Ahok: Kelebihan Dana Kampanye Akan Dikembalikan ke Negara

Rabu, 02 November 2016 | 02:49 WIB
Ahok: Kelebihan Dana Kampanye Akan Dikembalikan ke Negara
Basuki Tjahaja Purnama (Aho) bersama Pelaksana tugas Gubernur Jakarta Sumarsono. [Suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan apabila nantinya ada kelebihan dari dana kampanye yang dikumpulkan maka akan dikembalikan kepada negara.

Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung oleh Basuki dalam acara Peluncuran Program Penggalangan Dana Kampanye bertema "Kampanye Rakyat" di Rumah Lembang, Jalan Lembang Nomor 25 Menteng, Jakarta Pusat.

"Saya targetkan dana kampanye bisa terkumpul sekitar Rp50 miliar sampai Rp80 miliar. Tapi kalau ternyata lebih, akan saya kembalikan ke negara, karena itu uang rakyat," kata Basuki.

Lagi pula, menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, kegiatan kampanye yang dilakukannya tidak membutuhkan dana yang sangat besar karena pihaknya sudah membuat penghitungan terlebih dahulu.

"Kami tidak bikin spanduk, tidak cetak selebaran, tidak bikin pertemuan yang sampai keluar uang banyak. Kalau blusukan juga tidak pakai uang, karena kami sudah punya data berapa banyak warga yang benar-benar membutuhkan," ujar Ahok.

Lebih lanjut, calon gubernur nomor urut dua itu mengungkapkan penggalangan dana tersebut bertujuan mengajak warga Jakarta untuk bersama-sama berpartisipasi dalam kampanye secara aktif dan sukarela.

"Intinya, melalui program ini, kami ingin membuktikan bahwa dana kampanye kami dikumpulkan secara transparan dan bertanggung jawab. Ini dari rakyat untuk rakyat," ungkap Ahok.

Cara paling mudah untuk berpartisipasi dalam program tersebut, yakni melalui kontribusi individu atau memberikan sumbangan mulai dari Rp10.000 hingga maksimal Rp75 juta. Sedangkan bagi organisasi berbadan hukum, besaran nilai sumbangan maksimal Rp750 juta.

Aturan mengenai besaran sumbangan itu mengikuti ketentuan batas maksimal sumbangan yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Donasi dapat dilakukan via internet (online) melalui situs www.ahokdjarot.id atau secara tunai melalui kantor cabang BCA di seluruh wilayah Indonesia.

Masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 berlangsung mulai 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017. Sedangkan hari pemilihan akan jatuh pada 15 Februari 2017.

Terdapat tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur yang terdaftar dalam Piklada DKI 2017, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI