Ahok Akui Kota Jakarta Terlalu Banyak Tikus Liar

Adhitya Himawan | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 19 Oktober 2016 | 10:21 WIB
Ahok Akui Kota Jakarta Terlalu Banyak Tikus Liar
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Gedung Balaikota, Jakarta, Rabu (19/10/2016). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji trobosan baru dalam membasmi tikus-tikus liar yang ada di Ibu Kota. Gerakan basmi tikus ini muncul dari Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

Jika wacana ini diterapkan, pemerintah akan membayar Rp20 ribu untuk siapa pun yang berhasil menangkap satu ekor tikus.

Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, gerakan basmi tikus dengan upah Rp20 ribu baru sebatas wacana Djarot. Apabila hal itu dilakukan, Ahok memastikan tak akan dilakukan secara terus menerus.

"Itu kan baru rencana wagub. Nah itu lagi dimatangkan. Kalai itu dilakukan pun hanya sekali," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Mantan Bupati Belitung Timur ini menerangkan, jika wacana itu diterapkan secara terus menerus, dikhawatirkan banyak pihak yang memanfaatkan untuk menangkap tikus sebagai mata pencarian.

"Kalau terus menerus nanti orang beranakin tikus nnti. Nanti malah jualan tikus," kata Ahok.

Ahok mengatakan, Jakarta terlalu banyak tikus liar. Jika masyarakat tak menjaga kebersihan, dia khawatir keberadaan tikus ini akan membahayakan kesehatan warga.

"Air kencing tikus sgala macem membuat orang sakit. Apalagi musim ujan kan banyak air, ya mungkin sekali berantas, skali turun gitu," ucap Ahok.

"Bukan berarti sepanjang setiap hari, nanti lu piara tikus lu jual. Sekarang lagi dimatangkan. Nanti tanya Pak Djarot aja," Ahok menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bersidang di MK, Ahok Siap Dengarkan Saksi Ahli Pihak Terkait

Bersidang di MK, Ahok Siap Dengarkan Saksi Ahli Pihak Terkait

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 10:14 WIB

Ruhut Sitompul Akhirnya Dapat Sanksi Berat dari Demokrat

Ruhut Sitompul Akhirnya Dapat Sanksi Berat dari Demokrat

News | Selasa, 18 Oktober 2016 | 16:06 WIB

KPUD DKI Pastikan PPP Kubu Romy yang Sah

KPUD DKI Pastikan PPP Kubu Romy yang Sah

News | Selasa, 18 Oktober 2016 | 11:50 WIB

Dukungan Djan Faridz ke Ahok Dianggap Seperti Gerbong Kosong

Dukungan Djan Faridz ke Ahok Dianggap Seperti Gerbong Kosong

News | Senin, 17 Oktober 2016 | 20:20 WIB

Ahok Temukan Banyak Warga Asing Buka Usaha di Jakarta

Ahok Temukan Banyak Warga Asing Buka Usaha di Jakarta

News | Senin, 17 Oktober 2016 | 20:00 WIB

Ahok Klaim Programnya Sangat Terperinci dan Jelas

Ahok Klaim Programnya Sangat Terperinci dan Jelas

News | Senin, 17 Oktober 2016 | 15:19 WIB

Ruhut Tuding Amien Rais Cemburu Pada Ahok

Ruhut Tuding Amien Rais Cemburu Pada Ahok

News | Senin, 17 Oktober 2016 | 14:10 WIB

Wagub DKI: Menara Saidah Akhirnya Jadi 'Rumah Hantu'

Wagub DKI: Menara Saidah Akhirnya Jadi 'Rumah Hantu'

News | Senin, 17 Oktober 2016 | 13:26 WIB

Didukung Djan Faridz, Djarot: Makin Banyak Pendukung, Makin Baik

Didukung Djan Faridz, Djarot: Makin Banyak Pendukung, Makin Baik

News | Senin, 17 Oktober 2016 | 13:11 WIB

Djarot Hadiri Deklarasi Dukungan PPP Kubu Djan Faridz Sore Nanti

Djarot Hadiri Deklarasi Dukungan PPP Kubu Djan Faridz Sore Nanti

News | Senin, 17 Oktober 2016 | 11:32 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB