Ini Alasan Jessica Tak Khawatir Hadapi Tuntutan Jaksa

Adhitya Himawan, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 29 September 2016 | 01:51 WIB
Ini Alasan Jessica Tak Khawatir Hadapi Tuntutan Jaksa
Terdakwa Jessica Kumala Wongso dan pengacara Otto Hasibuan [suara.com/Oke Atmaja]

Ketua tim kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan menegaskan pihaknya akan siap menghadapi pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum di sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, pada Rabu (5/10/9/2016) depan. Pasalnya, Otto mengaku tidak perlu mengkhawatirkan untuk menghadapi tuntutan jaksa, karena Jessica telah membeberkan fakta-fakta yang dianggap penting diungkap di persidangan.

"Kita siap-siap saja, karena dari kita tidak terlalu sulit, kenapa karena untuk menyatakan kebenaran itu nggak sulit tapi kalau menyatakan bohong itu sulit. Kalau menyatakan benar jadi kita ikutin saja," kata Otto usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, (29/9/2016) dini hari.

Menurutnya, Jessica sendiri tidak mengalami kesulitan untuk memberikan keterangan saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa di sidang.

"Jadi Jessica bisa dengan lancar kenapa dia mengalami sendiri. Saya kira wajar karena yang ditanyain teknis. Kalau anda bertemu dan kita curiga ya kan anda bertemu ngaku nggak ketemu bingung. Tapi dia nggak," kata Otto.

Selain itu, Otto pun menganggap ada kejanggalan dari berita acara pemeriksaan (BAP) yang dihadirkan jaksa di persidangan tadi. Kejanggalan tersebut yang dimaksud Otto adalah tidak adanya pembubuhan paraf Jessica saat menjalani pemeriksaan penyidik Polda Metro Jaya, seperti gelaran rekonstruksi yang pernah dilakukan di kafe Olivier.

"Ya jelas donk kalau setiap keterangan dari polisian pasti ada berita acara pemeriksaan (BAP). Tapi disini nggak ada berita acaranya, karena dari hakim tidak ditemukan apa dari dia. Coba umpanya ditemukan pasti ada BAPnya kan begitu cara berfikir kita. Karena apa nggak ada berita acara," kata Otto

Dalam sidang ke-26 ini, Jessica telah membeberkan semua keterangan di hadapan majelis hakim. Dia sendiri membantah telah menaruh racun sianida di gelas es kopi Vietnam yang diminum Mirna. Dia juga menyangkal tak menolong Mirna saat mengalami kolaps. Bahkan, dirinya pun membawa bukti keterangan tidak terlibat kasus tindak pidana selama tinggal di Australia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jessica Boyong Bukti Tak Terlibat Tindak Pidana di Australia

Jessica Boyong Bukti Tak Terlibat Tindak Pidana di Australia

News | Kamis, 29 September 2016 | 01:48 WIB

Pembacaan Tuntutan Jessica Dilakukan Pada Sidang Rabu Depan

Pembacaan Tuntutan Jessica Dilakukan Pada Sidang Rabu Depan

News | Kamis, 29 September 2016 | 00:31 WIB

Jessica Curhat Sulit Mandi di Rutan Polda Metro Jaya

Jessica Curhat Sulit Mandi di Rutan Polda Metro Jaya

News | Rabu, 28 September 2016 | 23:21 WIB

Jessica Akui Sering Mabuk-mabukan Saat Tinggal di Australia

Jessica Akui Sering Mabuk-mabukan Saat Tinggal di Australia

News | Rabu, 28 September 2016 | 23:04 WIB

Jessica Ngaku Dirinya Dipaksa Krishna Murti Akui Bunuh Mirna

Jessica Ngaku Dirinya Dipaksa Krishna Murti Akui Bunuh Mirna

News | Rabu, 28 September 2016 | 22:17 WIB

Tangisan Jessica Saat Cerita Penjara Penuh Kecoa dan Kalajengking

Tangisan Jessica Saat Cerita Penjara Penuh Kecoa dan Kalajengking

News | Rabu, 28 September 2016 | 21:34 WIB

Sangkal Sakit Hati, Jessica Akui Malah Banyak Dengar Mirna Curhat

Sangkal Sakit Hati, Jessica Akui Malah Banyak Dengar Mirna Curhat

News | Rabu, 28 September 2016 | 21:11 WIB

Jessica Ungkap Kenapa Masih Hubungi Mantan Cowoknya di Australia

Jessica Ungkap Kenapa Masih Hubungi Mantan Cowoknya di Australia

News | Rabu, 28 September 2016 | 20:40 WIB

Jessica Akui Kirim Link Berita Racun ke Saudara Kembar Mirna

Jessica Akui Kirim Link Berita Racun ke Saudara Kembar Mirna

News | Rabu, 28 September 2016 | 19:48 WIB

Bukit Duri Digusur, Fadli Zon Ingatkan "Jualan" Politik Ahok 2012

Bukit Duri Digusur, Fadli Zon Ingatkan "Jualan" Politik Ahok 2012

News | Rabu, 28 September 2016 | 19:31 WIB

Terkini

Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas

Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:10 WIB

Harga Pertamax Melonjak, Pemerintah Sedang Rumuskan Stimulus bagi Masyarakat

Harga Pertamax Melonjak, Pemerintah Sedang Rumuskan Stimulus bagi Masyarakat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:08 WIB

Ketidakhadiran Andrie Yunus di Sidang Berujung Kritik Hakim: Dinilai Lecehkan Pengadilan

Ketidakhadiran Andrie Yunus di Sidang Berujung Kritik Hakim: Dinilai Lecehkan Pengadilan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:59 WIB

Pertamax Naik Tajam, DPR Prediksi Inflasi Nasional Ikut Terdorong

Pertamax Naik Tajam, DPR Prediksi Inflasi Nasional Ikut Terdorong

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:49 WIB

Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?

Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:46 WIB

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Pemerintah Mulai Realistis Kurangi Beban APBN

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Pemerintah Mulai Realistis Kurangi Beban APBN

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:46 WIB

Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat

Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:45 WIB

Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?

Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:45 WIB

Mensos Gus Ipul dan Kepala KSP Bahas Perkembangan Program Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul dan Kepala KSP Bahas Perkembangan Program Sekolah Rakyat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:39 WIB

Dipecat dari TNI, Hakim Sebut Dua Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus Khianati Rakyat

Dipecat dari TNI, Hakim Sebut Dua Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus Khianati Rakyat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:39 WIB