Polisi Gagalkan Peredaran 6,6 Kg Sabu dari Sindikat WNI Malaysia

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 16 Agustus 2016 | 15:51 WIB
Polisi Gagalkan Peredaran 6,6 Kg Sabu dari Sindikat WNI Malaysia
Polda Metro Jaya gagalkan peredaran sabu dari sindikat WNI di Malaysia. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Aparat Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu seberat 6,6 kilogram di Jalan Raya Daan Mogot, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. Dalam pengungkapan kasus ini, polisi juga telah meringkus HR (45) selaku kurir.

"Kita tim subdit 2 berhasil menangkap HR di Jalan mogot sekitar Cengkareng ketika dilakukan penangkapan dapat kita sita 6 bungkus masing-masing 1 kg," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar John Turman Panjaitan di Polda Metro Jaya, Selasa (16/8/2016).

Menurut Turman, tersangka mendapatkan upah sebesar Rp20 juta untuk mengantar barang haram tersebut.

"Upah si HR Dia hanya perkali bawa. Rp20 juta per kali bawa. Katanya baru sekali ini," kata dia.

Polisi pun melakukan pengembangan hingga ke Surabaya dan langsung membekuk tersangka SC alias Koko yang berperan sebagai penerima barang. Berdasarkan hasil pemeriksaan HR, dia mengaku diperintah oleh saudara SC alias koko di Surabaya. Dia yang akan menerima barang ini setelah melakukan transfer uang sudah minta bank untuk blokir.

Tak hanya itu, polisi juga berhasil melacak terhadap rekening milik SC dan langsung melakukan penangkapan terhadap MN alias Datuk di Medan. Dalam jaringan sindikat ini, Kata Turman, MN berperan sebagai pihak yang mengatur pengiriman sabu dari jaringan sindikat narkoba WNI di Malaysia.

"Kepada MN alias Datuk di Medan. Kita kira bosnya (Datuk). Ternyata dalam sindikat Malaysia dia hanya bagian operasional yang mengatur pengiriman barang dari pulau pinang ke tangian," kata dia.

Datuk, kata Turman, merupakan WNI telah lama bermukim di Malaysia. Modus peredaran sabu asal Malaysia ini dilakukan melalui kapal pengangkut barang di Medan.

"Menurut keterangan MN alias Datuk, barang dimasukin ke kapal reguler dari pulau pinang ke Tamiang dimasukkan ke dalam kapal," kata dia.

Saat ini, polisi masih mengejar GM alias Gemuk WNI yang diduga merupakan bos besar dari peredaran narkoba tersebut. GM saat ini masih buron dan tinggal di Malaysia.

"Bandar utama masih terputus karena ada di Malayasia dibatasi hukum kita sehingga kita tak bisa kesana tapi jadi catatan tahunan, Jadi catatan GM alias Gemuk ada di Malaysia," kata Turman.

Atas perbuatanya, para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukumam maksimal 20 tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri: Sepanjang 2016, Kasus Narkotika Meningkat 47 Persen

Polri: Sepanjang 2016, Kasus Narkotika Meningkat 47 Persen

News | Senin, 15 Agustus 2016 | 14:19 WIB

Berjaringan Internasional Solusi Lacak Sindikat Narkoba Kakap

Berjaringan Internasional Solusi Lacak Sindikat Narkoba Kakap

News | Minggu, 14 Agustus 2016 | 19:51 WIB

Yenti Ganarsih: Bandar Narkoba Harus Dijerat UU TPPU

Yenti Ganarsih: Bandar Narkoba Harus Dijerat UU TPPU

News | Minggu, 14 Agustus 2016 | 19:20 WIB

Cara Filipina Berantas Narkoba Perlu Ditiru Indonesia

Cara Filipina Berantas Narkoba Perlu Ditiru Indonesia

News | Kamis, 11 Agustus 2016 | 23:54 WIB

Tukang Kredit Jual Sabu di Surabaya

Tukang Kredit Jual Sabu di Surabaya

News | Kamis, 11 Agustus 2016 | 05:32 WIB

Petugas Kebersihan Jakarta Jadi Pengedar Narkoba

Petugas Kebersihan Jakarta Jadi Pengedar Narkoba

News | Kamis, 11 Agustus 2016 | 02:48 WIB

BNN: Risiko Warga Sumatera Utara Sangat Tinggi Terjerat Narkoba

BNN: Risiko Warga Sumatera Utara Sangat Tinggi Terjerat Narkoba

News | Rabu, 10 Agustus 2016 | 22:03 WIB

Lelaki Ini Merasa Sudah Aman Sembunyikan Sabu di Cawat

Lelaki Ini Merasa Sudah Aman Sembunyikan Sabu di Cawat

News | Selasa, 09 Agustus 2016 | 17:04 WIB

Lima Polisi di Aceh Dipecat karena Narkoba

Lima Polisi di Aceh Dipecat karena Narkoba

News | Selasa, 09 Agustus 2016 | 05:46 WIB

DPR: Narkoba Rugikan Negara Rp 50 Triliun Per Tahun

DPR: Narkoba Rugikan Negara Rp 50 Triliun Per Tahun

News | Sabtu, 06 Agustus 2016 | 12:30 WIB

Terkini

Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG

Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:51 WIB

Jaga Stabilitas Politik & Keamanan Daerah, Mendagri: Pemda Perkuat Forkopimda, FKUB & Tim TPKS

Jaga Stabilitas Politik & Keamanan Daerah, Mendagri: Pemda Perkuat Forkopimda, FKUB & Tim TPKS

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:50 WIB

Jurnalis Indonesia Disebut Makin Rentan Intimidasi, AJI Ungkap 4 Isu yang Paling Bahaya

Jurnalis Indonesia Disebut Makin Rentan Intimidasi, AJI Ungkap 4 Isu yang Paling Bahaya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:47 WIB

Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38

Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tampang Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Sasiang Ditahan Bareskrim, Jadi Beking Bandar

Tampang Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Sasiang Ditahan Bareskrim, Jadi Beking Bandar

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:30 WIB

Menhan Sjafrie: Peradilan Militer Bisa Hukum Lebih Berat Pelaku Penyiraman Air Keras

Menhan Sjafrie: Peradilan Militer Bisa Hukum Lebih Berat Pelaku Penyiraman Air Keras

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:16 WIB

Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI

Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:03 WIB

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:00 WIB

Besok Prabowo Hadiri Sidang Paripurna DPR, Ini Agendanya

Besok Prabowo Hadiri Sidang Paripurna DPR, Ini Agendanya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:00 WIB

Ace Hasan: Pemerintah Akan Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel

Ace Hasan: Pemerintah Akan Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:49 WIB