Trump Menang, Insiden Terkait Kebencian di AS Meningkat

Tomi Tresnady | Suara.com

Rabu, 30 November 2016 | 05:41 WIB
Trump Menang, Insiden Terkait Kebencian di AS Meningkat
Donald Trump, presiden terpilih Amerika Serikat (AFP/Jim Watson).

Suara.com - Jumlah insiden yang berkaitan dengan kebencian dan prasangka di seluruh Amerika Serikat dilaporkan meningkat tajam dalam 10 hari, menyusul kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS.

Peningkatan kasus tersebut dilaporkan pada Selasa oleh kelompok pendukung hak-hak sipil, Southern Poverty Law Center.

Menurut laporan, 867 kasus muncul berupa serangan hingga coretan-coretan berisi pesan yang bernada mengancam.

Berbagai kasus dilaporkan kepada Southern Poverty Law Center atau oleh media pemberitaan.

Angka tersebut merupakan peningkatan hebat dibandingkan rata-rata jumlah insiden yang dilaporkan terjadi di Amerika Serikat, kata Richard Cohen, kepala kelompok tersebut.

"Yang kita lihat ini adalah sesuatu yang tidak biasa. Orang-orang melaporkan bahwa mereka melihat coretan gambar swastika di sekitar pemukiman yang telah mereka tinggali selama 20 tahun. Kami tidak pernah melihat keadaan seperti ini," kata Cohen, yang telah melacak kelompok-kelompok penyebar kebencian selama tiga puluh tahun, seperti diberitakan Reuters yang dilansir oleh Antara, Rabu (30/11/2016).

Insiden yang dilaporkan termasuk sejumlah kasus orang-orang yang mengancam para imigran untuk dideportasi serta perusakan dengan mengejek kalangan warga kulit hitam Amerika. Banyak di antara aksi-aksi itu disertai dengan menyebut-nyebut kemenangan Trump.

Para pelaku mengikuti apa yang dinyatakan Trump pada kampanye presiden. Saat kampanye, pengusaha pembangunan properti asal New York itu menyatakan tekad untuk membangun benteng di sepanjang perbatasan AS-Meksiko.

Trump juga berjanji akan mendeportasi jutaan imigran tanpa dokumen sah serta mempertimbangkan untuk menerapkan aturan keimigrasian yang ketat terhadap para Muslim.

Sejak kemenangannya, Trump mengatakan ia menolak aksi-aksi kekerasan ataupun pelecehan, juga menepis gerakan nasionalis kulit putih "ultrakanan", yang telah menjadi pendukungnya.

Cohen mendesak tokoh Partai Republik itu untuk berbuat lebih.

"Yang kita ingin lihat dari Bapak Trump adalah pengakuan bahwa kata-katanya telah mengobarkan wabah kebencian yang sedang kita lihat sekarang. Ia harus bertanggung jawab dan berhenti berpura-pura merasa kaget," kata Cohen dalam wawancara melalui sambungan telepon.

"Dia harus tegas menentang sikap-sikap fanatik." Juru bicara kantor peralihan Trump belum memenuhi permintaan untuk berkomentar.

Laporan menemukan bahwa hampir sepertiga insiden pascapemilihan 8 November berkaitan dengan sentimen antiimigran sementara sekitar satu dari lima insiden berhubungan dengan antiwarga kulit hitam.

Kalangan lain yang mengalami insiden termasuk lesbian, gay, biseksual, transgender, Muslim, Yahudi dan perempuan.

Sebanyak 23 insiden berkaitan dengan penolakan terhadap Trump.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Trump Tuding Hillary Curangi Pilpres AS

Trump Tuding Hillary Curangi Pilpres AS

News | Senin, 28 November 2016 | 14:14 WIB

Di Google Maps, Nama Trump Tower Berubah Jadi 'Dump Tower'

Di Google Maps, Nama Trump Tower Berubah Jadi 'Dump Tower'

News | Senin, 28 November 2016 | 03:41 WIB

Jokowi Sebut Donald Trump Mau Meniru Program Tax Amnesty

Jokowi Sebut Donald Trump Mau Meniru Program Tax Amnesty

Bisnis | Kamis, 24 November 2016 | 14:50 WIB

Trump Tunjuk Gubernur South Carolina sebagai Dubes PBB

Trump Tunjuk Gubernur South Carolina sebagai Dubes PBB

News | Kamis, 24 November 2016 | 05:17 WIB

Donald Trump Janji Tak Akan Ungkit Skandal Email Hillary

Donald Trump Janji Tak Akan Ungkit Skandal Email Hillary

News | Selasa, 22 November 2016 | 23:08 WIB

Ejek Istri Donald Trump, Gigi Hadid Dibully

Ejek Istri Donald Trump, Gigi Hadid Dibully

Entertainment | Selasa, 22 November 2016 | 07:02 WIB

Bertemu Obama, Wapres JK Tanyakan Rencana Kebijakan Trump

Bertemu Obama, Wapres JK Tanyakan Rencana Kebijakan Trump

News | Senin, 21 November 2016 | 07:41 WIB

Darmin Belum Bisa Prediksi Arah Kebijakan Ekonomi Donald Trump

Darmin Belum Bisa Prediksi Arah Kebijakan Ekonomi Donald Trump

Bisnis | Jum'at, 18 November 2016 | 14:49 WIB

Kecewa Berat, Clinton Sempat Merasa Tak Ingin Keluar Rumah Lagi

Kecewa Berat, Clinton Sempat Merasa Tak Ingin Keluar Rumah Lagi

News | Kamis, 17 November 2016 | 19:37 WIB

Terkini

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:21 WIB