Agus Yudhoyono Hargai Ruhut dan Hayono Tak Mendukungnya

Tomi Tresnady | Suara.com

Minggu, 02 Oktober 2016 | 08:46 WIB
Agus Yudhoyono Hargai Ruhut dan Hayono Tak Mendukungnya
Agus Yudhoyono dan Annisa Pohan di kantor BNN, Jakarta Timur, Minggu (25/9/2016). [suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Kandidat calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono menghargai perbedaan sikap dua kader Partai Demokrat yakni Ruhut Sitompul dan Hayono Isman yang tidak mendukungnya pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Semua orang pasti punya pandangan, ini demokrasi. Ya, kita hargai lah," ujar Agus dijumpai pada acara Tjanting Fun Day, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (2/10/2016).

Agus mengikuti acara Tjanting Fun Day yang merupakan kegiatan untuk memperingati Hari Batik Nasional. Agus yang mengenakan kaos bertuliskan "AHY #JakartaforAll" tampak sibuk meladeni permintaan foto bersama oleh masyarakat.

Dalam kesempatan itu tampak sejumlah petinggi Partai Demokrat yang mendampingi Agus, termasuk Susilo Bambang Yudhoyono, Nachrowi Ramli, Ramadhan Pohan, dan Roy Suryo. Selain itu tampak pula politikus PAN Hatta Rajasa dan Bima Arya.

Dikonfirmasi secara terpisah, politikus Demokrat Roy Suryo mengatakan Ruhut dan Hayono secara "de facto" sudah tidak dianggap lagi oleh kader partai sebab yang bersangkutan tidak pernah terlihat lagi di kantor DPP Partai Demokrat.

"Mereka tidak pernah terlihat lagi, artinya secara 'de facto' sudah tidak dianggap oleh kader," jelas Roy Suryo.

Roy mengatakan keduanya akan segera diproses oleh Komite Pengawas Partai Demokrat untuk mempertanggungjawabkan perbedaan sikapnya tersebut.

Pilkada DKI Jakarta diikuti tiga kandidat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Mereka antara lain diurutkan sesuai jadwal pendaftaran ke KPUD DKI Jakarta yakni Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat yang didukung PDIP, Golkar, Hanura, Nasdem; Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang didukung Demokrat, PAN, PKB, PPP; serta Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang didukung Gerindra serta PKS.

Belakangan Ruhut dan Hayono dikabarkan tidak bersedia mendukung Agus-Sylviana. Keduanya justru mendukung pasangan Ahok-Djarot Saiful. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alasan Poros Cikeas Lebih Pilih Agus Ketimbang Ibas

Alasan Poros Cikeas Lebih Pilih Agus Ketimbang Ibas

News | Kamis, 29 September 2016 | 19:20 WIB

Nanti Malam, Agus Yudhoyono-Sylviana Murni Daftar ke KPUD

Nanti Malam, Agus Yudhoyono-Sylviana Murni Daftar ke KPUD

News | Jum'at, 23 September 2016 | 05:54 WIB

Siapa yang Usung Agus Yudhoyono Jadi Cagub DKI Jakarta?

Siapa yang Usung Agus Yudhoyono Jadi Cagub DKI Jakarta?

News | Jum'at, 23 September 2016 | 06:41 WIB

Sudah Capek Pindah Partai, Ruhut: Demokrat Partaiku Terakhir

Sudah Capek Pindah Partai, Ruhut: Demokrat Partaiku Terakhir

News | Rabu, 24 Agustus 2016 | 14:10 WIB

Terkini

Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam

Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:30 WIB

Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini

Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:22 WIB

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Jaksa Bongkar Skema Fraud Kerah Putih

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Jaksa Bongkar Skema Fraud Kerah Putih

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:14 WIB

Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta

Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:29 WIB

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:52 WIB

Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis

Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!

Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:05 WIB

Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!

Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:50 WIB

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:00 WIB

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:50 WIB