Jokowi Punya Ketakutan Dicap Antek PKI

Siswanto, Erick Tanjung

Kamis, 25 Agustus 2016 | 15:39 WIB
Jokowi Punya Ketakutan Dicap Antek PKI
Ketua Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965 - 1966 Bedjo Untung di kantor Watimpres, Jalan Veteran, Jakarta Pusat [suara.com/Erick Tanjung]
Para korban dan keluarga korban tragedi 1965, hari ini, menemui Dewan Pertimbangan Presiden untuk menuntut sikap pemerintah dalam menyelesaikan kasus pelanggaran hak asasi manusia periode 1965 - 1966.

Dalam pertemuan tadi, anggota Bidang Hukum dan HAM Wantimpres Sidarto Danusubroto mengatakan Presiden Joko Widodo menunggu waktu yang tepat untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu.

Sidarto kemudian menjelaskan alasan Presiden Jokowi tidak menyinggung penyelesaian kasus tragedi 65 dalam pidato HUT RI yang ke 71 di Istana Negara pada 17 Agustus 2016.

‎"Tadi Pak Sidarto mengatakan setelah melalui pertimbangan yang alot (berat), memang diakui bahwa mengapa dalam pidato Presiden (HUT RI ke 71) tidak menyinggung kasus tragedi 65. Tapi dia bilang, percayalah Jokowi sebagai Presiden yang nasibnya sama dengan bapak-bapak, beliau hidup di bantaran kali, sangat sederhana. Dia bilang tunggu timing (waktu) yang tepat," kata Ketua Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965 - 1966 Bedjo Untung di kantor Watimpres, Jalan Veteran, Jakarta Pusat.

Sidarto juga menceritakan kekhawatiran Jokowi mendapat stigma antek Partai Komunis Indonesia jika menyelesaikan permasalah tragedi 65. Sidarto yang pernah menjabat ajudan Presiden Soekarno juga pernah dicap bagian dari pemberontak oleh aparat di era Orde Baru.

"Dia (Jokowi) takut, belum apa-apa sudah dicap segala macam, seperti kita ketahui Jokowi kan juga dicap PKI dan sebagainya. Inilah yang dihindari, tadi bapak Wantimpres memberikan semangat bahwa keluarganya sendiri juga punya nasib yang sama. Saudara-saudaranya ada yang ditangkap dan ditahan. Beliau sendiri (Sidarto) kena stigma C2, artinya senasib dengan kami," ujar dia.

Setelah mendengar pemaparan Sidarto, Bedjo yakin Jokowi akan menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu. Sat ini, Jokowi masih fokus pada persoalan ekonomi nasional.

"Karena itu kami meyakini tinggal tunggu waktu yang tepat Presiden Jokowi pada akhirnya akan menyelesaikan kasus ini. Fokos Jokowi terkait masalah politik, kegaduhan sudah dieliminir, sekarang Jokowi fokus ekonomi. Dia bilang APBN sudah mulai diperketat, banyak penghematan dan pemotongan, karena itu sekali lagi bersabar," tutur Bedjo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arsitektur Sunyi 'Kremlin', Ruang Siksa Rahasia Orba yang Sengaja Dilupakan

Arsitektur Sunyi 'Kremlin', Ruang Siksa Rahasia Orba yang Sengaja Dilupakan

Liks | Selasa, 30 September 2025 | 19:26 WIB

Ketika DN Aidit dan Petinggi PKI Khusyuk Berdoa...

Ketika DN Aidit dan Petinggi PKI Khusyuk Berdoa...

News | Senin, 22 September 2025 | 17:13 WIB

Mengapa PKI Tidak Dibubarkan Soekarno Bahkan Setelah G30S? Ini 5 Alasannya

Mengapa PKI Tidak Dibubarkan Soekarno Bahkan Setelah G30S? Ini 5 Alasannya

News | Senin, 30 September 2024 | 15:22 WIB

Sandur, Seni Tradisional yang Pernah Dicap PKI, Kini Bangkit dari Bayang-Bayang G30S

Sandur, Seni Tradisional yang Pernah Dicap PKI, Kini Bangkit dari Bayang-Bayang G30S

Video | Kamis, 26 September 2024 | 12:05 WIB

DN Aidit: Pahlawan yang Dilupakan atau Dalang G30S? Mengungkap Fakta di Balik Kontroversi

DN Aidit: Pahlawan yang Dilupakan atau Dalang G30S? Mengungkap Fakta di Balik Kontroversi

Video | Selasa, 24 September 2024 | 11:05 WIB

Riwayat Karier Ribka Tjiptaning, Politisi Keturunan PKI yang Kini Jadi Anggota DPR

Riwayat Karier Ribka Tjiptaning, Politisi Keturunan PKI yang Kini Jadi Anggota DPR

News | Jum'at, 06 September 2024 | 11:35 WIB

Negara Harus Pulihkan Aset Korban Pelanggaran HAM Berat 1965 - 1966

Negara Harus Pulihkan Aset Korban Pelanggaran HAM Berat 1965 - 1966

News | Rabu, 10 Mei 2023 | 15:50 WIB

Peristiwa Madiun 1948: Dikaitkan Gerakan 30 September 1965 dan Memori Atas Tragedi yang Terus Diwariskan

Peristiwa Madiun 1948: Dikaitkan Gerakan 30 September 1965 dan Memori Atas Tragedi yang Terus Diwariskan

Video | Jum'at, 30 September 2022 | 12:15 WIB

Tragedi Madiun 1948: Sejarah Kelam, Narasi Alternatif dan Rekonsiliasi

Tragedi Madiun 1948: Sejarah Kelam, Narasi Alternatif dan Rekonsiliasi

News | Kamis, 29 September 2022 | 17:03 WIB

Sejarah G30S Singkat, Peristiwa Pengkhianatan Terbesar di Indonesia

Sejarah G30S Singkat, Peristiwa Pengkhianatan Terbesar di Indonesia

News | Selasa, 27 September 2022 | 14:46 WIB

Terkini

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:25 WIB

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:20 WIB

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:17 WIB

Siapa Ferry Boboho? Saksi Kunci yang Buka-bukaan di Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Siapa Ferry Boboho? Saksi Kunci yang Buka-bukaan di Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:14 WIB

Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan Damai dengan Iran Jelang Pemilu Sela AS

Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan Damai dengan Iran Jelang Pemilu Sela AS

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:13 WIB

Kemenkeu Optimistis Kejar Pertumbuhan 6% Lewat Kebijakan Fiskal Terukur

Kemenkeu Optimistis Kejar Pertumbuhan 6% Lewat Kebijakan Fiskal Terukur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:11 WIB

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:09 WIB

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:07 WIB

PPP Memanas! Taj Yasin Dicopot dari Sekjen dan Agus dari Waketum, Mardiono Beberkan Pemicunya

PPP Memanas! Taj Yasin Dicopot dari Sekjen dan Agus dari Waketum, Mardiono Beberkan Pemicunya

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:06 WIB

Kisah Rahman Sopir Bengkel Asal Kalimantan Ketiban Rezeki Miliarder Yamaha 2026

Kisah Rahman Sopir Bengkel Asal Kalimantan Ketiban Rezeki Miliarder Yamaha 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 11:05 WIB

×