Ini yang Sebenarnya Terjadi Saat Obama Turun Pesawat Tanpa Karpet

Ruben Setiawan | Suara.com

Selasa, 06 September 2016 | 16:12 WIB
Ini yang Sebenarnya Terjadi Saat Obama Turun Pesawat Tanpa Karpet
Presiden Barack Obama turun dari pesawat di Bandara Hangzhou, Cina. (Reuters)

Suara.com - Kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Bandara Hangzhou, Cina, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi G20 masih jadi bahasan hangat sejumlah media Barat. Otoritas Cina, yang tidak menyediakan tangga khusus berkarpet merah, dinilai menghina presiden dari Negara Adikuasa tersebut. Namun, belakangan, seperti dilansir surat kabar NYTimes, insiden tersebut sebenarnya terjadi lantaran miskomunikasi.

Seperti diberitakan, Obama tiba di Hangzhou dengan pesawat kepresidenan Air Force One. Namun, tak seperti pada kunjungannya di negara-negara lain, Obama terpaksa turun dengan tangga pesawat, bukan dengan tangga khusus berkarpet merah yang disediakan otoritas setempat.

NYTimes, mengutip pernyataan seorang pejabat senior pemerintahan, melansir bahwa sebenarnya otoritas Cina sudah menyetujui permintaan pejabat Gedung Putih untuk menyediakan tangga khusus dengan mobil di bawahnya tersebut. Namun, otoritas Cina menolak permintaan untuk menyediakan seorang pengemudi yang bisa berbahasa Inggris.

Kepada South China Morning Post, seorang pejabat Cina menjelaskan bahwa pihak Gedung Putih menolak usulan Cina untuk menyertakan seorang penerjemah bagi si sopir, agar bisa memahami instruksi dari pihak keamanan. Alhasil, otoritas Cina akhirnya kembali ke rencana awal dan mengizinkan Obama menggunakan tangga bandara. Namun, saat itu diputuskan, semua sudah terlambat.

Obama akhirnya terpaksa menggunakan tangga darurat yang memang terpasang di pesawat Air Force One. Tangga yang terletak agak dekat ekor pesawat tersebut memang disediakan untuk kondisi tertentu.

Mantan duta besar Meksiko untuk Cina Jorge Guajardo, menilai insiden itu bukanlah sebuah miskomunikasi. Menurutnya, apa yang terjadi merupakan bukti arogansi Cina.

"Ini adalah bagian dari nasionalisme yang kian mengkhawatirkan. Apa yang terjadi ibarat Cina berusaha menyampaikan pesan yang berbunyi kurang lebih: "Cina menentang negara-negara adikuasa," kata Guajardo.

Pendapat senada datang dari Bill Bishop, pakar Cina yang pernah tinggal di negara tersebut selama 10 tahun.

"Ini jelas seperti pernyataan: 'Lihat, kami bisa membuat Presiden Amerika keluar dari buntut pesawat'," ujar Bishop kepada The Guardian.

Ketegangan memang terjadi di landasan saat Obama mendarat. Seorang pejabat Cina bahkan sempat meneriaki para jurnalis Gedung Putih yang menyertai Obama dalam kunjungan tersebut.

Para jurnalis biasanya ditempatkan di bawah sayap Air Force One untuk mengabadikan Obama keluar dari pesawat. Namun, pada Sabtu, para jurnalis berdiri di belakang tambang biru yang dipasang pihak keamanan Cina. Kendati demikian, seorang pejabat menilai para jurnalis masih terlalu dekat dengan Obama. Ia pun sempat berteriak: "Ini negara kami!".

Mengomentari insiden tersebut, Obama mencoba santai dan tidak berlebihan.

"Ini bisa menyebabkan friksi. Ini bukan pertama kalinya hal ini terjadi. Ini tidak terjadi di Cina saja," ujar Obama.

Obama mengatakan, hal serupa juga terjadi saat dirinya berkunjung ke sejumlah negara lain. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Direktur Inteljen AS Tuduh Barack Obama Berkhianat Karena 'Manipulasi' Pemilu

Direktur Inteljen AS Tuduh Barack Obama Berkhianat Karena 'Manipulasi' Pemilu

News | Minggu, 20 Juli 2025 | 11:02 WIB

Segini Harta Kekayaan Michelle Obama yang Kena Rumor Perceraian dengan Barack Obama

Segini Harta Kekayaan Michelle Obama yang Kena Rumor Perceraian dengan Barack Obama

Bisnis | Jum'at, 11 April 2025 | 08:45 WIB

Diterpa Rumor Perceraian dengan Barack Obama, Michelle Obama Ungkap Fakta Sebenarnya!

Diterpa Rumor Perceraian dengan Barack Obama, Michelle Obama Ungkap Fakta Sebenarnya!

News | Kamis, 10 April 2025 | 16:46 WIB

Moment Langka! Trump dan Obama Terlihat Akrab saat Pemakaman Jimmy Carter

Moment Langka! Trump dan Obama Terlihat Akrab saat Pemakaman Jimmy Carter

News | Jum'at, 10 Januari 2025 | 16:39 WIB

Kalah Pemilu, Obama Puji Kamala Harris dan Tim Walz "Pelayan Masyarakat Luar Biasa"

Kalah Pemilu, Obama Puji Kamala Harris dan Tim Walz "Pelayan Masyarakat Luar Biasa"

News | Kamis, 07 November 2024 | 08:30 WIB

Mengenal Sosok Melli Darsa Junior Barack Obama, Kini Maju di Pilkada Bogor Dampingi Sendi Fardiansyah

Mengenal Sosok Melli Darsa Junior Barack Obama, Kini Maju di Pilkada Bogor Dampingi Sendi Fardiansyah

Kotak Suara | Senin, 28 Oktober 2024 | 11:42 WIB

Barack Obama Ngerap Lagu Eminem di Kampanye Kamala Harris, Disambut Sorak-sorai Massa Pendukung

Barack Obama Ngerap Lagu Eminem di Kampanye Kamala Harris, Disambut Sorak-sorai Massa Pendukung

Entertainment | Kamis, 24 Oktober 2024 | 07:10 WIB

"Orang yang Menyebalkan!", Donald Trump dan Obama Saling Serang Jelang Pilpres AS

"Orang yang Menyebalkan!", Donald Trump dan Obama Saling Serang Jelang Pilpres AS

News | Rabu, 23 Oktober 2024 | 15:36 WIB

Ajak Warga Amerika Serikat Untuk Pilih Kamala Harris, Barack Obama Ungkap Alasannya

Ajak Warga Amerika Serikat Untuk Pilih Kamala Harris, Barack Obama Ungkap Alasannya

News | Minggu, 13 Oktober 2024 | 12:57 WIB

Barack Obama Tuduh Trump Manipulasi Bencana untuk Kepentingan Politik

Barack Obama Tuduh Trump Manipulasi Bencana untuk Kepentingan Politik

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 14:34 WIB

Terkini

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:35 WIB

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:32 WIB

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:27 WIB

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:15 WIB

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:11 WIB

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:06 WIB

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:51 WIB