Presiden Jokowi Larang Intervensi Hukum dalam Kasus Ahok

Adhitya Himawan | Dian Rosmala | Suara.com

Kamis, 17 November 2016 | 10:53 WIB
Presiden Jokowi Larang Intervensi Hukum dalam Kasus Ahok
Presiden Jokowi dalam Pembukaan Indonesia Infrastructure Week Tahun 2016 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (9/11/2016). [Dok Biro Pers Setpres/Kris]

Presiden Joko Widodo tidak mau terlalu banyak memberi tanggapan perihal ditetapkannya Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama. Ia cuma mengimbau kepada publik supaya menghormati proses dan keputusan hukum yang berlaku.

"Kita semuanya harus hormati proses hukum yang sedang ada sekarang ini,  sedang dijalankan oleh Polri," kata Jokowi usai membuka acara Fruit Indonesia 2016, di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Kamis (17/11/2016).

Selian itu, Jokowi secara tegas juga memperingati, jangan sampai ada oknum atau kekuatan tertentu untuk melakukan intervensi hukum, khususnya dalam kasus hukum yang saat ini dihadapi Ahok.

"Jangan ada yang menekan-menekan. Jangan ada yang coba-coba  mengintervensi, biarkan Polri bekerja sesuai aturan hukum yang ada," kata Jokowi.

"Sudah, kita harus hormati apa yang sudah dilakukan oleh Polri, itu saja," Jokowi menambahkan.

Kemarin, Rabu (16/11/2016), Bareskrim Mabes Polri umumkan hasil gelar perkara yang dilakukan hari Selasa hingga malam. Hasilnya adalah, Ahok ditetapkan sebagai tersangka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sehari Ahok TSK, Luna Maya dan Edric Tjandra ke Markas Lembang

Sehari Ahok TSK, Luna Maya dan Edric Tjandra ke Markas Lembang

News | Kamis, 17 November 2016 | 10:48 WIB

Presiden Jokowi Berharap Produksi Buah Tahun Ini Naik

Presiden Jokowi Berharap Produksi Buah Tahun Ini Naik

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 10:47 WIB

Kasus Ahok Masuk Ranah Hukum, NU Harapkan Tidak Ada Aksi Lanjutan

Kasus Ahok Masuk Ranah Hukum, NU Harapkan Tidak Ada Aksi Lanjutan

News | Kamis, 17 November 2016 | 00:08 WIB

Sophia Latjuba: Timses Komitmen 1000 Persen Menangkan Ahok-Djarot

Sophia Latjuba: Timses Komitmen 1000 Persen Menangkan Ahok-Djarot

News | Rabu, 16 November 2016 | 23:06 WIB

Sophia Latjuba Ternyata Sejak Dulu Sudah Menduga Ahok Jadi TSK

Sophia Latjuba Ternyata Sejak Dulu Sudah Menduga Ahok Jadi TSK

News | Rabu, 16 November 2016 | 22:01 WIB

Mau Ketemu Ahok? Bisa Datang ke Rumah Lembang Jam 08-10 Pagi

Mau Ketemu Ahok? Bisa Datang ke Rumah Lembang Jam 08-10 Pagi

News | Rabu, 16 November 2016 | 21:08 WIB

Mengapa Ahok Tak Gugat Status Tersangka, Ini Penjelasannya

Mengapa Ahok Tak Gugat Status Tersangka, Ini Penjelasannya

News | Rabu, 16 November 2016 | 20:12 WIB

Menunggu Gebrakan Timses Usai Ahok Jadi Tersangka

Menunggu Gebrakan Timses Usai Ahok Jadi Tersangka

News | Rabu, 16 November 2016 | 19:54 WIB

Isu Rush Money Gara-gara Ahok, Kadin: Tidak Ada Rush Money

Isu Rush Money Gara-gara Ahok, Kadin: Tidak Ada Rush Money

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 19:34 WIB

Tim Sukses Ahok-Djarot Putar Otak Cari Cara Kampanye

Tim Sukses Ahok-Djarot Putar Otak Cari Cara Kampanye

News | Rabu, 16 November 2016 | 19:06 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB