Kapolri Akui Terlalu Banyak Jumlah Kombes di Institusi Polri

Adhitya Himawan, Welly Hidayat

Selasa, 25 Oktober 2016 | 12:03 WIB
Kapolri Akui Terlalu Banyak Jumlah Kombes di Institusi Polri
Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian memimpin apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Jaya 2017, dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak 2017, di halaman Monumen Nasional, Jakarta, Rabu (12/10). [suara.com/Oke Atmaja]

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan jumlah Anggota Polri perwira menengah khususnya berpangkat Komisaris besar, sudah terlalu banyak. Dalam situasi tersebut, banyak perwira Kombes tidak bisa naik jabatan ke perwira tinggi (Pati) Polri.

Sementara itu faktor lainnya perwira menengah yang terhambat untuk menjadi perwira tinggi karena struktur jabatan di institusi polri terlalu minim.

"Dari instruktur polri saja, kami mengalami bottle neck untuk ke tingkat perwira tinggi. Karena jumlah kombes yang sangat banyak sementara posisi yang ada tersedia tidak mungkin akan menampung semuanya," kata Tito di gedung Rupatama, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2016).

Selanjutnya Tito, berencana memperluas dalam struktur di Polri tersebut. Salah satunya nanti akan menaikan pangkat di Kepolisian Daerah (Polda), yang berpangkat Komisaris Besar di promosikan berpangkat menjadi Brigadir Jenderal.

"Nantinya, juga akan diisi oleh Jenderal bintang satu, beberapa polda nantinya. Seperti di Institusi Badan Narkotika Nasional, pak Budi Waseso, juga mengiginkan dinaikan jadi bintang Jenderal satu (Perwira Menengah BNN)," ujar Tito.

Meski demikian, Mantan Kapolda Metro Jaya menegaskan tidak begitu saja para anggota Polri yang berpangkat Komisaris Besar, bisa mendapatkan Bintang satu tersebut. Menurutnya para Kombes harus memberikan prestasi dan bekerja keras.

"Harus tingkatkan prestasi untuk mendapatkan rekomendasi dari para pimpinannya dan akan diprioritaskan kenaikan pangkat. Jadi, yang ada dijabatan Kombes betul-betul berusaha untuk menunjukan kinerja masing-masing," kata Tito.

Keterangan Tito diperkuat olej Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar. Boy mengatakan anggota Polri berpangkat Kombes mencapai sekitar 1000 Kombes. Sementara jumlah Pati Polri sekarang hanya 200 anggota. Lanjut Boy, itu menjadi penyebab para Kombes belum dapat dipromosikan menjadi Brigjen meskipun banyak perwira menengah walaupun sudah lolos pendidikan menjadi Pati.

" Itu jadi yang jadi perhatian, kepada para Kombes untuk dapat berprestasi agar dapat menduduki jabatan setingkat lebih tinggi yang sangat terbatas," ujar Boy.

Untuk para jajaran Pat setiap per tahun untuk pensiunnya paling lama 5 - 10, posisi setiap tahunnya.

"Maka itu, tidak semua dalam tahun itu akan bisa menduduki jabatan bintang satu (Brigjen) dalam tahun itu," kata mantan Kapolda Banten.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sabu Milik Sindikat Internasional Cina Dimusnahkan Polri

Sabu Milik Sindikat Internasional Cina Dimusnahkan Polri

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 12:30 WIB

Bareskrim Musnahkan 11 Kg Sabu

Bareskrim Musnahkan 11 Kg Sabu

Foto | Rabu, 19 Oktober 2016 | 11:55 WIB

Kabareskrim Ingatkan Jajaran Reserse Jangan Terlibat Pungli

Kabareskrim Ingatkan Jajaran Reserse Jangan Terlibat Pungli

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 18:53 WIB

Kapolri Peringatkan Jangan Anarkis di Pilkada Serentak 2017

Kapolri Peringatkan Jangan Anarkis di Pilkada Serentak 2017

News | Rabu, 12 Oktober 2016 | 12:54 WIB

KPK Dapat Tambahan Penyidik Baru dari Polri

KPK Dapat Tambahan Penyidik Baru dari Polri

News | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 23:11 WIB

Lepas Budi Gunawan ke BIN, Polri Lakukan Tradisi Penghantaran

Lepas Budi Gunawan ke BIN, Polri Lakukan Tradisi Penghantaran

News | Rabu, 14 September 2016 | 11:21 WIB

Pemerintah Gagalkan Penyelundupan 71.250 Ekor  Benih Lobster

Pemerintah Gagalkan Penyelundupan 71.250 Ekor Benih Lobster

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 09:45 WIB

Gagalkan Penyelundupan Produk Perikanan

Gagalkan Penyelundupan Produk Perikanan

Foto | Selasa, 13 September 2016 | 15:57 WIB

Kapolri Naikkan Pangkat 10 Perwira Tinggi Polri

Kapolri Naikkan Pangkat 10 Perwira Tinggi Polri

News | Selasa, 13 September 2016 | 13:57 WIB

Kapolda Metro Jaya Bakal Gantikan Syafruddin?

Kapolda Metro Jaya Bakal Gantikan Syafruddin?

News | Sabtu, 10 September 2016 | 15:57 WIB

Terkini

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

×