Petani Perempuan Zambia Jual Diri karena Sawah Kekeringan

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 08 September 2016 | 06:07 WIB
Petani Perempuan Zambia Jual Diri karena Sawah Kekeringan
Ilustrasi praktik prostitusi (Shutterstock).

Suara.com - Gagal panen yang berulang di Zambia dikarenakan tanah di sana dilanda kekeringan. Petani makin miskin dan tidak mempunyai penghasilan untuk bertahan hidup.

Situasi itu memaksa Christine Mwenda, seorang petani skala kecil di wilayah Mumbwa, Zambia untuk melakukan apa yang sebelumnya tak terpikirkan.

Sejak 2014, perempuan 37 tahun menjual tubuhnya untuk kebutuhan seks para lelaki di ibukota Zambia, Lusaka. Bayarannya perhari lebih baik dari hasil panen jagung tiap 3 bulan. Namun penghasilan itu bisa memberi makan 4 anaknya.

"Rata-rata saya mendapatkan penghasilan sebanyak 500 kwacha (5 dolar AS) pada hari yang baik," kata Mwenda, bukan nama sebenarnya.

Seperti jutaan warga Zambia, Mwenda telah berjuang memenuhi kebutuhan makanan yang terus melonjak. Sementara kekeringan berkepanjangan diperburuk tahun ini oleh El Nino, pemanasan permukaan Samudra Pasifik yang mengarah ke panas, kondisi kering.

"Sementara itu kita perlu membayar anak-anak untuk sekolah."

Risiko HIV

Sekitar 54 persen dari 16 juta orang penduduk Zambia hidup dalam kemiskinan. Kebanyakan dari mereka perempuan, demikian data Kantor Pusat Statistik Zambia April lalu.

Banyak dari kemiskinan Zambia terkonsentrasi di daerah pedesaan. Menurut laporan 2014 United Nations Development Programme (UNDP), kemiskinan diperkirakan empat kali lebih tinggi di pedesaan ketimbang di perkotaan.

Lucy Bwalya, seorang akademisi di Cavendish University di Lusaka, mengatakan banyak perempuan muncul di kota-kota berharap untuk menjadi pedagang, menjajakan pakaian atau bahan makanan.

Namun, meningkatnya jumlah peralihan ke prostitusi, mempertaruhkan penangkapan, kekerasan dan penyakit menular seksual.

"Prostitusi adalah cara termudah dan perempuan ini berakhir mempertaruhkan penyakit seperti HIV dan AIDS," kata Bwalya

Menurut 2013/2014 survei demografi dan kesehatan, tingkat prevalensi HIV Zambia antara berusia 15 dan 49. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dalam Aksinya, AR Gunakan Aplikasi Kencan "Grindr"

Dalam Aksinya, AR Gunakan Aplikasi Kencan "Grindr"

News | Rabu, 07 September 2016 | 20:19 WIB

Belum Ada Tersangka Baru Kasus Prostitusi Gay Berondong

Belum Ada Tersangka Baru Kasus Prostitusi Gay Berondong

News | Rabu, 07 September 2016 | 16:03 WIB

Usai Bekuk Tiga Orang, Polisi Duga Ada Banyak Germo Gay Berondong

Usai Bekuk Tiga Orang, Polisi Duga Ada Banyak Germo Gay Berondong

News | Senin, 05 September 2016 | 14:08 WIB

Busyet, Korban Gay Berondong Tambah Jadi 148 Anak

Busyet, Korban Gay Berondong Tambah Jadi 148 Anak

News | Senin, 05 September 2016 | 13:15 WIB

Ada Banyak Kondom di Kos Germo Gay Berondong

Ada Banyak Kondom di Kos Germo Gay Berondong

News | Jum'at, 02 September 2016 | 19:50 WIB

Puan Ingin Polisi Bongkar Sindikat Prostitusi Gay Berondong

Puan Ingin Polisi Bongkar Sindikat Prostitusi Gay Berondong

News | Jum'at, 02 September 2016 | 16:16 WIB

99 Anak Dijual ke Gay: 27 Masih Bocah, 72 Sudah Dewasa

99 Anak Dijual ke Gay: 27 Masih Bocah, 72 Sudah Dewasa

News | Jum'at, 02 September 2016 | 16:10 WIB

Mengenal AR, Si Germo Prostitusi Gay Berondong Puncak

Mengenal AR, Si Germo Prostitusi Gay Berondong Puncak

News | Kamis, 01 September 2016 | 21:09 WIB

FPPP DPR Minta Pelaku Prostitusi Gay Online Dihukum Berat

FPPP DPR Minta Pelaku Prostitusi Gay Online Dihukum Berat

News | Kamis, 01 September 2016 | 20:46 WIB

Terkini

Hakim PN Jaksel Batalkan Penangkapan Roy Suryo, Ini Alasan Lengkapnya

Hakim PN Jaksel Batalkan Penangkapan Roy Suryo, Ini Alasan Lengkapnya

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:15 WIB

Sebut Prabowo Perlu Membumi! Aliansi Perempuan Soroti Kerusakan Republik dan Konflik Papua

Sebut Prabowo Perlu Membumi! Aliansi Perempuan Soroti Kerusakan Republik dan Konflik Papua

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:14 WIB

DiSembunyikan di Gudang Siantar, Land Cruiser Rp2 Miliar Bupati Kuansing Akhirnya Ditowing KPK

DiSembunyikan di Gudang Siantar, Land Cruiser Rp2 Miliar Bupati Kuansing Akhirnya Ditowing KPK

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:00 WIB

Desain Mewah Gambir Jadi Lifestyle Hub, KAI Masih Rahasiakan Kapan Proyek Dimulai

Desain Mewah Gambir Jadi Lifestyle Hub, KAI Masih Rahasiakan Kapan Proyek Dimulai

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:56 WIB

Bayar Zakat Bisa Sekaligus Pangkas Pajak? MUI Dorong Pemerintah Ubah Skema Tax Credit

Bayar Zakat Bisa Sekaligus Pangkas Pajak? MUI Dorong Pemerintah Ubah Skema Tax Credit

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51 WIB

Pekerja di Roxy Mas Tewas Terjepit Lift Anjlok! Jasad Tergantung di Lantai 2 dan 3

Pekerja di Roxy Mas Tewas Terjepit Lift Anjlok! Jasad Tergantung di Lantai 2 dan 3

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:36 WIB

Puan Jelaskan Makna Filosofis Gedung DPR RI ke PM Modi: Simbol Perjuangan Bangsa Berkembang

Puan Jelaskan Makna Filosofis Gedung DPR RI ke PM Modi: Simbol Perjuangan Bangsa Berkembang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:34 WIB

Puan Sambut Narendra Modi di DPR, Hubungan Parlemen Indonesia-India Diperkuat

Puan Sambut Narendra Modi di DPR, Hubungan Parlemen Indonesia-India Diperkuat

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:27 WIB

Buntut Penembakan Ibu Hamil, Massa API Demo di Komnas HAM: Hentikan Pembunuhan Rakyat di Papua!

Buntut Penembakan Ibu Hamil, Massa API Demo di Komnas HAM: Hentikan Pembunuhan Rakyat di Papua!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:17 WIB

Bobby Terima Penghargaan Adinata Syariah, Bukti Sumut Berkontribusi bagi Penguatan Ekonomi Nasional

Bobby Terima Penghargaan Adinata Syariah, Bukti Sumut Berkontribusi bagi Penguatan Ekonomi Nasional

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:13 WIB

×