Pelaku Bom Samarinda di Bawah Umur, Berkas Perkaranya Dilimpahkan

Dythia Novianty, Nikolaus Tolen

Rabu, 30 November 2016 | 15:34 WIB
Pelaku Bom Samarinda di Bawah Umur, Berkas Perkaranya Dilimpahkan
Divisi Humas Mabes Polri merilis barang bukti bahan peledak yang diamankan tim Detasemen Khusus 88 Anti-teror. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Penyidik Detasemen Khusus 88 kelompok Antiteror melimpahkan dua berkas perkara pelaku bom di Gereja Oikumene di Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Dua dari tujuh pelaku yang berkasnya dilimpahkan tersebut masih tergolong Anak-anak, karena usianya masih di bawah 18 tahun.

"Ada tujuh tersangka yang sudah kita rilis, dimana dua adalah anak-anak dengan inisial GA (16) dan RP (17) tahun. Mereka berdua anggota JAD (Jamaah Anshar Daulah) Samarinda yang dipimpin saudara Joko Sugito," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi, Boy Rafli Amar di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2016).

Kata Boy, Sugito yang juga sudah ditangkap, adalah tokoh JAD yang ditunjuk dan menghadiri acara JAD Indonesia pada 2015 di Batu, Malang, Jawa Timur. Saat deklarasi tersebut, ada sejumlah hal yang diperintahkan Amman Abdurrahman, bagi yang mengikuti acara JAD dimana Amirnya Zainal Anshori.

"Beberapa poin yang disampaikan yaitu ada ajakan hijrah ke Suriah. Pembentukan struktur dan menyatukan visi misi. Proses radikalisasi masih terjadi. Itulah berkembangnya jaringan JAD. Ini cukup prihatin anak-anak dilibatkan dalam kegiatan ini," terangnya.

GA dan RP juga diketahui pernah menimba ilmu di pondok Pesantren Ibnu Mas'ud milik Amman. Hingga kini, pesantren itu masih menjalankan aktivitasnya. Pesantren ini juga sempat digeledah Januari 2016 karena terkait dengan Afif, pelaku bom Thamrin.

"Juga kita temukan Abu Jandal, WNI yang sebulan lalu meninggal di Suriah, juga terlibat untuk mengajak kelompok JAD ini membuat amaliah (amalan). Amman dan Abu Jandal sama-sama pernah terlibat konflik di Maluku beberapa tahun lalu," ungkap Boy.

Selain tiga nama di atas, dalam kelompok ini juga ada nama Juhanda (pelaku pengeboman, eks napi bom buku), Supriadi, Ahmadani, dan Rahmat. Joko adalah ayah GA.

"Khusus untuk anak kan penahanannya tujuh hari, maka hari ini kita sudah akan melimpahkan ke kejaksaan," kata Boy.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berkas Tujuh Tersangka Bom Samarinda Segera Rampung

Berkas Tujuh Tersangka Bom Samarinda Segera Rampung

News | Minggu, 20 November 2016 | 18:58 WIB

Polisi Tetapkan Lima Tersangka Kasus Teror Bom Gereja Samarinda

Polisi Tetapkan Lima Tersangka Kasus Teror Bom Gereja Samarinda

News | Kamis, 17 November 2016 | 15:06 WIB

Muncul Video Nyanyian Intan Olivia, Medsos Banjir Air Mata

Muncul Video Nyanyian Intan Olivia, Medsos Banjir Air Mata

Tekno | Rabu, 16 November 2016 | 20:12 WIB

Densus 88 Selidiki Jaringan Pelaku Bom Samarinda

Densus 88 Selidiki Jaringan Pelaku Bom Samarinda

News | Rabu, 16 November 2016 | 06:07 WIB

Bom Gereja Samarinda Dinilai Tak Berkaitan dengan Aksi 4 November

Bom Gereja Samarinda Dinilai Tak Berkaitan dengan Aksi 4 November

News | Selasa, 15 November 2016 | 17:59 WIB

Terkini

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:07 WIB

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Kisah Roslinda: Berawal dari Kelompok Anak Desa, Kini Bermimpi Jadi Penentu Kebijakan

Kisah Roslinda: Berawal dari Kelompok Anak Desa, Kini Bermimpi Jadi Penentu Kebijakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Beban Pajak Makin Menggunung, Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?

Beban Pajak Makin Menggunung, Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Semen Gresik Kembali Ukir Prestasi, Borong 2 Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

Semen Gresik Kembali Ukir Prestasi, Borong 2 Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 16:03 WIB

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:02 WIB

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Video | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

×