Array

Sebanyak 11 Ribu Jamaah Haji Indonesia Sakit

Ardi Mandiri Suara.Com
Sabtu, 20 Agustus 2016 | 15:15 WIB
Sebanyak 11 Ribu Jamaah Haji Indonesia Sakit
Ilustrasi haji. [shutterstock]

Suara.com - Data Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu Kesehatan (Siskohatkes) pada Sabtu pagi waktu Arab Saudi mencatat 11.121 jamaah menjalani rawat jalan dan 12 orang meninggal dunia di Arab Saudi.

Jamaah haji ke-12 yang meninggal dunia adalah Jamaludin bin Badri Kar (58) dari kelompok terbang (kloter) 05 Embarkasi Palembang.

Jamaludin meninggal dunia di Rumah Sakit Arab Saudi Madinah pada Kamis 18 Agustus 2016 sekitar pukul 21.00 Waktu Arab Saudi karena penyakit kardiovaskular.

Sementara itu 11.121 jamaah dilaporkan menjalani rawat jalan di Madinah, Mekkah dan bandara. Rawat jalan adalah setiap jamaah yang pernah berobat kepada pihak kesehatan baik di kloter, sektor maupun Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

Dalam data tersebut juga disebutkan 104 jamaah menjalani rawat inap di Madinah dan 196 jamaah dirujuk saat di Madinah serta dua orang saat berada di bandara.

Dengan meninggalnya Jamaludin maka sepuluh dari 12 jamaah yang meninggal disebabkan oleh penyakit kardiovaskular.

Penghubung Kesehatan Daerah Kerja Mekkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dr Ramon Andrias menyebut faktor cuaca dan kelelahan sebagai dua hal pemicu kambuhnya penyakit kardiovaskular pada jamaah haji.

"Panas dapat menyebabkan tekanan darah naik," katanya.

Cuaca tinggi juga membuat jamaah haji rentan mengalami dehidrasi. Dehidrasi di tingkat parah dapat memicu kerja berat jantung yang mengakibatkan penyakit kardiovaskular.

Selain faktor cuaca, salah satu pemicu utama kambuhnya penyakit kardiovaskular adalah faktor kelelahan.

"Bagi penderita penyakit kardiovaskular sama sekali tidak boleh memforsir tenaga apalagi pada cuaca panas." Ia menyebut jika tekanan darah naik dengan tidak terkendali maka itu akan berbahaya bagi jantung.

Oleh karena itu ia meminta jamaah dengan penyakit kardiovaskuler bawaan untuk rajin meminum obat, tidak terlalu lelah dan banyak minum.

Sebelumnya Kasi Kesehatan Daerah Kerja Mekkah dr Mezlan Dharmyuli Riza mengatakan sekitar 62 persen dari jamaah yang telah tiba di Madinah masuk dalam golongan jamaah risiko tinggi.

Data terakhir kedatangan di Madinah pada Sabtu (20/8) pukul 08.00 waktu Arab Saudi adalah 68.117 orang yang terbagi dalam 169 kloter dan didampingi 845 petugas kloter. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI