Presiden Filipina Menyesal Sebut Ibu Obama Pelacur

Liberty Jemadu

Selasa, 06 September 2016 | 14:23 WIB
Presiden Filipina Menyesal Sebut Ibu Obama Pelacur
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte di Vientiane, Laos [Reuters/Soe Zeya].

Suara.com - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengaku menyesal telah menyebut Presiden Amerika Serikat, Barack Obama sebagai "anak pelacur". Penyesalan itu disampaikan setelah Obama memutuskan untuk membatalkan pertemuan keduanya yang sedianya digelar di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Vientiane, Laos pekan ini.

"Komentar keras saya dipicu oleh pertanyaan para wartawan yang menimbulkan stres, kami juga menyesal karena komentar itu telah menghina Presiden AS secara pribadi," bunyi penyesalan Duterte seperti yang dibacakan juru bicaranya, Ernesto Abella.

Abella menambahkan bahwa pertemuan dengan Obama akan ditunda ke lain waktu.

Duterte dalam sebuah jumpa pers Senin (5/9/2016), sebelum berangkat menuju Laos, menyebut Obama sebagai anak pelacur saat menjawab wartawan yang bertanya bagaimana dia menjelaskan kepada Obama tentang pembunuhan ribuan orang yang diduga terlibat dalam pengedaran narkotika di Filipina.

"Anak pelacur, saya akan mengutuknya di forum itu," kata Duterte menjawab pertanyaan itu.

Setibanya di Vientiane pada Senin siang, Duterte tampaknya sudah menyesali kata-kata jorok yang keluar dari mulutnya.

"Saya tak ingin bertengkar dengannya. Dia adalah presiden dari negara paling berkuasa di planet ini," jawab Duterte ketika ditanya wartawan soal komentar sebelumnya.

Adapun Obama, yang sebelumnya sudah mengatakan akan menggelar pertemuan pertamanya dengan Duterte, yang baru terpilih sebagai Presiden Filipina dua bulan lalu, memutuskan untuk membatalkan pertemuan. Obama memilih untuk bertemu dengan Presiden Korea Selatan.

Mulut Duterte memang terkenal kotor. Sebelumnya dia pernah menyebut Duta Besar AS untuk Filipina sebagai "homoseksual yang ibunya seorang pelacur". Ibu Paus Fransiskus juga pernah ditudingnya sebagai pelacur, demikian juga ibu para uskup se-Filipina.

Tetapi yang lebih memprihatinkan dari mulut Duterte adalah kebijakan penumpasan pengedaran narkotika di Filipina. Dua bulan sejak Duterte berkuasa, sudah sekitar 2.400 orang tewas dibunuh di seluruh Filipina karena diduga terlibat dalam pengedaran narkotika. Mereka tewas tanpa proses peradilan.

Kebijakan keras tanpa peradilannya ini yang sering menjadi kritik dunia, termasuk AS dan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Menanggapi kritik dunia internasional, Duterte selalu mengatakan bahwa semua itu "omong-kosong".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Barack Obama Turun Gunung, Sebut Donald Trump 'Rekor Terburuk' Presiden AS

Barack Obama Turun Gunung, Sebut Donald Trump 'Rekor Terburuk' Presiden AS

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos

Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:28 WIB

Wakil Presiden Dimakzulkan DPR! Perang Dinasti Politik Filipina Memanas Jelang Pemilu 2028

Wakil Presiden Dimakzulkan DPR! Perang Dinasti Politik Filipina Memanas Jelang Pemilu 2028

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41 WIB

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:34 WIB

4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama

4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:41 WIB

Direktur Inteljen AS Tuduh Barack Obama Berkhianat Karena 'Manipulasi' Pemilu

Direktur Inteljen AS Tuduh Barack Obama Berkhianat Karena 'Manipulasi' Pemilu

News | Minggu, 20 Juli 2025 | 11:02 WIB

Dukung Benjamin Netanyahu Ditangkap, Wakil Ketua MPR Bandingkan dengan Kasus Presiden Filipina

Dukung Benjamin Netanyahu Ditangkap, Wakil Ketua MPR Bandingkan dengan Kasus Presiden Filipina

News | Sabtu, 19 April 2025 | 17:16 WIB

Segini Harta Kekayaan Michelle Obama yang Kena Rumor Perceraian dengan Barack Obama

Segini Harta Kekayaan Michelle Obama yang Kena Rumor Perceraian dengan Barack Obama

Bisnis | Jum'at, 11 April 2025 | 08:45 WIB

Diterpa Rumor Perceraian dengan Barack Obama, Michelle Obama Ungkap Fakta Sebenarnya!

Diterpa Rumor Perceraian dengan Barack Obama, Michelle Obama Ungkap Fakta Sebenarnya!

News | Kamis, 10 April 2025 | 16:46 WIB

Duterte Ditangkap dan Diadili, 20.000 Pendukung Mengguncang Filipina!

Duterte Ditangkap dan Diadili, 20.000 Pendukung Mengguncang Filipina!

News | Senin, 17 Maret 2025 | 04:50 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×