Warga sampai Antre Sumbang Uang Demi Ahok, Apa Alasan Mereka?

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 29 November 2016 | 17:02 WIB
Warga sampai Antre Sumbang Uang Demi Ahok, Apa Alasan Mereka?
Panitia penggalangan dana untuk kampanye pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat di markas kampanye Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, hari ini kebanjiran donatur. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Panitia penggalangan dana untuk kampanye pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat di markas kampanye Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, hari ini kebanjiran donatur. Sejak pagi sampai sore hari, warga silih berganti datang.

Jessica (62), warga Jakarta Barat, salah satunya. Sebelum menyumbangkan uang, dia terlebih dahulu mengisi formulir.

Jessica mendukung Ahok dan Djarot karena selama memimpin Jakarta periode pertama sudah menunjukkan prestasi. Soal kasus penistaan agama yang dituduhkan kepada Ahok, bagi Jessica hal itu tidak mempengaruhinya.

"Kami diminta donasi tanpa paksaan, kami memberikan sumbangan dengan cara sukarela dengan gerakan hati masing-masing," kata Jessica kepada Suara.com.

Tetapi dia tidak mau menyebutkan berapa nominal uang yang disumbangkan.

"Masalah itu sudah ditangani hukum. Saya mendukung karena saya merasa di tangan beliau ada harapan untuk Jakarta yang baik. Saya mendukung sesuai hati nurani saja," kata perempuan yang menggunakan kacamata tersebut.

Warga bernama Shery (38) yang menyumbangkan Rp5 juta lebih percaya kepada Ahok dan Djarot dibandingkan kandidat yang lain.

"Karena saya percaya dengan kandidat yang ini. Saya berusaha memberikan apa yang saya bisa," kata dia.

Warga Meruya, Jakarta Barat, menambahkan tidak sulit mengisi formulir donasi karena bisa diwakilkan ke petugas.

"Nggak ribet kok ngisinya. Kan dibantu, lumayan banyak ini saya lihat yang menyumbang. Saya suka dengan transparan (melalui transfer dengan mesin EDC), karena informasi yang harus diberikan, kota mengisi KTP dan NPWP," kata Shery.

Salah satu alasan Shery mendukung Ahok dan Djarot karena mereka mampu mengurangi permasalahan banjir. Rumah orangtuanya di Jakarta Barat yang dulu sering kebanjiran, sekarang sudah aman.

Itu sebabnya, hari ini dia datang ke markas kampanye Ahok dan memberikan bantuan.

"Pengin melihat euforia masyarakat langsung. Selama ini saya melihat di media. Nah saatnya kita mau jadi sakasi sekarang," kaya Shery.

Bagi Shery kasus hukum Ahok biarlah menjadi domain polisi. Menurutnya masyarakat tidak perlu demonstrasi.

"Pak Ahok kan sudah meminta maaf. Ya sudah lah kita percaya saja (dengan polisi). Kenapa niat baik orang mau mengubah Jakarta harus di halang-halangin?" katanya.

Warga bernama Iwan (33), rela menyisihkan sebagian gaji demi ikut memenangkan Ahok dan Djarot.

"Ibaratnya kita yang gaji, Pak Ahok kerja buat kita. Gue sumbangin penghasilan gue ke Pak Ahok agar kerja lebih baik. Nggak ngandelin dari pengusaha-pengusaha 'hitam'," kata warga Cakung, Jakarta Timur.

Iwan mengaku telah menyumbangkan uang sebesar Rp200 ribu.

Warga bernama Hok Subagio (68), saat ditemui Suara.com juga tengah memberikan donasi. Uang yang dia antarkan adalah hasil gotong royong dengan empat kawannya. Totalnya Rp5,5 juta.

"Ini sebetulnya uang teman-teman, titip saya. Saya pribadi simpatik sama Ahok, soalnya dia dizalimi banyak orang. Orang baik bisa kerja kok didzalimi?," kata warga Duri Intan, Jakarta Barat, yang sudah berulang kali menyambangi Rumah Lembang.

Pendukung Ahok ada juga yang datang dari Jayapura, Papua. Namanya Indra Karaubaba. Dia datang untuk menyumbangkan uang sebesar Rp100 ribu untuk membantu kampanye.

"Kita dari Papua, kita nggak melihat dari suku mana, kita lihat dari kerja baik Ahok. Artinya saya dukung dia dalam donasi ini," kata Indra.

Indra sekarang mengaku tinggal untuk sementara waktu di Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Dia datang ke markas Jalan Lembang sekaligus ingin mengundang Ahok untuk menghadiri acara Natal di Papua.

"Rencana mau mengundang ke Papua tanggal 27 Desember. Acara Natal dengan masyarakat Papua," kata lelaki yang pernah tinggal di Jakarta dari 1986 sampai 1991.

Dia kaget ketika datang lagi ke Jakarta baru-baru ini. Banyak perubahan yang telah terjadi.

"Luar biasa Pak Ahok. Dan kita melihat beliau berhasil memimpin Jakarta. Kalau Jakarta berhasil Indonesia berhasil, dan Papua kan bagian dari Indonesia," katanya.

Panitia penggalangan dana menerima sumbangan dari hari Senin sampai Jumat. Demi transparansi para penyumbang harus menuliskan nomor KTP dan NPWP. Tanpa dokumen tersebut, sumbangan tidak dapat diterima.

Donasi hanya melalui transfer langsung ke bank lewat alat elektronik di markas kampanye. Donasi perorangan mulai dari Rp10 ribu sampai Rp75 juta.

Menurut informasi yang diterima Suara.com, total donasi yang terkumpul pada hari ini mencapai sebesar Rp89.075.000.

Selain datang langsung ke markas kampanye, relawan pendukung Ahok-Djarot juga kerab menyelenggarakan acara fundraising yang dikemas dengan makan bersama Ahok-Djarot. Penyumbang cukup membeli tiket makan di lokasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Buka Suara Soal Kericuhan di Belitung Timur: Harga Beli Timah Harus Sesuai Pasar

Ahok Buka Suara Soal Kericuhan di Belitung Timur: Harga Beli Timah Harus Sesuai Pasar

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Pancasakti Run 2026 Diikuti 5.000 Peserta, Ditargetkan Jadi 8.000 pada 2027

Pancasakti Run 2026 Diikuti 5.000 Peserta, Ditargetkan Jadi 8.000 pada 2027

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:10 WIB

Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan

Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan

News | Senin, 02 Maret 2026 | 14:09 WIB

Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!

Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!

News | Senin, 02 Maret 2026 | 14:03 WIB

Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor

Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor

News | Senin, 02 Maret 2026 | 11:46 WIB

Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN

Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN

Video | Kamis, 29 Januari 2026 | 14:10 WIB

Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi

Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:19 WIB

Roasting Ayah Sendiri, Nicholas Sean Anak Ahok Viral Jualan 'Broken Home Cookies'

Roasting Ayah Sendiri, Nicholas Sean Anak Ahok Viral Jualan 'Broken Home Cookies'

Entertainment | Senin, 26 Januari 2026 | 12:58 WIB

Ahok Puji Keberanian Pandji Pragiwaksono di Mens Rea: Gila, Nekat Banget

Ahok Puji Keberanian Pandji Pragiwaksono di Mens Rea: Gila, Nekat Banget

Entertainment | Kamis, 08 Januari 2026 | 10:31 WIB

Air Laut Nyaris Sejajar Tanggul Pantai Mutiara, Bisa Bikin Monas Kebanjiran?

Air Laut Nyaris Sejajar Tanggul Pantai Mutiara, Bisa Bikin Monas Kebanjiran?

News | Kamis, 27 November 2025 | 18:39 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×