Ruhut Sitompul Dicopot Sebagai Jubir Partai Demokrat?

Adhitya Himawan | Bagus Santosa | Suara.com

Senin, 22 Agustus 2016 | 11:10 WIB
Ruhut Sitompul Dicopot Sebagai Jubir Partai Demokrat?
Ruhut Sitompul [suara.com/Adrian Mahakam]

Beredar pesan masal tentang penonaktifan Ruhut Sitompul sebagai Kordinator Juru Bicara Partai Demokrat. Ketua DPP Didik Mukrianto membenarkan informasi itu. Menurutnya, reposisi ini dilakukan untuk penyegaran. ‎

‎"Itu hanya reposisi dalam rangka penyegaran. Bang Ruhut itu kan sebelumnya, Jubir Demokrat. Nah sekarang dia hanya Ketua Departemen Polhukam," kata Didik dihubungi, Senin (22/8/2016).

Menurutnya, reposisi ini bukan pemecatan. Keputusan ini sudah diambil oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam rapat di DPP, kemarin.

"Untuk pengganti Ruhut belum ada sampai saat ini, masih dibahas dan dibicarakan oleh DPP," kata Didik.

Dikonfirmasi terpisah, Ruhut mengatakan ‎belum tahu informasi ini. Namun, menurutnya hal ini adalah hal yang biasa saja. Sebab saat ini dia masih punya jabatan di DPP Partai dan masih duduk di kursi Komisi III DPR RI.‎

"Nggak apa-apa, aku makin senang, makin beken," ujarnya.

Menurutnya, reposisi ini dikarenakan dirinya memiliki pendapat yang berbeda dengan partai. Di antaranya, pandangannya soal kolega Demokratnya di Komisi III, Putu Sudiartana yang tersangkut kasus korupsi. Kemudian, soal dukungannya terhadap Archandra Tahar dan Gloria lantaran maslaah dwi kewarganegaraan. Serta, dukungan Ruhut kepada Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta.

"Tapi yang penting, Demokrat bukan partai pertama ku. Demokrat partai terakhir ku. Kalau orang mungkin pindah partai, aku nggak. Aku bukan kutu loncat, aku cuma jadi independen kaya Ahok," kata Ruhut.

Berikut pesan masal yang beredar tentang reposisi Ruhut Sitompul;‎
Dari        : Ketum PD
Kepada  : Sdr Ruhut Sitompul

1. Saya mengikuti dinamika perpolitikan dewasa ini dan saya nilai saudara benar-benar tidak mengikuti kebijakan dan garis partai terutama Ketum PD krn pernyataan-pernyataan yg saudara keluarkan tidak mencerminkan posisi PD dan garis saya selaku Ketum PD.

2. Sudah cukup sering saya berikan peringatan terhadap pernyataan saudara tetapi tidak diindahkan. Terus terang ini sangat merugikan kepentingan PD kedepan.

3. Melalui sistem yg belaku di PD saya mempertimbangkan tindakan yang tepat untuk saudara. Dan untuk sementara saya menonaktifkan kedudukan saudara sebagai koordinator Jubir PD.

4.  Untuk diindahkan dan dilaksanakan.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Archandra, Ruhut: Ada yang Mimpi Jadi Menteri ESDM

Soal Archandra, Ruhut: Ada yang Mimpi Jadi Menteri ESDM

News | Senin, 15 Agustus 2016 | 14:33 WIB

Tanggapan SBY soal Koalisi Kekeluargaan

Tanggapan SBY soal Koalisi Kekeluargaan

News | Kamis, 11 Agustus 2016 | 14:17 WIB

Ruhut Akui Demokrat Tak Punya Kader Buat Diusung ke DKI 1

Ruhut Akui Demokrat Tak Punya Kader Buat Diusung ke DKI 1

News | Rabu, 03 Agustus 2016 | 15:06 WIB

Nasdem Ungkap Sebenarnya Sejak Awal Ahok Mau Maju Lewat Partai

Nasdem Ungkap Sebenarnya Sejak Awal Ahok Mau Maju Lewat Partai

News | Selasa, 02 Agustus 2016 | 13:40 WIB

Cara Nasdem Lobi PDIP Buat Dukung Ahok Beda dengan Hanura

Cara Nasdem Lobi PDIP Buat Dukung Ahok Beda dengan Hanura

News | Selasa, 02 Agustus 2016 | 12:46 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB