Polisi Ringkus 3 Pelaku dari Komplotan Penyanderaan Pondok Indah

Dythia Novianty, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 08 September 2016 | 10:49 WIB
Polisi Ringkus 3 Pelaku dari Komplotan Penyanderaan Pondok Indah
Polisi menggiring satu dari dua pelaku yang melakukan perampokan rumah di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Sabtu (3/9). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), telah meringkus tiga pelaku lain yang diduga ikut membantu dua tersangka penyanderaan keluarga mantan petinggi Exxonmobil, Asep Sulaiman. Tiga pelaku berinisial RHN, HS dan SAS ditangkap pada Rabu (7/9/2016) malam, saat petugas menggerebek dua lokasi berbeda di kawasan Banten.

"Setelah menemukan mobil yang ditinggal di pinggir jalan, kami melakukan pengembangan dan menangkap RHN dan HS di cilegon sekitar pukul 17.30 WIB," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besat Awi Setiyono saat dikonfirmasi, Kamis (8/9/2016)

Menurut Awi, RHN berperan sebagai pengemudi mobil yang membawa tersangka AJS dan S saat mendatangi kediaman Asep di Jalan Bukit Hijau IX, nomor 17, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (3/9/2016).

"RHN ini driver mobil fortuner yang digunakan untuk ngedrop para pelaku di Pondok Indah," kata Awi.

Setelah menangkap RHN, petugas kemudian bergerak menangkal SAS di kawasan Tangerang, Banten, pada pukul 21.30 WIB. Sedangkan HS, yang bukan merupakan target operasi ditangkap bersamaan dengan RHN. Dalam penangkapan ketiganya, poliss masih memburu satu orang yang sudah menjadi target operasi kasus penyanderaan tersebut.

"Jadi, masih ada satu orang lagi yang masih kami cari. HS itu sebenarnya bukan target kami tapi karena dia membantu menyembunyikan tersangka, makanya kami bekuk," terang Awi.

Sebelumnya, polisi telah menangkap AJS dan S dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya ditangkap usai polisi berhasil menyelamatkan keluarga Asep dalam drama penyanderaan yang dilakukan para perampok bersenjata api.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Temukan Mobil Penyandera Orang Kaya Pondok Indah

Polisi Temukan Mobil Penyandera Orang Kaya Pondok Indah

News | Rabu, 07 September 2016 | 17:23 WIB

Penyandera Orang Kaya Pondok Indah Beli Pistol dari Pensiunan

Penyandera Orang Kaya Pondok Indah Beli Pistol dari Pensiunan

News | Selasa, 06 September 2016 | 19:22 WIB

Sikap Otak Penyandera Orang Kaya Pondok Indah Bikin Polisi Susah

Sikap Otak Penyandera Orang Kaya Pondok Indah Bikin Polisi Susah

News | Selasa, 06 September 2016 | 18:25 WIB

Polisi Usut Dugaan Kepemilikan Senpi Penyandera di Pondok Indah

Polisi Usut Dugaan Kepemilikan Senpi Penyandera di Pondok Indah

News | Selasa, 06 September 2016 | 17:50 WIB

Kasus Sandera Orang Kaya, Kepala Security Exxon akan Diperiksa

Kasus Sandera Orang Kaya, Kepala Security Exxon akan Diperiksa

News | Selasa, 06 September 2016 | 17:23 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:48 WIB

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:46 WIB

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:44 WIB

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:43 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:26 WIB

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:25 WIB

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

×