Mensos: Sudah Lama Pensantren Terapkan "Full Day School"

Esti Utami

Sabtu, 20 Agustus 2016 | 22:45 WIB
Mensos: Sudah Lama Pensantren Terapkan "Full Day School"
Mensos Khofifah Indarparawansa usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai hukuman kejahatan seksual terhadap anak di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/5/2016). [Antara/Yudhi Mahatma]

Suara.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan sejumlah sekolah kini telah menerapkan sistem "full day school". Namun menurutnya wacana "full day school" jika diterapkan sebagai program nasional harus melihat kesiapan dan daya dukung sekolah.

"Anakku itu empat-empatnya (keempatnya sekolah, red.) di 'full day school'. Saya kebetulan mengelola sekolah yang juga menerapkan sistem 'full day school'," katanya di Semarang, Sabtu (20/8/2016).

Hal tersebut diungkapkannya usai peresmian Sekolah Dasar (SD) Negeri Trimulyo II dan renovasi rumah tidak layak huni yang ditinggali kalangan lanjut usia di Kecamatan Genuk, Semarang. Menurut Khofifah, pondok pesantren pun bukan hanya menerapkan sistem "full day school", namun sudah "full time" atau setiap waktu sehingga konsep 'full day school' sudah lama ada.

"Bukan hanya siap. Saya tadi bilang anakku empat-empatnya 'full day school'. Artinya, sudah lama (sistem full day school, red.) ini ada," tuturnya.

Jadi, kata dia, sebenarnya bergantung bagaimana memaknai dan lingkungan tumbuh kembang anak dalam menyikapi "full day school" karena sudah ada beberapa sekolah yang menerapkannya.

Namun, ia menilai sekolah-sekolah yang sudah representatif daya dukungnya bisa menerapkan sistem "full day school", seperti ketersediaan fasilitas olahraga dan fasilitas ekstrakurikuler. Kemudian, kata Khofifah, ketersediaan laboratorium untuk sarana eksperimen siswa terkait berbagai mata pelajaran hingga penerapan sistem "moving class", yakni kelas yang berpindah.

"Kebetulan, sekolah di mana saya mengelola menerapkan 'moving class'. Jadi, pelajaran Fisika di (kelas, red.) sana, Matematika di kelas sana, dan pelajaran agama di sana," paparnya.

Dengan begitu, ia mengatakan para siswa yang bersekolah tidak merasa bosan meski sudah menerapkan "full day school".

"Anak-anak (di sekolah yang dikelolanya, red.) banyak yang tidak mau pulang sebelum disuruh pulang karena saking kerasan dan betahnya dia berada di sekolah. Namun, tidak bisa disamakan," imbuhnya.

Sebab, kata dia, ada sekolah di daerah terpencil yang kelasnya dan gurunya terbatas, seperti kelas I-VI hanya ada 1-2 guru tentunya tidak mungkin untuk diterapkan "full day school". (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Full Day School: Solusi Pendidikan atau Beban bagi Siswa?

Full Day School: Solusi Pendidikan atau Beban bagi Siswa?

Your Say | Senin, 24 Februari 2025 | 12:57 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×