Array

Kabareskrim Ingatkan Jajaran Reserse Jangan Terlibat Pungli

Kamis, 13 Oktober 2016 | 18:53 WIB
Kabareskrim Ingatkan Jajaran Reserse Jangan Terlibat Pungli
Ari Dono Sukmanto saat dilantik sebagai Kabareskrim Polri. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto‎, mengajak semua jajarannya untuk mengubah mental dan pola kehidupan jadi lebih sederhana. Sehingga dengan begitu, keinginan untuk mencari penghasilan dengan pungutan liar (pungli) dalam melayani masyarakat tidak terjadi lagi.

‎"Kita harus mengubah mindset, hati kita. Bahwa saat ini kita sudah harus berubah dan menyesuaikan dengan aturan zaman sekarang. Yang pertama, pola hidup sederhana. Jangan kita tampil berlebihan, khususnya pada saat ke kantor maupun di rumah. Sebab kita menjadi sorotan publik hari ini," kata Ari kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/10/2016).

Ari menuturkan, setelah operasi tangkap tangan (OTT) ‎pejabat di Kemenhub yang melakukan praktik pungli dan suap beberapa waktu lalu, kini kepolisian pun menjadi sorotan. Pasalnya, pandangan negatif terhadap kepolisian oleh masyarakat masih kental.

"Apalagi dengan kegiatan operasi tangkap tangan kemarin (pejabat Kemenhub), semua mengarah kepada polisi yang selalu pungli tetapi menangkap orang," ujar dia.

Ari merasa, apa pun kinerja polisi dalam pelayanan maupun keamanan, masih banyak masyarakat yang memandang negatif. Maka dari itu, dia menegaskan kepada semua jajaran kepolisian khususnya reserse di lapangan, agar jangan ada lagi yang melakukan pungli.

"Selaku Kabareskrim‎, saya berharap, saya perintahkan kepada rekan-rekan sekalian (polisi), pertama jangan menekan. Jangan memeras untuk kepentingan apa pun. Jangan ada alasan untuk kepentingan dinas, tidak ada DIPA (anggaran), lalu kita menekan orang. Karena sebentar lagi akan diterbitkan Perpres (Pemberantasan Pungli)," tutur dia.

Ari menyampaikan, Polri akan menjadi leading sector dalam operasi pemberantasan pungli yang diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Oleh sebab itu, dia tidak ingin ada jajaran reserse yang tertangkap karena memeras atau melakukan pungli.

"Saya katakan, tidak ada ampun jika terbukti melakukan pidana (pungli)," kata dia.

"Jadi ingatkan, uang bukan segala-galanya dalam kehidupan ini. Kebahagiaan bukan ada di uang, tapi ada di hati. Ketika kita bisa bersyukur, itulah bahagia," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI