WHO Catat 338 Orang Tewas di Aleppo dalam Sepekan Terakhir

Dythia Novianty

Sabtu, 01 Oktober 2016 | 01:33 WIB
WHO Catat 338 Orang Tewas di Aleppo dalam Sepekan Terakhir
Reruntuhan di Kota Aleppo pascaserangan udara Rusia dan Suriah, (24/9). (AFP)

Suara.com - Pertempuran di Aleppo timur, Suriah, sejak 23 September telah menewaskan 338 orang, termasuk 106 anak, kata Badan Perserikatan Bangsa-bangsa yang mengurusi kesehatan dunia (WHO), Jumat (30/9/2016) waktu setempat.

Pertempuran di wilayah yang terkepung itu juga telah melukai 846 orang, termasuk 261 anak.

"Kami minta empat hal, hentikan pembunuhan, hentikan serangan terhadap layanan kesehatan, biarkan mereka mereka yang sakit dan terluka keluar dari (daerah itu, red) dan biarkan bantuan masuk," kata Rick Brennan, kepala WHO bagian penanganan risiko darurat serta bantuan kemanusiaan, dalam sidang PBB di Jenewa.

"Situasinya (di sana) sangat tidak dapat diperkirakan," ucapnya.

Pasukan Rusia dan Pemerintah Suriah bulan ini melancarkan serangan untuk merebut kembali kendali di daerah yang diduduki pemberontak di Aleppo, kota terbesar di Suriah.

Brennan mengatakan, ia tidak memiliki data rinci mengenai kondisi orang-orang yang terluka, tapi menurutnya sudah jelas apa yang akan terlihat di depan mata.

"Akan ada orang yang luka karena pecahan peluru, karena ledakan, terbakar, luka yang menembus kepala, dada dan perut. Akan ada orang yang bagian-bagian tubuhnya terpotong, yang mengalami patah tulang. Jenis-jenis luka sangat bisa diperkirakan. Tidak ada rumah sakit yang bisa menampung ratusan pasien pada saat yang sama," tegasnya.

Brennan mengatakan, WHO sebelumnya punya persediaan bantuan untuk 140.000 orang untuk selama beberapa mingggu, namun situasi keamanan menyulitkan peralatan-peralatan medis yang sangat diperlukan untuk dapat masuk ke kota itu.

Ketika ditanya apakah WHO memiliki izin dari Damaskus untuk mengirim bantuan peralatan medis jika situasi keamanan memungkinkan, ia mengatakan, negosiasi untuk mendapatkan akses masih terus berlangsung. Brennan mengatakan ia telah bertemu dengan wakil menteri kesehatan Suriah pekan lalu.

"Mereka menyadari bahwa situasinya sangat mendesak," katanya.

Ia juga mengatakan, WHO sebelumnya telah bertemu dengan para pejabat Rusia dan menerangkan dengan "sangat, sangat jelas" bahwa evakuasi perlu dilakukan dan serangan-serangan harus dihentikan.

"Menurut saya, komunikasi masih tetap berjalan dan kami telah bertukar pikiran dalam beberapa hari terakhir ini," pungkas Brennan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bantuan Kemanusiaan Uni Eropa Pada Suriah Terbesar Dalam Sejarah

Bantuan Kemanusiaan Uni Eropa Pada Suriah Terbesar Dalam Sejarah

News | Selasa, 27 September 2016 | 03:57 WIB

Suriah Lancarkan Serangan ke Hama

Suriah Lancarkan Serangan ke Hama

News | Kamis, 22 September 2016 | 04:41 WIB

Terkini

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

×