Iran Janji Dukung Irak Lawan Terorisme

Adhitya Himawan | Suara.com

Minggu, 21 Agustus 2016 | 08:15 WIB
Iran Janji Dukung Irak Lawan Terorisme
Tentara Irak yang memerangi pasukan ISIS di Mosul. (Reuters)

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad-Javad Zarif pada Sabtu (20/8/2016) mengatakan Irak berada di garis depan dalam perang melawan teror dan Iran mendukung rakyat serta Pemerintah Irak dalam perangnya melawan teror.

"Kami yakin rakyat dan Pemerintah Irak sejauh ini telah berhasil dalam perang melawan teror dan fanatisme," kata Zarif kepada kantor berita resmi Iran, IRNA.

Zarif, yang bertemu dengan Ketua Parlemen Irak Salim Al-Jabouri --yang sedang berkunjung, memuji apa yang ia katakan sebagai kestabilan politik di Irak.

Ia menyampaikan harapan bahwa rakyat Irak berjuang melawan teror dan fanatisme dapat menciptakan persatuan di kalangan semua kelompok suku di Irak dan pengikut berbagai agama di negeri itu, demikian laporan Xinhua --yang dipantau di Jakarta, Minggu pagi (21/8/2016).

Sementara itu, Al-Jabouri menyampaikan terima kasih kepada Iran atas dukungannya buat rakyat dan Pemerintah Irak dalam perang melawan teror. Ia juga mengatakan Iran adalah negara penting dan berpengaruh di wilayah tersebut.

Ketua Parlemen Irak itu mengatakan teror adalah ancaman menengah yang paling penting bagi seluruh wilayah tersebut dan berkat persatuan nasional, Pemerintah Irak telah mencapai kemenangan besar dalam perang melawan teror.

Pada Kamis (18/8), tak kurang dari 12 orang tewas dan 36 orang lagi cedera, dalam serangan mortir oleh petempur IS terhadap satu kamp pengungsi di Provinsi Salahudin, Irak Utara, kata satu sumber keamanan provinsi.

Peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari, ketika anggota IS menembakkan banyak peluru mortir ke kamp pengungsi di satu pabrik semen yang sudah kosong di bagian utara Kota Kecil Baiji, sekitar 200 kilometer di sebelah utara Baghdad, kata sumber itu --yang tak ingin disebutkan jatidirinya.

Kamp tersebut didirikan untuk menerima ratusan keluarga yang kehilangan tempat tinggal mereka di Kota Kecil Shirqat, yang terkepung dan berada 280 kilometer di sebelah utara Ibu Kota Irak, Baghdad. Shirqat telah berada di bawah kekuasaan IS sejak Juni 2014, kata sumber tersebut.

Banyak orang yang tewas dan cedera adalah perempuan dan anak kecil.

Banyak keluarga di Shirqat dan kota besar dan kecil lain yang dikuasai gerilyawan dihalangi meninggalkan rumah mereka oleh anggota IS yang menggunakan mereka sebagai tameng manusia selama serangan militer. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Twitter Hapus 235.000 Akun Kaki Tangan Teroris

Twitter Hapus 235.000 Akun Kaki Tangan Teroris

Tekno | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 11:30 WIB

Dua Terduga Teroris ISIS Ditangkap di Gunung Sumbing Wonosobo

Dua Terduga Teroris ISIS Ditangkap di Gunung Sumbing Wonosobo

News | Rabu, 17 Agustus 2016 | 07:36 WIB

Balas Dendam, Irak Siap Eksekusi 36 Anggota ISIS

Balas Dendam, Irak Siap Eksekusi 36 Anggota ISIS

News | Selasa, 16 Agustus 2016 | 16:54 WIB

ISIS Culik 2.000 Warga Sipil untuk Dijadikan "Tameng"

ISIS Culik 2.000 Warga Sipil untuk Dijadikan "Tameng"

News | Sabtu, 13 Agustus 2016 | 05:03 WIB

Siswi Asal London Tewas dalam Perang Bersama ISIS

Siswi Asal London Tewas dalam Perang Bersama ISIS

News | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 06:01 WIB

Kanada Tembak Mati Terduga ISIS

Kanada Tembak Mati Terduga ISIS

News | Kamis, 11 Agustus 2016 | 13:54 WIB

Mahasiswa Kedokteran Unair Diduga Gabung dengan ISIS

Mahasiswa Kedokteran Unair Diduga Gabung dengan ISIS

News | Rabu, 10 Agustus 2016 | 01:03 WIB

Didakwa Jadi Mata-mata, Ilmuwan Nuklir Iran Ini Digantung

Didakwa Jadi Mata-mata, Ilmuwan Nuklir Iran Ini Digantung

News | Senin, 08 Agustus 2016 | 09:18 WIB

Boko Haram Pecah Gara-gara ISIS

Boko Haram Pecah Gara-gara ISIS

News | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 10:11 WIB

Kepergok Merokok, ISIS Tangkap 50 Orang

Kepergok Merokok, ISIS Tangkap 50 Orang

News | Kamis, 04 Agustus 2016 | 17:02 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB