Banjir dan Longsor Timpa Kota Banjar

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 10 Oktober 2016 | 07:30 WIB
Banjir dan Longsor Timpa Kota Banjar
Ilustrasi tanah longsor. (Shutterstock)

Suara.com - Hujan deras selama dua hari berturut-turut menyebabkan banjir dan longsor di Jawa Barat bagian selatan. Salah satu mengalami dampak tersebut adalah Kota Banjar, Jawa Barat.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya mengatakan BPBD Kota Banjar dan BPBD Jawa Barat telah melaporkan data sementara penanganan banjir dan longsor di Kota Banjar Provinsi Jawa Barat.

Laporan sementara penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Kota Banjar yang terjadi pada Minggu (9/10/2016) menyebutkan banjir merendam beberapa desa di Kota Banjar pada Minggu (9/10/2016) pukul 17.00 WIB yaitu: Desa Belokang, Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, yang mengakibatkan rumah terendam setinggi 20-50 cm. Sedangkan jumlah rumah yang terendam masih dalam pendataan.

Sementara di Desa Mulyasari, Kecamatan Patarungan, sebanyak 25 unit rumah terendam setinggi 70 cm. Banjir juga merendam 45 unit rumah setinggi 20-50 cm di Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman.
 
"Sedangkan di Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, ada 55 unit rumah terendam setinggi 20-50 cm," sebut Sutopo.
   
Tak hanya banjir, longsor juga terjadi pada saat yang hampir bersamaan pada Minggu (9/10/2016) pukul 17.00 WIB, di Kecamatan Patarungan. Sutopo memaparkan adal lima desa yang mengalami longsor yaitu; Desa Batulawang dimana ada empat unit rumah mengalami kerusakan sedang; Desa Karyamukti, 2 unit rumah rusak sedang; Desa Mulyasari, 2 unit rumah rusak sedang; Desa Pataruman, 2 Unit rumah rusak sedang; Desa Sukamukti, 1 Unit rumah rusak sedang.

"Masyarakat yang terdampak sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman (tetangga dan saudara terdekat)," jelas Sutopo.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pada Minggu (9/10/2016) pukul 17.30 WIB, Kampung Warong Batok yang mengalami longsor di dua titik menyebabkan jalan nasional penghubung antara Jawa Barat dan Jawa Tengah, tertimbun tanah. BPBD Kota Banjar melakukan pembersihan menggunakan alat berat dari PU Bina Marga.

"Saat ini kondisi jalan sudah normal kembali dan dapat dilalui kendaraan," jelas Sutopo.

Selain itu, hujan deras yang menyebabkan banjir juga telah menyumbat aliran sungai akibat timbunan sampah sehingga mengikis pondasi jalan. Akibatnya jalur nasional penghubung Jawa Barat dan Jawa Tengah itu amblas sepanjang 15 meter dengan lebar 16 meter.

Peristiwa ini terjadi Minggu (9/10/2016) pukul 22.00 WIB, di Blok Katapang, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja. "Musibah ini juga mengakibatkan 2 unit rumah terancam (2 KK/5 Jiwa). Korban sudah diungsikan ke rumah tetangganya," terang Sutopo.

BPBD Kota Banjar sudah berkoordinasi dengan dinas instansi terkait dan direncanakan hari ini, Senin, (10/10/2016) akan dilaksanakan rapat koordinasi tentang penanganan bencana oleh Walikota Banjar.







 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banjir Bandang Rendam Beberapa Desa di Pangandaran

Banjir Bandang Rendam Beberapa Desa di Pangandaran

News | Senin, 10 Oktober 2016 | 03:10 WIB

Terkini

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB