Ini Bedanya Hubungan Jokowi ke Prabowo dan Jokowi ke SBY

Siswanto, Dian Rosmala

Jum'at, 25 November 2016 | 19:30 WIB
Ini Bedanya Hubungan Jokowi ke Prabowo dan Jokowi ke SBY
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum DPP Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto (kanan) memberikan keterangan pers seusai melakukan pertemuan di teras belakang Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/11). (Antara)

Suara.com - Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menilai sejauh ini tidak ada konflik serius antara Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, meski pernah bersaing di pemilihan presiden tahun 2014. Itu sebabnya, menurut Ray, Jokowi lebih nyaman bertemu Prabowo ketimbang dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

"Pada dasarnya tidak ada konflik yang keras antara Pak Jokowi dengan Pak Prabowo. Atau PDI Perjuangan dengan Partai Gerindra," kata Ray dalam diskusi politik dengan tema Peta Politik Paska 4/11: Mempertanyakan Loyalitas Partai-Partai Pendukung Jokowi di kantor PARA Syndicate, Jalan Wijaya Timur, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (25/11/2016).

Ray menambahkan Jokowi memiliki hubungan historis dengan Prabowo. Prabowo pernah menjadi pasangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di pilpres tahun 2009. PDI Perjuangan merupakan partai pendukung Jokowi.

"Jadi tidak ada riwayat perseteruan yang keras antara Pak Jokowi dengan Pak Prabowo. Kecuali pada pilpres kemarin (2014), tapi riwayat sebelumnya adalah riwayat yang bahkan sebelumnya berjalan lebih ringan dan seimbang," ujar Ray.

Berbeda dengan hubungan antara Jokowi dan Yudhoyono. Menurut Ray saat ini hubungan keduanya bukan lagi sebatas hubungan antara pemerintah dengan partai oposisi, melainkan perseteruan politik.

"Saya sih melihatnya, Pak Jokowi ini memang mau mengatakan Pak SBY Itu bukan lagi pada level oposisi, tapi sudah seteru politik. Jadi seteru politik itu sudah naik sedikit dibanding oposisi," tutur Ray.

"Kalau oposisi itu kan perang-perangan seperti yang dilakukan oleh PKS, Gerindra kepada pemerintah. Kalau benar ya benar, kalau salah ya dikoreksi. kra-kira begitu Itu kalau oposisi," Ray menambahkan.

Ray menilai saat ini Jokowi memilih bersikap beda dengan Yudhoyono. Menurut Ray, di manapun posisi Yudhoyono, Jokowi akan mengambil posisi yang berseberangan.

"Kalau seteru politik, pokoknya harus beda. Kalau dia ke A, maka kita ke B. kalau dia ke B, kita ke A. Dan seterusnya," ujar Ray.

Ray mengatakan hal itu yang mengakibatkan Jokowi dan Yudhoyono tidak bisa berada dalam posisi politik yang sama.

Lebih jauh, Ray menilai Yudhoyono sedang berada pada posisi dilematis setelah tak lagi menjabat sebagai Presiden.

Yudhoyono, menurut Ray, tidak dapat memposisikan diri sebagai negarawan karena harus memperjuangkan kepentingan Partai Demokrat.

Dalam posisi ini, kata Ray, Yudhoyono harus selalu terlibat dalam dunia politik praktis.

"Kalau kita baca kembali, sebetulnya ada kerumitan pada pak SBY sebagai ketua umum partai sekaligus mantan Presiden. Kerumitannya apa, ini persoalan psikologi mantan presiden yang jadi ketua partai," kata Ray.

Ray mengatakan Yudhoyono tidak akan bisa memposisikan diri sebagai negarawan selama tetap menjbat ketua partai. Untuk menjadi politisi pun, kata Ray, Yudhoyono harus berbeda dengan Jokowi supaya ratingnya naik.

"Dia (SBY) harus muncul sebagai politisi, dia harus berbicara politik harian dalam kapasitasnya sebagai ketua partai. Ketika beliau berbicara politik harian, nggak ada yang bisa membuat ratingnya naik, kecuali harus bersikap berbeda dengan Pak Jokowi," kata Ray.

"Mau tidak mau SBY harus berhadapan dengan Pak Jokowi, ketika Pak SBY memposisikan dirinya berhadap-hadapan dengan Pak Jokowi, itu dia bersentuhan dengan politik harian dan kemudian pasti direspon dengan cepat oleh presiden sekarang," Ray menambahkan.

Menurut Ray hal itu terbaca dari sikap Jokowi ketika menanggapi sikap politik Yudhoyono.

"Kita lihat saja, misalnya SBY pidato apa, tiba-tiba Jokowi datang ke Hambalang (rumah Prabowo), tidak ngomong apa-apa, cuma senyum saja. Jokowi ketemu Prabowo, SBY langsung keluarkan istilah lebaran kuda. Kemudian soal hilangnya berkas TPF (tim pencari fakta) Munir. Ini, kan respon sebenarnya dari pak Jokowi," kata Ray.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Kunjungi Padepokan Anti Galau Cirebon, Hadiri Khitanan Anak Ustaz Ujang Busthomi

Jokowi Kunjungi Padepokan Anti Galau Cirebon, Hadiri Khitanan Anak Ustaz Ujang Busthomi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:05 WIB

59 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi, Komnas HAM Minta Dudung Lapor ke Prabowo soal Papua

59 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi, Komnas HAM Minta Dudung Lapor ke Prabowo soal Papua

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:32 WIB

Prabowo Wacanakan Merger BMKG-Badan Geologi, DPR Usul BNPB Ikut Dilebur dalam Satu Kementerian

Prabowo Wacanakan Merger BMKG-Badan Geologi, DPR Usul BNPB Ikut Dilebur dalam Satu Kementerian

News | Kamis, 10 September 2026 | 20:00 WIB

43 Ribu Orang Keracunan MBG, Koalisi Sipil Somasi Prabowo

43 Ribu Orang Keracunan MBG, Koalisi Sipil Somasi Prabowo

News | Kamis, 10 September 2026 | 19:47 WIB

Menjinakkan Akal Sehat: Mengapa Rocky Gerung Lembek di Era Prabowo?

Menjinakkan Akal Sehat: Mengapa Rocky Gerung Lembek di Era Prabowo?

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 18:50 WIB

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:16 WIB

Nama Prabowo Disebut di Sidang Kasus Haji, Yaqut Pertanyakan Foto di Paris

Nama Prabowo Disebut di Sidang Kasus Haji, Yaqut Pertanyakan Foto di Paris

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:37 WIB

Jadi Saksi Sidang Haji, Eks Menpora Dito Ditanya Yaqut soal Foto Prabowo-Fuad di Paris

Jadi Saksi Sidang Haji, Eks Menpora Dito Ditanya Yaqut soal Foto Prabowo-Fuad di Paris

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:25 WIB

Disebut Paling Tahu, Hakim Diminta Hadirkan Jokowi di Sidang Kasus Kuota Haji

Disebut Paling Tahu, Hakim Diminta Hadirkan Jokowi di Sidang Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:54 WIB

Pemerintah Rencana Buka Rekening untuk Semua Warga, DPR Soroti Data Penduduk: Semua Sudah Terekam?

Pemerintah Rencana Buka Rekening untuk Semua Warga, DPR Soroti Data Penduduk: Semua Sudah Terekam?

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:52 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×