Polisi Prancis Tangkap Bocah 15 Tahun Terduga ISIS

Madinah Suara.Com
Senin, 12 September 2016 | 14:28 WIB
Polisi Prancis Tangkap Bocah 15 Tahun Terduga ISIS
Sejumlah polisi Prancis berjaga-jaga di lokasi penangkapan tiga terduga teroris. [REUTERS/Christian Hartmann]

Suara.com - Polisi Prancis menangkap bocah laki-laki berumur 15 tahun diduga anggota kelompok militan ISIS yang dicurigai terlibat dalam serangkaian teror di Paris.

Saat ini, bocah tersebut ditahan di penjara pemerintah setelah Prancis memberlakukan darurat teror 13 November yang menewaskan 130 orang. Dia disinyalir merencakan serangan bom di area publik di Paris.

Menurut sumber, bocah tadi merupakan jaringan dari milisi Prancis Rashid Kassim. Si bocah dikabarkan merupakan keluarga dari dua teroris perempuan yang membawa tabung gas di dalam mobil yang ditangkap polisi pekan lalu.

Salah satu terduga teror perempuan sebelum sempat menusuk polisi sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan dengan timah panas. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI