Suciwati Sindir Jokowi Jangan Lempar Tanggung Jawab ke SBY

Adhitya Himawan | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 19 Oktober 2016 | 14:31 WIB
Suciwati Sindir Jokowi Jangan Lempar Tanggung Jawab ke SBY
Istri almarhum Munir, Suciwati (kiri berkacamata, red), di Jakarta, Rabu (19/10/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Hilangnya dokumen Tim Pencari Fakta kasus pembunuhan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Munir membuat penyelesaian kasus tersebut belum jelas. Pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo pun mulai melempar tanggung jawab dengan menuding bahwa dokumen tersebut sudah ada sejak era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono.

Menanggapi sikap Jokowi yang terkesan tidak mau bertanggung jawab tersebut, istri Munir, Suciwati mengingatkan Presiden Jokowi bahwa Indoneia adalah sebuah negara dan bukan seperti kasus rumah tangga, yang hanya menjadi urusan perorangan.

"TPF sudah menyerahkan, dan jangan lagi melemparkan tanggung Jawab dengan mengatakan bahwa presiden yang kemarin yang bawa, nggak bisa, ini negara, bukan rumah tangga," kata Suciwati di kantor Kontras jalan Keramat Nomor 2, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2016).

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa dirinya hanya berurusan dengan presiden, dan yang menjadi Presiden sekarang adalah Jokowi. Oleh karena itu, dia tidak mau peduli lagi dengan alasan SBY tidak mengumumkan dokumen tersebut saat dirinya menjadi Presiden.

"Saya tidak tahu alasan dan saya nggak mau tahu itu. Urusan saya dengan Presiden karena TPF dibentuk dengan Kepppres, dan disitu ditulis bahwa siapapun presidennya harus mempublikasikan atau mengumumkan dokumen TPF tersebut. Kalai kemudian si Presiden tidak mau mengumumkan kita akan dorong terus, dan itu bisa dipidanakan," katanya.

Karena itu, dia berharap agar Jokowi tegas dengan terus mengusut kehilangan dokumen tersebut. Dia bahkan meminta agar mempidanakan oknum yang sengaja menghilangkan atau menyembunyikannya.

"Kalau memeng dia sebagai seorang kepala negara, sebagai seorang yang mau menyelesaikan kasus pelanggaran HAM, hukum, seharusnya dia langsung  ambil alih, bahwa oh ya, saya harus bertanggung jawab, lalu memerintahkan bawahannya untuk mencari dimana, dan kalau memang ada sengaja menyembunyikan atau menghilangkan harus diusut. Jadi dalam artian tetap harus berusaha untuk menemukan dokumen itu, dan segera membuktikan sikap karena sudah jelas Tahun 2005 itu, TPF sudah menyerahkan hasilnya," kata Suciwati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suciwati Anggap Jokowi Ambil Bagian dalam Pembunuhan Munir

Suciwati Anggap Jokowi Ambil Bagian dalam Pembunuhan Munir

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 13:49 WIB

Istri Munir Tuding Presiden Jokowi Tidak Bertanggung Jawab

Istri Munir Tuding Presiden Jokowi Tidak Bertanggung Jawab

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 12:38 WIB

Dokumen TPF Munir Hilang, Wiranto: Masa Bolak-balik Dijelasin

Dokumen TPF Munir Hilang, Wiranto: Masa Bolak-balik Dijelasin

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 12:34 WIB

Jokowi Minta Jaksa Agung Telusuri Dokumen TPF Kematian Munir

Jokowi Minta Jaksa Agung Telusuri Dokumen TPF Kematian Munir

News | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 06:00 WIB

Kapolri Belum Tahu Dokumen TPF Munir Hilang di Setneg

Kapolri Belum Tahu Dokumen TPF Munir Hilang di Setneg

News | Rabu, 12 Oktober 2016 | 12:08 WIB

Kontras Menang Gugatan di KIP

Kontras Menang Gugatan di KIP

Foto | Selasa, 11 Oktober 2016 | 11:16 WIB

Kumpulkan Ahli Hukum, Jokowi: Kasus Munir Perlu Diselesaikan

Kumpulkan Ahli Hukum, Jokowi: Kasus Munir Perlu Diselesaikan

News | Kamis, 22 September 2016 | 18:02 WIB

Sidang Lanjutan Kasus Munir

Sidang Lanjutan Kasus Munir

Foto | Selasa, 02 Agustus 2016 | 14:24 WIB

Poengky Indarti: Saya Yakin, Banyak Polisi Jujur

Poengky Indarti: Saya Yakin, Banyak Polisi Jujur

wawancara | Senin, 30 Mei 2016 | 07:00 WIB

Kontras Nilai Rekonsiliasi untuk Melindungi Penjahat HAM

Kontras Nilai Rekonsiliasi untuk Melindungi Penjahat HAM

News | Senin, 11 April 2016 | 10:18 WIB

Terkini

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB