Tokoh Islam, Katolik, Kristen, Hindu Kumpul di PBNU, Rasanya Adem

Siswanto, Nikolaus Tolen

Kamis, 27 Oktober 2016 | 19:01 WIB
Tokoh Islam, Katolik, Kristen, Hindu Kumpul di PBNU, Rasanya Adem
Para tokoh agama deklarasi dukung pilkada damai di gedung PBNU, Jalan Keramat, Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016) [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Tokoh lintas agama berkumpul di gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Jalan Keramat, Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016), untuk deklarasi mendukung pemilihan kepala daerah serentak tahun 2017 yang damai dan bermartabat.

"Kami dari pimpinan agama menginginkan keadaan bangsa Indonesia ini untuk terus menerus menjaga dengan baik, dalam keadaan yang damai, aman, betapa pun diluar sana secara politik ada pilkada serentak, tapi ini bukan hanya untuk DKI, seruannya untuk semua bangsa Indonesia. Karena kita sudah sepakat untuk melaksanakan demokrasi yang bermartabat," kata Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Marsudi Syuhud.

Marsudi meminta semua peserta pilkada jangan mengangkat isu agama dan etnis dalam kampanye. Masyarakat juga diminta jangan cepat terprovokasi jika mengetahui ada konten SARA di media sosial.

"Kita ingin bangun bangsa ini menjadi bangsa yang beradab. Jangan terpancing dengan isu-isu negatif yang ada di medsos. Kita harus klarifikasi atau tabbayunkan, karena apa yang ada disana itu tidak sama dengan maksud sebenarnya," kata Marsudi.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Jendral Persatuan Gereja Indonesia, pendeta Gomar Gultom. Menurutnya pilkada yang aman dan damai harus menjadi tujuan demokrasi.

"Di berbagai daerah kita lihat ada kecenderungan agama kehilangan nilai-nilai luhurnya karena ditarik ke politik. Seharusnya nilai-nilai luhur keagamaan yang harus kita sumbangkan menjadi nilai moral bagi pelaksanaan pilkada kita. Saya mengimbau kepada tokoh-tokoh agama agar jangan hanya untuk kepentingan sesaat, kita mengorbankan kepentingan bangsa kita yang besar, yang sejak awal seluruh umat beragama membangun bangsa ini," kata Gultom.

Sekretaris Jendral Konferensi Waligereja Indonesia, Uskup Antonius Benyamin Subianto, juga mengajak masyarakat menjadikan momen pilkada sebagai ajang sukacita tanpa dikotori kecurangan.

"Maka kami imbau, gunakan hak pilih dengan baik, gunakan akal Budi, nurani, sehingga pemimpin yang terpilih bijaksana, saleh, dan berbakti kepada Tuhan. Saya yakin pemimpinan seperti itu akan mensejahterakan rakyat," katanya.

Sekretaris Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia, Ketut Parwata, mengatakan bangsa yang beradab adalah bangsa yang didukung masyarakat yang dewasa dalam berpolitik.

"Ciri-ciri bangsa beradab ada dua, yaitu didukung oleh masyarakat yang dewasa, bukan anak-anak, yang mampu memilah dan memilih, kedua ketika masyarakat tidak sakit. Karena saya sendiri saat ini sedang sakit, minimal demam, demam medsos.Harapan saya, mudah-mudahan kita bisa menunjukkan kepada dunia bahwa kita bangsa yang beradab dan mampu menjalankan demokrasi," kata Ketut.

BERITA MENARIK LAINNYA:

Kisah Hidup Pemuda Unggah Blue Film di Videotron Diceritakan Ortu

MUI Klarifikasi Sikap terhadap Kasus Ahok Soal Al Maidah

Gantikan Ahok, Sumarsono Janji Tak Tiru Gaya Marah-marah

Sejuta Warga Jakarta yang Dulu Dukung Ahok Independen, Apa Kabar?

Ahok: Jangan Bilang Saat Saya Cuti Enak, Sumarsono Lebih Gila!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu SARA, Pramono Anung: Jakarta Kota Terbuka!

Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu SARA, Pramono Anung: Jakarta Kota Terbuka!

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:07 WIB

Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?

Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?

Entertainment | Selasa, 05 Agustus 2025 | 21:36 WIB

Agar Masyarakat Lebih Peduli, Doli Golkar Kini Usul Pilpres-Pileg Juga Dipisah

Agar Masyarakat Lebih Peduli, Doli Golkar Kini Usul Pilpres-Pileg Juga Dipisah

News | Sabtu, 28 Juni 2025 | 21:10 WIB

Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan

Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan

Lifestyle | Kamis, 27 Maret 2025 | 16:36 WIB

MK Diskualifikasi Paslon pada Pilbup Mahakam Ulu karena Buat Kontrak Politik dengan Ketua RT

MK Diskualifikasi Paslon pada Pilbup Mahakam Ulu karena Buat Kontrak Politik dengan Ketua RT

News | Senin, 24 Februari 2025 | 10:45 WIB

Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah Serentak, Tjhai Chui Mie: Sangat Membanggakan Bagi Kami Semua

Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah Serentak, Tjhai Chui Mie: Sangat Membanggakan Bagi Kami Semua

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 11:21 WIB

Kemendagri Bakal Kumpulkan Kepala Daerah Terpilih Lagi Besok di Monas, Persiapan Rinci Gladi Bersih Pelantikan

Kemendagri Bakal Kumpulkan Kepala Daerah Terpilih Lagi Besok di Monas, Persiapan Rinci Gladi Bersih Pelantikan

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 13:54 WIB

Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2024: Khofifah-Emil Puncaki Perolehan Suara Pilkada Serentak

Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2024: Khofifah-Emil Puncaki Perolehan Suara Pilkada Serentak

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 20:19 WIB

Pakar Usul Pemilu dan Pilkada Digelar Terpisah, Berjeda Dua Tahun

Pakar Usul Pemilu dan Pilkada Digelar Terpisah, Berjeda Dua Tahun

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 02:30 WIB

Seperti Kabinetnya, Prabowo Ingin 'Ospek' Para Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2024

Seperti Kabinetnya, Prabowo Ingin 'Ospek' Para Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2024

News | Jum'at, 10 Januari 2025 | 16:07 WIB

Terkini

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 20:23 WIB

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:20 WIB

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:15 WIB

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:05 WIB

Senja yang Meminjam Fajar

Senja yang Meminjam Fajar

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 20:05 WIB

Sidak Ombudsman Ungkap Lapas Mewah Cibinong, Ketua MPR Buka Suara

Sidak Ombudsman Ungkap Lapas Mewah Cibinong, Ketua MPR Buka Suara

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:00 WIB

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 19:57 WIB

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 19:50 WIB

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 19:40 WIB

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 19:35 WIB

×