Ahok Patahkan Program Kredit Rumah Anies untuk Warga Jakarta

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 10 Oktober 2016 | 13:43 WIB
Ahok Patahkan Program Kredit Rumah Anies untuk Warga Jakarta
Anies Baswedan saat berkunjung ke kawasan Manggarai, Jakarta, Minggu (9/10/2016). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Bakal calon Gubernur Jakarta dari Partai Gerindra dan PKS, Anies Baswedan, memiliki skema kredit rumah sederhana bagi warga Jakarta korban penggusuran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal tersebut akan dijalankan apabila dia terpilih menjadi pemimpin Ibu Kota periode 2017-2022.

Menanggapi hal ini, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak sependapat dengan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Ahok mengatakan warga yang kena penggusuran rata-rata memiliki pendapatan sekitar Upah Minimum Provinsi DKI sebesar Rp3,1 juta per bulan.

"Mampu nggak orang gaji Rp3 juta bayar cicil (rumah) Rp200 juta? Tanpa bunga saja nggak sanggup kok," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (10/10/2016).

Dalam Pilkada Jakarta 2017, Ahok dan Djarot Saiful Hidayat sudah memiliki beberapa solusi untuk warga Jakarta. Salah satunya dengan memberikan subsidi hingga 80 persen kepada warga Jakarta yang tinggal di Rumah Susun Sederhana Sewa, atau korban penggusuran pemerintah DKI.

"Makanya kami mau buat satu model yang kami subdisi habis. 80 persen lebih. Di situ anaknya dapat KJP, naik bus gratis, ada dokter macam-macam. Hanya bayar Rp5-15 ribu per hari," kata Ahok.

Kedua, pemprov DKI akan membangun rusun, dan uang sewanya seharga kos-kosan. Rusun tipe ini akan dibangun di dekat pusat transportasi seperti di atas terminal dan dekat stasiun Light Rapid Transit atau stasiun Mass Rapid Transit.

"Ini yang harga kos. Ini untuk orang nggak mampu cicil rumah, kita mau hemat waktu dia," ujarnya.

Cara yang ketiga, rusun akan diberikan bagi warga yang memiliki gaji di atas Rp10 juta. Rusun ini akan dijual Pemprov DKI laiknya rusunami. Rusunami ini selanjutnya tidak boleh dijualbelikan, sama seperti sistem di rusunawa.

"Yang ketiga ini kami lakukan tanah tidak dihitung tapi dengan catatan tak boleh jual ke orang lain, setelah 20-30 tahun harus jual lagi ke Pemda dengan harga NJOP," katanya.

Adapaun cara terakhir yang akan dilakukan oleh Ahok jika terpilih kembali ialah, akan membangun hunian seperti apartemen. Namun, sistem ini akan berlaku bagi warga yang memiliki lahan. DKI dikatakan Ahok akan meminta para pemilik lahan menjual tanahnya kepada DKI dan dibayarkan 2 sampai 2,5 kali dengan bentuk hunian.

"Jadi kalau kamu punya tanah 100 meter, kamu bisa dapat 150 atau 300 meter. Sehingga ini sertifikat atas nama kamu. Kamu boleh jual boleh sewakan ke orang lain karena kita tukar tanah," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PPP Kubu Romi: Lulung Orang Logis, Tak akan Ikut Dukung Ahok

PPP Kubu Romi: Lulung Orang Logis, Tak akan Ikut Dukung Ahok

News | Senin, 10 Oktober 2016 | 13:39 WIB

Ahok Disebut Berjiwa Negarawan Setelah Minta Maaf ke Muslim

Ahok Disebut Berjiwa Negarawan Setelah Minta Maaf ke Muslim

News | Senin, 10 Oktober 2016 | 12:46 WIB

Kasus Ahok Dilimpahkan ke Bareskrim

Kasus Ahok Dilimpahkan ke Bareskrim

News | Senin, 10 Oktober 2016 | 11:57 WIB

Ahok Minta DKI Hati-hati Keluarkan IMB Rumah Ibadah

Ahok Minta DKI Hati-hati Keluarkan IMB Rumah Ibadah

News | Senin, 10 Oktober 2016 | 10:56 WIB

Jika Terpilih Jadi Gubernur, Ini Rencana Anies untuk Rumah Warga

Jika Terpilih Jadi Gubernur, Ini Rencana Anies untuk Rumah Warga

News | Minggu, 09 Oktober 2016 | 19:45 WIB

Kunjungi Warga di Manggarai, Anies Naik Ojek dari Duren Sawit

Kunjungi Warga di Manggarai, Anies Naik Ojek dari Duren Sawit

News | Minggu, 09 Oktober 2016 | 18:23 WIB

Dikunjungi Anies, Ini Permintaan Khusus Warga Manggarai

Dikunjungi Anies, Ini Permintaan Khusus Warga Manggarai

News | Minggu, 09 Oktober 2016 | 16:48 WIB

Pesan Anies untuk Ahok yang Terjerat Kasus Pelecehan Al Quran

Pesan Anies untuk Ahok yang Terjerat Kasus Pelecehan Al Quran

News | Minggu, 09 Oktober 2016 | 13:10 WIB

Anies Tak Ingin Kalahkan Ahok, tapi Menangkan Jakarta

Anies Tak Ingin Kalahkan Ahok, tapi Menangkan Jakarta

News | Minggu, 09 Oktober 2016 | 12:45 WIB

Anies Serukan Umat Islam Hijrah ke Pemimpin Baru

Anies Serukan Umat Islam Hijrah ke Pemimpin Baru

News | Minggu, 09 Oktober 2016 | 12:41 WIB

Terkini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB