Fadli Zon Kasih Nilai Pemerintah di Bawah 5 Terkait Korupsi

Adhitya Himawan, Bagus Santosa

Jum'at, 21 Oktober 2016 | 19:35 WIB
Fadli Zon Kasih Nilai Pemerintah di Bawah 5 Terkait Korupsi
Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. (suara.com/Dian Rosmala)

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan penilaian Indonesia Corruption Watch terhadap penuntasan kasus korupsi selama dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, adalah hal yang salah.

Dalam rilisnya, ICW menilai kinerja Pemerintah dengan angka enam untuk penuntasan kasus korupsi. Fadli beranggapan, angka tersebut tidak pantas dan seharusnya lebih kecil.

"Jadi secara umum, menurut saya nilainya dibawah 6. Jadi ICW dan lainnya harus melihat banyak grand corruption itu tidak tersentuh. Dan grand corruption itu erat dengan politik kekuasaan," kata Fadli di DPR, Jumat (21/10/2016).

Menurutnya, pemerintah saat ini tidak menuntaskan kasus grand corruption. Politikus Gerindra ini mencontohkan kasus pembelian lahan Sumber Waras dan suap dalam pembangunan proyek Reklamasi Teluk Jakarta.

"Ini yang dituntaskan kasus korupsi-korupsi kecil, seperti yang terjadi pada Irman Gusman, pungli yang cuma belasan juta, itu menjadi seolah-olah jadi korupsi besar. Tapi yang grand corruption yang sampai ratusan miliar, smpe triliunan, itu tidak tersentuh. Itu saya kira itu masalah yang sangat besar," tutur Fadli.

Tidak hanya korupsi, Fadli juga menyoroti kasus hukum lain. Menurut Fadli penanganan kasus hukum di era kepemimpinan Presiden Jokowi ini masih belum sempurna karena tidak selesai sampai tuntas.

"Apalagi kita lihat, dalam beberapa kasus itu, hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah," tegasnya.

Sebelumnya, Indonesian Corruption Watch (ICW) memberi catatan untuk dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres JK. Dalam evaluasi yang dilakukan ICW, pemerintah mendapat nilai enam, khususnya pada penuntasaan kasus korupsi.

"Jika kita berbicara tentang evaluasi, Jokowi seharusnya bisa melaksanakan ke pemerintahan dalam tindakan korupsi dari segi kualitas," kata Peneliti ICW Wana Alamsyah di Kantornya Kamis (20/10/2016).

Suara.com - BERITA MENARIK LAINNYA: 

Ahok Ceritakan Seorang Ibu Hajah yang Selalu Membelanya

Foto Biarawati dan Ustadz Ini Jadi Bahasan 'Hangat' di Sosmed

Ini Isi Ajakan Membully Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto

Ini Sosok Cantik Nara Masista yang 'Sentil' 6 Negara di PBB

Kejujuran Reza Akui Praktik Seks Aa Gatot Diapresiasi

Penjelasan Jessica Soal Foto Selonjoran di Sel Polda akan Gempar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politisi Golkar: Pembenahan Sektor Hukum di Era Jokowi Lambat

Politisi Golkar: Pembenahan Sektor Hukum di Era Jokowi Lambat

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 10:43 WIB

Fadli Zon: Presiden Datang ke Kalimantan, Apa Dampaknya?

Fadli Zon: Presiden Datang ke Kalimantan, Apa Dampaknya?

News | Kamis, 20 Oktober 2016 | 18:19 WIB

Dua Tahun Jokowi-JK, Ini Pencapaian Susi Pudjiastuti

Dua Tahun Jokowi-JK, Ini Pencapaian Susi Pudjiastuti

News | Kamis, 20 Oktober 2016 | 12:11 WIB

Fadli Zon akan Dorong RUU PPAT Dibahas di Prolegnas

Fadli Zon akan Dorong RUU PPAT Dibahas di Prolegnas

DPR | Selasa, 18 Oktober 2016 | 15:33 WIB

Fadli Zon Mengaku Tak Tahu Rapat Pimpinan DPR dengan Direksi BUMN

Fadli Zon Mengaku Tak Tahu Rapat Pimpinan DPR dengan Direksi BUMN

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 20:09 WIB

Pimpinan DPR: Arcandra Apa Sih Hebatnya?

Pimpinan DPR: Arcandra Apa Sih Hebatnya?

News | Senin, 17 Oktober 2016 | 19:01 WIB

Fahri Hamzah Kritik Pemerintahan Jokowi Cuma Kerja Tanpa Berpikir

Fahri Hamzah Kritik Pemerintahan Jokowi Cuma Kerja Tanpa Berpikir

News | Senin, 17 Oktober 2016 | 17:07 WIB

Fadli Zon Anggap Pelantikan Jonan Pengalihan Isu Ahok

Fadli Zon Anggap Pelantikan Jonan Pengalihan Isu Ahok

News | Senin, 17 Oktober 2016 | 16:14 WIB

Fadli Zon Sindir Jokowi Supaya Stop Pencitraan

Fadli Zon Sindir Jokowi Supaya Stop Pencitraan

DPR | Senin, 17 Oktober 2016 | 13:39 WIB

Fadli Zon: Apa Itu Nawacita? Belum Tentu Rakyat Tahu Apa Nawacita

Fadli Zon: Apa Itu Nawacita? Belum Tentu Rakyat Tahu Apa Nawacita

DPR | Rabu, 12 Oktober 2016 | 16:22 WIB

Terkini

Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35

Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?

Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa

Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI

Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan

Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor

Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater

Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia

Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50 WIB

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:49 WIB

×