Tak Ingin Muluk-muluk, Ini Target Jateng di PON 2016

Rizki Nurmansyah

Kamis, 15 September 2016 | 14:39 WIB
Tak Ingin Muluk-muluk, Ini Target Jateng di PON 2016
Logo PON XIX/2016 Jawa Barat

Suara.com - Kontingen Jawa Tengah tak ingin muluk-muluk dalam menetapkan target pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di Jawa Barat. Total, Jateng menargetkan meraih 60 medali emas pada pesta olahraga nasional tersebut. 

Misi ini bukan tanpa hitung-hitungan. Estimasi tersebut didasarkan pada hasil babak kualifikasi PON beberapa waktu silam, dimana kontingen Jateng merebut 75 medali emas, 85 medali perak, dan 57 medali perunggu.

"Dengan target 60 emas tersebut, dalam hitung-hitungan kita maka Jateng akan berada pada peringkat keempat (di bawah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Timur," kata Ketua Umum KONI Jateng, Hartono, di Semarang, Kamis (15/9/2016).

"Untuk pesaing, Kalimantan Timur, Riau, dan Sumatra Selatan akan jadi kuda hitam bagi Jateng untuk memperebutkan posisi empat besar," sambungnya.

Pada multievent empat tahunan ini, Jateng menerjunkan 611 atletnya yang akan turun di 41 cabang olahraga. Jumlah ini belum termasuk ofisial tim, seperti manajer (40 orang), pelatih/asisten pelatih (171 orang), ofisial (53 orang), panitia inti (75 orang), serta panitia pendukung (123 orang).

PON 2016 sendiri mempertandingkan 44 cabang olahraga. Pihak Jateng tidak turun pada tiga cabang, yakni softball/baseball, drum band karena memang tidak lolos dari babak kualifikasi dan ski air karena memang tidak menurunkan atletnya.

Selain mengikuti cabang olahraga yang memperebutkan medali, KONI Jateng juga menerjunkan atletnya yang mengikuti pertandingan ekshibisi di PON 2016.

Secara rinci Hartono menyebutkan Jateng menurunkan semua atletnya pada 10 pertandingan ekshibisi diantaranya woodball, bola tangan, korfball, gateball, barongsai, arung jeram, muaythai, yongmudo, basket 3 on 3, dan soft tenis.

Sementara itu, untuk persiapan pertandingan PON 2016 ini, pihak Pemerintah Provinsi Jateng menganggarkan Rp62,656 miliar. Angka tersebut lebih kecil dari yang diajukan sebelumnya lantaran terkena efisiensi anggaran. 

"Sebenarnya kita mengajukan anggaran Rp70 miliar, tetapi diefisiensi hanya Rp62,656 miliar. Sedangkan sisanya untuk pemberian bonus atlet peraih medali di PON Jabar," kata Hartono.

Hartono menambahkan, untuk total bonus disediakan anggaran sebesar Rp8,1 miliar. Terkhusus bagi peraih medali emas, pihak KONI Jateng menyiapkan dana sebesar Rp200 juta.

Anggaran yang disiapkan Pemprov Jateng itu sendiri sudah mencakup pelaksanaan pemusatan latihan daerah (pelatda) yang digelar sejak awal Januari 2016 hingga pemberangkatan kontingen ke Jabar.

Hartono menjelaskan, jika dibandingkan dengan provinsi lain Jateng kalah jauh dalam penganggaran. Bahkan berdasarkan info yang berkembang, pihak Jawa Timur menganggarkan Rp360 miliar untuk PON 2016 dan jumlah itu belum termasuk bonus atlet peraih medali.

"Tetapi kita tetap siap dan berbuat maksimal untuk menghasilkan prestasi terbaik di Jabar," pungkas Hartono. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Harga Emas di Pegadaian Naik! Cek Rincian Logam Mulia Galeri24 dan UBS Hari Ini

Harga Emas di Pegadaian Naik! Cek Rincian Logam Mulia Galeri24 dan UBS Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Mengapa Sepatu Putih Berubah Kuning setelah Dicuci? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Mengapa Sepatu Putih Berubah Kuning setelah Dicuci? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Kumpul Jelang HUT RI, Sekjen Koalisi Prabowo Bahas Penguatan Kabinet dan Masalah Puluhan Tahun

Kumpul Jelang HUT RI, Sekjen Koalisi Prabowo Bahas Penguatan Kabinet dan Masalah Puluhan Tahun

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Jembatan Putus Way Pengubuan Belum Juga Diperbaiki

Jembatan Putus Way Pengubuan Belum Juga Diperbaiki

Lampung | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:02 WIB

Nasib ABK WNI Pascaserangan kapal MV Tihamah di Selat Bab Al Mandeb Yaman Masih Dicari

Nasib ABK WNI Pascaserangan kapal MV Tihamah di Selat Bab Al Mandeb Yaman Masih Dicari

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Saham BUMN Ada yang Berpotensi Delisting, Danantara Mau Fokus Ini

Saham BUMN Ada yang Berpotensi Delisting, Danantara Mau Fokus Ini

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:54 WIB

Kinerja Bank Besar Melaju Pada Kuartal II, BFIN dan BBCA Jadi Saham Kejutan

Kinerja Bank Besar Melaju Pada Kuartal II, BFIN dan BBCA Jadi Saham Kejutan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Lockbox Terasa Seperti Dua Film yang Dipaksa Menjadi Satu

Lockbox Terasa Seperti Dua Film yang Dipaksa Menjadi Satu

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Pengamanan Diperketat, Helikopter dan Rantis Disiagakan Jelang Kedatangan Prabowo di DPR

Pengamanan Diperketat, Helikopter dan Rantis Disiagakan Jelang Kedatangan Prabowo di DPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:47 WIB

Pengamat: Amerika Serikat Kehabisan Cara Menekan Iran

Pengamat: Amerika Serikat Kehabisan Cara Menekan Iran

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:46 WIB

×