Rawan Begal, ITB Minta Pemkot Bandung Pasang CCTV

Ririn Indriani

Rabu, 09 November 2016 | 23:38 WIB
Rawan Begal, ITB Minta Pemkot Bandung Pasang CCTV
Ilustrasi begal menggunakan sepeda motor. (Shutterstock)

Suara.com - Rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB) meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk memasang kamera pengawas atau Camera Circuit Television (CCTV) di sekitar kampusnya terkait maraknya aksi kejahatan begal di wilayah tersebut.

"Dan kami telah sampaikan saran agar bisa kiranya ada pemasangan lampu penerangan jalan di seputaran Kampus ITB, seperti Jalan Tamansari dan Jalan Dayang Sumbi Kota Bandung karena di sana kalau malam hari gelap sekali," ucap Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Alumni dan Komunikasi ITB Miming Miharja dalam jumpa persnya, di Bandung, Rabu (9/11/2016).

Ia menjelaskan usulan agar Pemkot Bandung bisa memasang kamera pengawasan di sekitar kampusnya sebenarnya datang dari para alumni ITB dengan tujuan agar titik-titik rawan kejahatan jalanan dan kawasan sepi dipasang kamera CCTV.

"CCTV ini kita berharap bisa dipasang sekeliling area luar kampus ITB seperti Jalan Dayang Sumbi dan kami sudah menyampaikan surat khusus kepada wali kota Bandung. Pemasangan CCTV ini bukan untuk kepentingan di kampus ITB, tapi untuk umum," ujar  Miming.

Menurut dia, ITB siap bersinergi dengan Pemkot Bandung untuk menyiapkan sistem keamanan berbasis teknologi di seluruh penjuru Kota Bandung.

"Tentunya kepada wali kota, kami mengajak untuk bekerja sama menciptakan alat pemantauan seperti CCTV. Nanti alatnya bisa terkoneksi dengan Command Center Pemkot Bandung. ITB siap bantu membuat sistemnya," imbuh Miming.

Sebelumnya, sebanyak tiga orang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi korban tindakan kejahatan pembegalan yang pelakunya menggunakan sepeda motor di Kota Bandung, Jawa Barat.

Mahasiswa ITB pertama yang menjadi korban pembegalan adalah Nur Indah Pertiwi, mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan angkatan 2015, dan kejadiannya terjadi pada Rabu, 19 Oktober 2016 sekitar pukul 00.15 WIB, di sekitar Jalan Cisitu Lama Kota Bandung.

Korban kedua adalah Rizal Aziz Muhammad, mahasiswa Program Studi Seni Rupa Fakultas Seni Rupa dan Desain angkatan 2012, dan kejadiannya terjadi pada Kamis, 20 Oktober 2016 pukul 00.30 WIB di sekitar Jalan Dago Kota Bandung.

Korban ketiga adalah Rifqi Zaidan Muharri, mahasiswa Program Studi Teknik Geodesi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian angkatan 2015, kejadiannya terjadi pada Minggu, 5 November 2016 pukul 05.00 WIB, di sekitar Jalan Tamansari Kota Bandung. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Ringkus Komplotan Begal Lampung Bersenpi

Polisi Ringkus Komplotan Begal Lampung Bersenpi

News | Jum'at, 02 September 2016 | 11:02 WIB

Polisi Bekuk Komplotan Begal Asal Lampung Bersenjata Api

Polisi Bekuk Komplotan Begal Asal Lampung Bersenjata Api

News | Rabu, 25 November 2015 | 11:53 WIB

Pasutri Diserang Begal Motor di Cipayung, Sang Suami Tewas

Pasutri Diserang Begal Motor di Cipayung, Sang Suami Tewas

News | Minggu, 19 Juli 2015 | 17:07 WIB

Terkini

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB