftachan usai menjadi pembicara dalam diskusi publik 'KontraS: Bagaimana Membongkar Alur Uang Narkoba?' di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (14/8/2016).

Menurutnya, bentuk kerjasama yang lain adalah menggelar pertemuan yang secara khusus membahas soal sindikat peredaran narkoba internasional.

"Kerjasama lain yang non teknis bisa digalakan pemerintah untuk membangun semacam forum-forum internasional, kawasan regional menjadi forum untuk sharing pengetahuan, sharing teknis menangani kasus-kasus seperti ini," kata dia.

Maftuchan optimis jika pemerintah memiliki komitmen untuk bekerja sama dengan negara-negara lain maka tidak menuntup kemungkinan bisa menutup akses sindikat narkoba masuk ke Indonesia

"Kalau kita bergerak ke arah sana bisa akan dipandang sebagai negara yang punya komitmen tinggi dalam pemberantasan narkoba, sehingga kita bisa mulai mulai mengakhiri posisi negara kita yang selalu menjadi sasaran peredaran narkoba ini," katanya.

Lebih lanjut, Maftuchan menambahkan apabila pemerintah tidak bisa berkoordinasi dengan dunia internasional, maka aparat penegak hukum bakal kesulitan untuk menangani peredaran narkoba kelas kakap yang melibatkan warga negara asing.

"Itu hasil yang bisa kita dapatkan, tapi kalau kita tidak bisa memanfaatkan kerjaasama internasional, kita akan kewalahan terus, nggak akan mungkin bisa menangani sendiri, karena produsen tidak hanya domestik tetapi di internasional. Banyak pembawa narkoba yang masuk ke Indonesia WNA kan, itu yang bisa dilakukan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI