Rejanglebong Dirikan Panti Rehabilitasi Pecandu Narkoba Gratis

Dythia Novianty

Selasa, 04 Oktober 2016 | 22:20 WIB
Rejanglebong Dirikan Panti Rehabilitasi Pecandu Narkoba Gratis
Ilustrasi narkoba. [shutterstock]

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu, saat ini tengah mendirikan panti rehabilitasi untuk kalangan pencandu narkoba yang ada di daerah itu. Menurut keterangan Wakil Bupati Rejanglebong yang juga ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) setempat saat ditemui di Rejanglebong, panti rehabilitasi narkoba itu didirikan untuk melayani pemulihan pencandu yang diberikan secara gratis.

"Program ini diberikan secara gratis kepada kalangan masyarakat Rejanglebong yang akan mengikutinya, jadi silahkan datang ke sini. Kami tidak akan menangkap, memukul atau memejarakan mereka, kami akan upayakan agar mereka bisa pulih," katanya, Selasa (4/10/2016).

Panti rehabilitasi pecandu narkoba yang diberi nama panti Wahyu Insani tersebut berada di Jalan Sukowati, Kecamatan Curup, persis di depan Masjid Agung Baitul Makmur Rejanglebong, menempati gedung eks kantor Panwaslu daerah itu.

Panti rehabilitasi pecandu narkoba itu, telah memiliki enam orang instruktur dan pekerja sosial yang berasal dari kalangan Lembaga Kesejahteraan Sosial Kreasi Remaja Kota Idaman (LKS-KRMKI) sebuah komunitas yang peduli terhadap masalah di Rejanglebong, kemudian tenaga medis dari Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Bengkulu.

"Selain itu, panti ini juga akan didukung seorang psikolog yang berasal dari Kota Palembang, di mana yang bersangkutan juga menjadi tenaga konseling di panti rehabilitasi pecandu narkoba di Sumsel yang dibentuk Kemensos," ujarnya.

Kalangan pecandu yang akan mengikuti program rehabilitasi ini nantinya, tambah Iqbal, akan mendapatkan sejumlah keterampilan usaha lainnya. Panti rehabilitasi ini rencananya akan diresmikan langsung oleh Direktur Rehabilitasi Sosial dari Kemensos-RI, pada awal 2017.

Untuk itu, Wabup Iqbal Bastari mengimbau kalangan warga setempat yang memiliki sanak saudara yang menjadi pencandu narkoba agar segera mengikuti program rehabilitasi sehingga bisa terbebas dari narkoba. Kalangan yang mengikuti program ini tidak akan ditangkap polisi dan diberikan secara gratis. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Teror' di Balik Perang Narkoba Presiden Rodrigo Duterte

'Teror' di Balik Perang Narkoba Presiden Rodrigo Duterte

News | Senin, 05 September 2016 | 14:59 WIB

Di Daerah Ini Bandar Narkoba Siap Dijatuhkan Hukuman Maksimal

Di Daerah Ini Bandar Narkoba Siap Dijatuhkan Hukuman Maksimal

News | Senin, 22 Agustus 2016 | 02:56 WIB

WNA Afrika Pengedar Narkoba Manfaatkan Momen Lebaran

WNA Afrika Pengedar Narkoba Manfaatkan Momen Lebaran

News | Senin, 11 Juli 2016 | 14:24 WIB

Polda Metro Tangkap WNA Afrika Pengedar Narkoba

Polda Metro Tangkap WNA Afrika Pengedar Narkoba

News | Senin, 11 Juli 2016 | 13:41 WIB

Konsumsi Narkoba, Dua Prajurit TNI AL Dipecat Tidak Hormat

Konsumsi Narkoba, Dua Prajurit TNI AL Dipecat Tidak Hormat

News | Senin, 04 Juli 2016 | 13:39 WIB

Terkini

Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar

Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:57 WIB

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:56 WIB

Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud, Hadir Dampingi UMKM dan Perkuat Ekonomi Masyarakat

Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud, Hadir Dampingi UMKM dan Perkuat Ekonomi Masyarakat

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:55 WIB

Jatim Media Summit 2026: AI Disebut Jadi "Jalan Pulang" Jurnalisme

Jatim Media Summit 2026: AI Disebut Jadi "Jalan Pulang" Jurnalisme

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:55 WIB

DPR Kini Jadi 'Tukang Stempel' Pemerintah, Bukan Wakil Rakyat

DPR Kini Jadi 'Tukang Stempel' Pemerintah, Bukan Wakil Rakyat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:54 WIB

'Saya Kasihan' Prabowo Larang Gubernur Mobilisasi Warga untuk Sambut Dirinya

'Saya Kasihan' Prabowo Larang Gubernur Mobilisasi Warga untuk Sambut Dirinya

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:53 WIB

Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng

Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng

Sumut | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:52 WIB

Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan

Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:50 WIB

Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong

Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:50 WIB

Rencana Pesta Buyar! Polres Jombang Sapu Bersih Sabu dan Miras Ilegal

Rencana Pesta Buyar! Polres Jombang Sapu Bersih Sabu dan Miras Ilegal

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:49 WIB

×