Peringati Sumpah Pemuda, Pagelaran Seni Budaya Digelar di Istana

Adhitya Himawan

Sabtu, 29 Oktober 2016 | 09:13 WIB
Peringati Sumpah Pemuda, Pagelaran Seni Budaya Digelar di Istana
Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla di pagelaran seni budaya di Istana Negara, Jakarta, Jumat (28/10/2016). [Dok Biro Setpres Pers/Rusman]

"Peringatan 88 tahun Hari Sumpah Pemuda kita rayakan malam ini dengan seni dan budaya. Ayo merapat ke Istana," ajak Presiden Joko Widodo melalui akun Twitter-nya menjelang acara, Jumat (28/10/2016).

Sekali lagi pintu Istana dibuka bagi masyarakat umum. Untuk kali pertama, pagelaran seni dan budaya dengan tajuk "Nusantara Berdendang" guna memperingati Hari Sumpah Pemuda digelar di halaman Istana Merdeka pada Jumat malam, (28/10/2016). Tak ayal, beberapa jam sebelum pagelaran dimulai, masyarakat umum telah tampak memenuhi lokasi. Hujan yang sempat turun tak menghalangi antusiasme masyarakat untuk hadir.

Tepat pukul 19.45 WIB, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Kalla serta Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri bersama para menteri anggota Kabinet Kerja keluar dari Istana dan langsung menuju lokasi acara dan berbaur bersama masyarakat yang telah hadir. Lagu Nyiur Melambai mengiringi mereka menuju panggung penonton dan berbaur dengan masyarakat. Acara kemudian resmi dimulai dengan kumandang lagu Indonesia Raya dan pertunjukan tari Pa'jaga Makkunraev yang berasal dari Sulawesi Selatan.

Sejurus kemudian, bangunan Istana Merdeka tampak berubah fungsi menjadi "layar" raksasa penayangan visual tapak tilas Sumpah Pemuda dan perjuangan para pemuda di tahun 1928. Presiden dan seluruh masyarakat yang hadir dibuat terkesima dengan penayangan visual tersebut.

Tak lama setelahnya, peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro, Brazil, dari pasangan ganda campuran bulu tangkis Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir hadir di panggung acara. Keduanya membacakan keputusan Kongres Pemuda dan Pemudi Indonesia yang di kemudian hari dikenal sebagai Sumpah Pemuda. Malam tersebut, keduanya merupakan simbol dari perjuangan pemuda Indonesia yang penuh prestasi.

Rangkaian acara kemudian berlanjut pada pertunjukan budaya tarian daerah. Di tengah pertunjukan, Presiden Joko Widodo sempat beranjak dari tempat duduknya untuk menuju posisi panggung yang lebih tinggi. Tampaknya beliau ingin mendapatkan sudut pandang yang lebih luas di sana sebelum kembali ke tempat duduknya semula. Sontak saja, hal tersebut menimbulkan riuh sejumlah masyarakat yang ada di bagian panggung tersebut.

Pagelaran seni dan budaya Nusantara Berdendang ditutup dengan medley lagu-lagu daerah di mana seluruh penampil tampil dan berkolaborasi dalam satu koreografi. Presiden Joko Widodo, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan Ibu Mufidah Kalla serta Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri turut menyempatkan diri untuk berfoto bersama seluruh pendukung acara setelah pertunjukan selesai.

Antusiasme dan Apresiasi yang Diberikan Masyarakat

Beragam tanggapan positif diberikan masyarakat terkait peringatan Hari Sumpah Pemuda di halaman Istana Merdeka malam ini. Kesenian dan budaya Indonesia yang coba diangkat dalam peringatan ini mendapatkan apresiasi tersendiri dari masyarakat yang hadir. Audre dan Alan, pelajar dari SMA 8 yang turut hadir misalnya, mengapresiasi pertunjukan seni dan budaya yang digelar.

"Indonesia justru dikenal dunia karena keberagamannya, budayanya juga banyak. Menurut saya seni dan budaya yang diangkat di acara ini bagus, karena mengangkat citra Indonesia sendiri. Itu yang membuat Indonesia beda dan bisa menunjukkan ciri khas," ujar Audre ketika ditemui tim Biro Pers, Media dan Informasi di lokasi acara.

Terhadap Istana Kepresidenan yang kini semakin terbuka bagi masyarakat umum juga mendapatkan perhatian dari keduanya. Menurut Audre, rakyat juga perlu mengetahui seperti apa Istana Kepresidenan itu. Sebab, biar bagaimanapun juga, masyarakat memiliki rasa keingintahuan yang tinggi terhadap Istana. Acara-acara yang digelar serupa ini merupakan salah satu yang dapat menjadikan masyarakat untuk tidak takut maupun khawatir untuk mendekat ke dalamnya.

"Acara serupa ini ke depannya harus diperbanyak lagi," timpal Alan.

Senada dengan Audre dan Alan, bentuk peringatan Sumpah Pemuda yang berupa pertunjukan seni dan budaya juga didukung penuh oleh Vero, 26 tahun, yang datang dari Jakarta Timur. Baginya yang baru pertama kali ini ke Istana, momentum tersebut bisa membuatnya untuk setidaknya merasa lebih dekat dengan Presiden Joko Widodo.

"Bagus banget, soalnya kalau upacara kan biasanya membosankan ya. Kalau ini pagelaran seni, selain mengenal budaya, kita juga bisa menambah pengetahuan. Semoga setiap tahun bisa diadakan lagi. Karena bisa ngedeketin kita dengan Presiden kita sendiri," ucapnya penuh semangat.

Selain itu, Beti, seorang ibu yang datang dari Petojo Utara mengaku tetap semangat menghadiri acara tersebut meskipun hujan deras sempat mengguyur lokasi. Ia juga berharap agar acara serupa tetap digelar di kemudian hari.

"Baru kali ini diadakan acara Sumpah Pemuda, selama ini kan cuma ada acara ketika 17 Agustus. Walaupun hujan, saya tetap hadir. Harapan ke depannya agar terus digelar yang seperti ini, biar masyarakat itu tahu bahwa Istana ini Istananya rakyat juga," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Pesan Chairul Tanjung dari Beijing untuk Pemuda Indonesia

Ini Pesan Chairul Tanjung dari Beijing untuk Pemuda Indonesia

News | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 04:17 WIB

Tak Ada Pelajar di Upacara Sumpah Pemuda, Gubernur Ini Kecewa

Tak Ada Pelajar di Upacara Sumpah Pemuda, Gubernur Ini Kecewa

News | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 22:21 WIB

Suasana Peringatan Sumpah Pemuda di Perbatasan RI-PNG

Suasana Peringatan Sumpah Pemuda di Perbatasan RI-PNG

News | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 14:19 WIB

Apa Kata Anggota DPR tentang Sumpah Pemuda?

Apa Kata Anggota DPR tentang Sumpah Pemuda?

DPR | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 14:04 WIB

Bandara Ini Jadi Bukti Jokowi Serius Bangun Infrastruktur Sorong

Bandara Ini Jadi Bukti Jokowi Serius Bangun Infrastruktur Sorong

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 06:34 WIB

Ibu Negara Iriana: Periksa IVA Untuk Cegah Kanker Serviks

Ibu Negara Iriana: Periksa IVA Untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Kamis, 27 Oktober 2016 | 15:02 WIB

Indonesia dan Australia Sepakat Perkuat Kerjasama

Indonesia dan Australia Sepakat Perkuat Kerjasama

News | Kamis, 27 Oktober 2016 | 10:22 WIB

Presiden Jokowi Bisa Tindaklanjuti Dokumen Salinan TPF Dari SBY

Presiden Jokowi Bisa Tindaklanjuti Dokumen Salinan TPF Dari SBY

News | Rabu, 26 Oktober 2016 | 11:32 WIB

Didaulat Jadi Pembaca Teks Sumpah Pemuda, Ini Kata Owi/Butet

Didaulat Jadi Pembaca Teks Sumpah Pemuda, Ini Kata Owi/Butet

News | Selasa, 25 Oktober 2016 | 19:05 WIB

SBY Dorong Jokowi Tuntaskan Kasus Hukum Kematian Munir

SBY Dorong Jokowi Tuntaskan Kasus Hukum Kematian Munir

News | Selasa, 25 Oktober 2016 | 15:21 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×