Mahfud MD Minta Polisi Transparan Soal Tuduhan Makar Pada Aktivis

Adhitya Himawan

Jum'at, 02 Desember 2016 | 21:16 WIB
Mahfud MD Minta Polisi Transparan Soal Tuduhan Makar Pada Aktivis
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD [suara.com/Welly Hidayat]

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD meminta kepolisian untuk dapat memberikan alasan yang transparan atas penangkapan terhadap 10 aktivis dan tokoh masyarakat yang dilakukan Polda Metro Jaya pada Jumat pagi.

"Kepolisian harus bisa menjelaskan secara transparan kepada masyarakat terkait langkah makar apa yang akan dilakukan, agar nantinya tidak menimbulkan masalah baru," kata Mahfud MD di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (2/12/2016).

Menurut dia, dirinya masih mempertanyakan apakah penangkapan yang dilakukan Polda Metro Jaya tersebut memang karena merupakan tindakan makar yang dilakukan mereka yang ditangkap, atau hanya sekadar tindakan penghinaan atau ujaran kebencian kepada pemerintah, dalam hal ini Presiden dan Wakil Presiden.

"Dua hal tersebut merupakan dua tindakan yang berbeda," katanya.

Ia mengatakan, untuk penghinaan dan ujaran kebencian, pasal yang dapat digunakan adalah Pasal 207.

"Sementara untuk tindakan makar jauh lebih berat karena harus ada bukti langkah atau tindakan untuk menjatuhkan Presiden di luar jalur resmi," katanya.

Mahfud mengatakan, polisi harus transparan dalam menyelidiki kasus tindakan makar yang disangkutkan kepada 10 orang yang ditangkap tersebut.

"Jika ini tidak dijelaskan secara transparan, dikhawatirkan akan menimbulkan masalah baru," katanya.

Mantan Menteri Pertahanan pada Kabinet Persatuan Indonesia di era Presiden Abdurrahman Wahid ini menyebutkan seseorang yang dianggap makar akan menghadapi proses hukum dan ancaman hukuman yang sangat berat.

"Seseorang yang terbukti melakukan makar akan dijatuhi hukuman seumur hidup atau hukuman mati. Apakah 10 orang ini sudah benar-benar terbukti berbuat makar atau hanya ujaran kebencian, polisi harus transparan mengumumkan langkah makar apa yang mereka lakukan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketum PKB Kaget Ahmad Dhani Jadi Tersangka Makar

Ketum PKB Kaget Ahmad Dhani Jadi Tersangka Makar

News | Jum'at, 02 Desember 2016 | 19:46 WIB

Kejagung Belum Terima Surat SPDP Tersangka Makar

Kejagung Belum Terima Surat SPDP Tersangka Makar

News | Jum'at, 02 Desember 2016 | 18:44 WIB

10 Tersangka Makar Masih Diperiksa di Mako Brimob

10 Tersangka Makar Masih Diperiksa di Mako Brimob

News | Jum'at, 02 Desember 2016 | 18:25 WIB

10 Orang Jadi Tersangka Makar, Termasuk Putri Bung Karno

10 Orang Jadi Tersangka Makar, Termasuk Putri Bung Karno

News | Jum'at, 02 Desember 2016 | 16:49 WIB

Kompolnas: Terduga Makar Tak Berhubungan dengan Kasus Ahok

Kompolnas: Terduga Makar Tak Berhubungan dengan Kasus Ahok

News | Jum'at, 02 Desember 2016 | 15:46 WIB

Ini Kata Fahri Hamzah Soal Penangkapan Aktivis  Dituduh Makar

Ini Kata Fahri Hamzah Soal Penangkapan Aktivis Dituduh Makar

News | Jum'at, 02 Desember 2016 | 14:01 WIB

Nama Sri Bintang dan Ratna Sarumpaet Jadi 'Trending Topic'

Nama Sri Bintang dan Ratna Sarumpaet Jadi 'Trending Topic'

Tekno | Jum'at, 02 Desember 2016 | 11:43 WIB

Kasus Makar, Ahmad Dhani dan Rachmawati Diperiksa di Mako Brimob

Kasus Makar, Ahmad Dhani dan Rachmawati Diperiksa di Mako Brimob

News | Jum'at, 02 Desember 2016 | 11:00 WIB

Polisi Sebut 8 Orang yang Diringkus Tak Terkait Aksi 2 Desember

Polisi Sebut 8 Orang yang Diringkus Tak Terkait Aksi 2 Desember

News | Jum'at, 02 Desember 2016 | 08:38 WIB

Yusril Benarkan Ratna Sarumpaet Ditangkap karena Dituduh Makar

Yusril Benarkan Ratna Sarumpaet Ditangkap karena Dituduh Makar

News | Jum'at, 02 Desember 2016 | 08:34 WIB

Terkini

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:40 WIB

Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?

Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:33 WIB

Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto

Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:00 WIB

Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi

Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:50 WIB

Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar

Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:40 WIB

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:21 WIB

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:47 WIB

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:20 WIB

Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi

Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:08 WIB

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB