Habib Rizieq: Target Umat Islam, Ahok Harus Dipenjara

Adhitya Himawan | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 15 November 2016 | 16:27 WIB
Habib Rizieq: Target Umat Islam, Ahok Harus Dipenjara
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab memenuhi panggilan Bareskrim Polri di Jakarta, Kamis (3/11). [suara.com/Oke Atmaja]

Badan Reserse Kriminal Polri tengah melakukan gelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dalam gelar perkara tersebut, hadir pula, pihak pelapor, terlapor, saksi fakta dan juga saksi ahli.

Dengan demikian, hingga saat ini belum ada kesimpulan bahwa apakah kasus tersebut akan ditingkatkan ke tahap selanjutnya atau malah dihentikan. Tak mau kalah dengan pernyataan pihak Penyelidik, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab menyampaikan bahwa target umat Islam di Indonesia adalah untuk memenjarakan Calon Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Ya, kalau bicara target umat Islam, Ahok harus dipenjarakan, itukan target umat Islam," kata Rizieq disela-sela gelar perkara di Mabes Polri, jalan Turnojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016).

Namun, dia tidak mau bicara beberapa besar peluang Ahok untuk dijadikan tersangka dalam kasus tersebut. Dia pun mengaku ingin mengikuti proses yang tengah berlangsung saat ini.

"Ya, Kita lihat nantilah, belum diputuskan, santai dululah, jangan terburu-buru, belum selesai," katanya.

Dia pun meminta agar masyarakat bersabar. Pasalnya, kalau pun Mantan Bupati Belitung Timur tersebut ditetapkan sebagai tersangka, tidak mungkin langsung dipenjarakan. Karena harus melewati persidangan di pengadilan terlebih dahulu.

"Nanti kita lihat, belum selesai, masa penjara nggak pakai sidang sih, insyaallah, sekarang masih berlanjut," kata Rizieq sambil masuk ke dalam ruangan rapat utama Polri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puteri Gus Dur Setuju Ada Aktor Politik di Balik Kasus Ahok

Puteri Gus Dur Setuju Ada Aktor Politik di Balik Kasus Ahok

News | Selasa, 15 November 2016 | 15:11 WIB

Bareskrim Pastikan Tutup Kasus Ahok Jika Ini Terjadi

Bareskrim Pastikan Tutup Kasus Ahok Jika Ini Terjadi

News | Selasa, 15 November 2016 | 14:26 WIB

Ahok Dicari Pemuda Muhammadiyah dalam Gelar Perkara

Ahok Dicari Pemuda Muhammadiyah dalam Gelar Perkara

News | Selasa, 15 November 2016 | 14:22 WIB

Kalau Ahok Jadi Tersangka, Hanura Tidak Akan Mundur Sejengkal Pun

Kalau Ahok Jadi Tersangka, Hanura Tidak Akan Mundur Sejengkal Pun

News | Selasa, 15 November 2016 | 14:10 WIB

Ombudsman Bocorkan Sedikit Isi Gelar Perkara Ahok

Ombudsman Bocorkan Sedikit Isi Gelar Perkara Ahok

News | Selasa, 15 November 2016 | 13:58 WIB

Baru Mulai Pemaparan, Gelar Perkara Ahok Masih Lama

Baru Mulai Pemaparan, Gelar Perkara Ahok Masih Lama

News | Selasa, 15 November 2016 | 13:09 WIB

Kakak Angkat Bongkar Kesalahan Terbesar Ahok

Kakak Angkat Bongkar Kesalahan Terbesar Ahok

News | Selasa, 15 November 2016 | 12:28 WIB

Dilarang Masuk ke Gelar Perkara Kasus Ahok, GNPF Protes

Dilarang Masuk ke Gelar Perkara Kasus Ahok, GNPF Protes

News | Selasa, 15 November 2016 | 11:05 WIB

Hindari Kegaduhan, Ahok Pilih Tak Hadiri Gelar Perkara

Hindari Kegaduhan, Ahok Pilih Tak Hadiri Gelar Perkara

News | Selasa, 15 November 2016 | 10:52 WIB

Kecewa, Jubir FPI Tuding Gelar Perkara Ahok Sandiwara

Kecewa, Jubir FPI Tuding Gelar Perkara Ahok Sandiwara

News | Selasa, 15 November 2016 | 10:38 WIB

Terkini

Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah

Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:11 WIB

Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan

Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:09 WIB

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:07 WIB

Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus: Komnas HAM Incar Keterangan TNI Usai Periksa Polda

Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus: Komnas HAM Incar Keterangan TNI Usai Periksa Polda

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:02 WIB

600 Ribu Lahan Sawah Beralihfungsi, Pemerintah Susun RPP untuk Atur Sanksi Denda

600 Ribu Lahan Sawah Beralihfungsi, Pemerintah Susun RPP untuk Atur Sanksi Denda

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:59 WIB

WFH untuk Hemat BBM di Tengah Krisis Energi, Solusi Efektif atau Hanya Sementara?

WFH untuk Hemat BBM di Tengah Krisis Energi, Solusi Efektif atau Hanya Sementara?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:56 WIB

Tak Hanya Energi, Eropa Kini Dilanda Krisis Cokelat KitKat

Tak Hanya Energi, Eropa Kini Dilanda Krisis Cokelat KitKat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:52 WIB

Pelapor Ijazah Jokowi Minta Usut Pendana Isu, Desak Polisi Tindak Roy Suryo dan Dokter Tifa

Pelapor Ijazah Jokowi Minta Usut Pendana Isu, Desak Polisi Tindak Roy Suryo dan Dokter Tifa

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:50 WIB

Satu Prajurit Gugur di Lebanon, Mabes TNI Belum Bisa Pastikan Pelaku Serangan

Satu Prajurit Gugur di Lebanon, Mabes TNI Belum Bisa Pastikan Pelaku Serangan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:41 WIB

8 Juta Warga AS Turun ke Jalan Aksi 'No Kings': Lawan Fasisme Diktator Donald Trump

8 Juta Warga AS Turun ke Jalan Aksi 'No Kings': Lawan Fasisme Diktator Donald Trump

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:38 WIB