FPI Tuduh Operasi Tangkap Tikus Modus Politik Uang Ahok

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Jum'at, 28 Oktober 2016 | 17:57 WIB
FPI Tuduh Operasi Tangkap Tikus Modus Politik Uang Ahok
Pelaksana tugas Gubernur Jakarta Sumarsono tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi menggantikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Ormas FPI menuding calon petahana dalam Pilkada DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat melakukan upaya politik uang lewat kebijakan operpasi tangkap tikus. Pemerintah Pemprov DKI Jakarta membuat kebijakan memberikan uang Rp20 ribu untuk setiap tikus yang ditangkap warga.

‎"Coba saya mau tanya, urgensi apa soal tikus itu?‎ Tidak lain ini kamuflase money politic. Dia mau menyuap supaya tidak terlalu ketauan ini money politic maka pakai tikus. Sederhana aja ini. Orang bodoh juga bisa baca ini kok. Hanya orang pura-pura pinter aja yang nggak bisa baca ini," kata Munarman di DPR, Jumat (28/10/2016).

Dia menyebut kebijakan ini adalah kamuflase politik uang apabila uang hasil tangkapan tikus ini diserahkan menjelang pemilihan. Apalagi, dia tidak menemukan alasan yang lugas dari penerapan kebijakan ini.

"Ini kan harga 20 ribu perekor, nantikan yang banyak tikus itu di kalangan bawah. Yang rumahnya empit-empitan. Nanti itu dikasihkan uangnya menjelang pemilihan," kata dia.

Munarman menambahkan, kebijakan ini sebagai hal lucu. Sebab, seharusnya pemerintah provinsi DKI Jakarta bisa menerjunkan Dinas terkait untuk memberantas tikus. Bukan melibatkan warga secara langsung.

"Ini Manfaatnya apa? Apakah sekarang ini ada wabah tikus di Jakarta? Kalau ada wabah tikus kan ada dinas yang mengurusinya," kata dia.

Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuat kebijakan membayar Rp20ribu untuk setiap tikus yang ditangkap warga. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut, ide ini muncul karena merebaknya penyakit akibat tikus.
Namun, Ahok mengakui kebijakan ini tidak dijalankan secara rutin, karena ditakutkan dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Taufik: Lebih Mudah Berkomunikasi dengan Sumarsono Dibanding Ahok

Taufik: Lebih Mudah Berkomunikasi dengan Sumarsono Dibanding Ahok

News | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 17:24 WIB

Sumarsono Lakukan Apa yang Tak Bisa Dilakukan Ahok ke DPRD

Sumarsono Lakukan Apa yang Tak Bisa Dilakukan Ahok ke DPRD

News | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 17:18 WIB

Pesan Jusuf Kalla ke Ahok: Jangan Pakai Ayat Macam-macam

Pesan Jusuf Kalla ke Ahok: Jangan Pakai Ayat Macam-macam

News | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 16:37 WIB

Fadli Zon dan Fahri Hamzah akan Ikut Rizieq Demo Ahok 4 November

Fadli Zon dan Fahri Hamzah akan Ikut Rizieq Demo Ahok 4 November

News | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 16:28 WIB

Ahok Cuti, Program Basmi Tikus Rp20 Ribu Jalan Terus

Ahok Cuti, Program Basmi Tikus Rp20 Ribu Jalan Terus

News | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 13:11 WIB

Hari Pertama, Pengganti Ahok Belum Punya Ruang Kerja

Hari Pertama, Pengganti Ahok Belum Punya Ruang Kerja

News | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 11:57 WIB

Ahok Minta Para Wartawan Duduk di Kursinya

Ahok Minta Para Wartawan Duduk di Kursinya

News | Kamis, 27 Oktober 2016 | 20:59 WIB

UMP 2017 Cuma Naik Jadi Rp3,3 Juta, Ahok Baru Saja Teken Suratnya

UMP 2017 Cuma Naik Jadi Rp3,3 Juta, Ahok Baru Saja Teken Suratnya

News | Kamis, 27 Oktober 2016 | 20:12 WIB

Sumarsono Mengaku Langsung On Jadi Pengganti Ahok

Sumarsono Mengaku Langsung On Jadi Pengganti Ahok

News | Kamis, 27 Oktober 2016 | 18:49 WIB

Ahok Dihantam Isu SARA, Teman Ahok: Polisi Bukan Orang Bodoh

Ahok Dihantam Isu SARA, Teman Ahok: Polisi Bukan Orang Bodoh

News | Kamis, 27 Oktober 2016 | 19:20 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB